BELLA

BELLA
bibit pelakor



Hari yang di tunggu telah tiba, Ella tampak cantik bersanding dengan sang suami kenzio osmond, di pelaminan,


''Begitu juga dengan Bella yang tampak cantik dan anggun. berbalut dress maroon, yang kontrak dengan kulit nya,


''Bell, kamu cantik sekali, seru Kania, terpana.


''Kamu juga cantik Kania. jawab Bella,


''Kita di sini saja Bel, aku kurang suka menemani suamiku, yang so bicarakan pasti sekitar bisnis. Bella mengaguk membenarkan,


''Putra mu dimana Bel, tanya Kania lagi, dia ingin sekali berkenalan dengan putra dari sahabat nya itu,


''Tadi ada sama mommy di pelaminan, apa sama pengasuh mungkin ya. ucap bella pelan seraya clingak clinguk, mencari keberada'an putranya.


''Sebentar aku hubungi saja pengasuh nya. Bella mengeluarkan poncel nya. berniat menghubungi pengasuh putranya siti, tetapi real sudah datang dengan bik rima dan juga bu jannah,


''Bunda..! real Sedikit berlari menghampiri bundanya,


''Real jangan berlari, banyak orang sayang, nanti jatuh, ucap bik rima sembari mengejar real,


''dengerin ucapan nenek rima jangan berlari, ucap bella pada putranya,,


''Tampan sekali dia Bell, ucap Kania gemas melihat putranya Bella,


''Sedang real bersembunyi di balik punggung nenek rima nya.


''Dia sedikit malu dengan orang baru Kania, perlu Sedikit waktu untuk mengajak nya bermain, jelas bella,


''Hi boy, yakin tidak ingin bermain dengan ku aku teman bundamu, seru Kania. tetap real masih tidak bergeming,,


''Tiba tiba ekor mata Bella menangkap sesuatu. gadis cantik berbalut drees hitam ketat, berjalan dengan anggun dan senyum yang mengembang, menghampiri suaminya,


''berapa umur real Bel, tanya kania, Bella tidak menjawab, pikiran nya sibuk dengan suaminya dan gadis cantik itu,


''Ressa,, gumam bok rima pelan yang mengikuti arah pandang Bella,


''Ressa, do mana tanya Kania yang mendengar gumaman bik rima.


''Bibik mengenal nya, tanya bella,


''Dia mantan kekasih suamimu bel, ucap Kania cepat menjawab pertanya'an Bella,


''Deg...!


''Dia bilang tidak pernah jatuh cinta dan tidak pernah pacaran, Dia juga bilang aku cinta pertamanya. batin Bella,


''Dari mana kamu tau wanita itu mantan kekasih suamiku, tanya Bella lagi.


''Nona sebaik nya jaga batasan anda, biarkan tuan muda kami menjelas kan sendiri pada istrinya, sela bik rima cepat,,


''Tidak apa apa bik, piring bella,


''Bibik benar Bell, sebaik nya kamu minta penjelasan, dari suamimu tentang siapa wanita itu. tapi Bel aku merasa hal seperti itu Tidak lah penting, yang terpenting sekarang suami mu hanya mencintai mu seorang, jelas Kania


'' meski begitu kita sebagai istri harus pandai juga merawat diri, supaya suami kita tidak bosan melihat kita, dan kita harus pinter nyenengin suami kita Bell, antisipasi kalau bibit pelakor bermunculan seperti itu.


''Nona maksud nya apa, mau ngapain nona kami apa, tanya bik rima kuatir,


''Aduh bibik aku tidak ngapain nona bibik apa apa, cuma Mau ngajarin Bella pinter di atas ranjang, jawab Kania cepat,


''Kania maksud mu apa, tanya Bella tidak mengerti.


''Bibik setuju dengan Nona Kania nona Bella, ucap bik rima cepat,


''Maksudnya apa sih, Bella masih tidak mengerti.


''Maksudnya, kamu sudah pakai belum Bel, baju yang waktu itu kita beli, tanya Kania,


''Belum, malu aku baju tipis kurang bahan bisa di ketawain aku sama suamiku, ucap bella pelan,


''Mana ada di ketawain Nona, bibik yakin tuan muda sangat suka, jawab bik rima teringat beberapa hari yang lalu sa'at merapikan baju Nona mudanya dari koper di susun di lemari, ada beberapa baju dinas masih baru berbagai warn dan ukuran,


''cobalah pakai nanti malam bel, ucap Kania.


''Tapi aku malu, jawab bella pelan,


''Kami Mau no it pelakor itu memakainya di depan suamimu, bisik Kania pelan,


''Bella menggeleng,,


''Karna itu cobalah pakai Nona, ucap bik rima ikut menasehati Bella,,


Ya nanti aku akan coba pakai, jawab bella pelan sambil melirik ibunya, yang sedari tadi hanya mendengarkan,


''Tapi boleh bibik jelaskan siapa Ressa, ucap Bella


''Sebaiknya Nona tanya sendiri sama tuan muda, bukan kapasitas saya, untuk menjelas kan gal yang bersuara pribadi, jelas bik rima menolak menjelaskan siapa Ressa,,


''Sedikit saja bik, aku tidak marah, ucap bella lagi,,


''ma'af non, bibik tidak bisa, tolak bik rima,


''Bik rima benar bel, sebaik nya kamu tanya sama suami mu,, ucap bu jannah,


''Bella terdiam, tidak lagi memaksa, bik rima untuk menjelas kan siapa Ressa,


''Real sudah makan bik, tanya bella.


''Sudah Nona, jawab bik rima,


''Kania aku ingin makan es kream, kita ambil disana yuk, Bella berkata sembari menarik tangan Kania, tanpa menunggu jawaban Kania,


''Bella sengaja menarik Kania menjauh dari bik rima dan bu jannah, Dia ingin mendapat information dari sahabat nya itu tentang siapa Ressa, karna bella melihat sedari tadi Ressa hanya mengajak ngobrol suaminya sedang di sana masih ada yang lain nya,,


''Kania coba kamu ceritakan Sedikit saja siapa Ressa, setelah ini aku tidak akan bertanya lagi, ucap bella tampak memohon,,


''Bel, sebenarnya yang di katakan bik rima benar, one bukan kapasitas ku, tolak Kania,


''Ayolah Kania, ucap bella lagi tampak memohon.


''Dulu waktu aku masih pacaran sama suamiku, mereka itu temen kuliah. antara suamiku suamimu dan juga Ressa,,,! Ressa mencintai suami mu, mereka pacaran tetap suamimu tidak mencintainya, entah lah tanya saja sama suamimu. ucap Kania,


''Bella terdiam sedari tadi melirik ke arah suaminya dan juga Ressa wanita itu tampak seperti menggoda lio'


''Kania lihat lah, wanita itu tampak seperti sedang menggoda suamiku, ucap Bella tanpa mengalihkan pandangan nya,


''Apa ku bilang sepertinya bibit pelakor mulai datang, kita scampering suami mu Bel, jangan takut, ucap Kania lagi,


''Apa tidak apa apa, ucap bella takut,,


''Tidak apa apa, ayok,,! Kania menarik tangan bella menghampiri suaminya.


''Sayang seru Kania pada Nathan suaminya,


''Sayang aku mencari mu, ucap Nathan tersenyum senang,


''Sayang kemarin teman kuliah ku dulu, ucap lio temperamental kan Bella pada Ressa,


''Aku Bella, ucap Bella. mengulurkan tangan nya,


''Ressa, jawab Ressa singkat,


''Sayang, batin Ressa,,!


''Ini kekasih mu. yo,,! tanya Ressa


''Ini istri ku, jawab lio menarik pinggang bella posesiv seakan memberitaukan lewat bahasa tubuh, bahwa lio kini sudah ada yang punya,,


''Istri, batin Ressa,


''Oh rupanya aku sudah melewatkan semua, aku ikut bahagia jika kamu sudah bisa move on dariku yo, ucap Ressa seakan sengaja,


''Move on' kita tidak pernah ada hubungan apa apa, jadi aku tidak perlu move on' dari siapa siapa, Tegas lio''


''Apa kamu sudah melupakan Semua kenangan kita yo. ucap Ressa lagi.


''kita tidak pernah ada kenangan yang sepesial, kenangan kita hanya sebagai teman, Tegas lio lagi,


''Karna istri ku gadis pertama , yang bisa membuat ku jatuh cinta. bukan kamu, lanjut lio.


''Ressa tampak geram dan menahan malu,


''A was sama kamu, aku akan membuat mu bertemu kulit di kaki ku, batin Ressa menyeringai,,


''Minum yo, Nathan datang menyodorkan minuman segar untuk lio, is tau sahabat nya itu mungkin butuh minum. akan tetap ressa mengambil cepat minuman di tangan Nathan dan meminum nya hingga pandas,


''wau, anda haus juga Nona, ucap Nathan sedikit mengejek, Ressa,


''Lalu Ressa pergi dengan hati yang kesal,


''Ini Mau ambil kan minum lagi untuk kalian berdua, Kania datang membawa minuman,,


''Terimakasih, ucap bella dan lio bersama'an,


''bersambung