
''Bella terdiam duduk di depan meja rias nya. masih memikir kan siapa Ressa Sebenarnya ada hubungan apa antara suaminya dulu dengan Ressa, jika Ressa kekeh dulu mereka mempunyai hubungan, sedang lio kekeh membantah nya, penjelasan tadi seakan kurang bagi Bella.
''Aku harus mengikuti saran Kania, sebelum bibit pelakor itu menjamur dan berkembang biak di sekitaran suamiku, Aku akan memakai baju dinas itu harus, Bella Bergumam di depan cermin seakan bicara dengan bayangan nya,
''Perlahan Bella membuka lemari pakaian nya, memilih salah satu diantara beberapa pakaian dinas nya,,
''Bella memilih warna hitam yang kontrak dengan kulit nya yang putih bersih,
''Bagaimana aku bisa keluar dengan baju seperti ini, batin bella, memalukan, gumam nya lagi,
''Bella, menutup baju dinas nya dengan daster, yang biasanya ia pakai, Bella keluar dari ruang ganti baju, melihat jam di dinding,
''Ini sudah malam, kenapa lio belum keluar dari ruang kerjanya. Apa aku susul saja ya, gumam Bella,
''Bella duduk di pinggir ranjang, sambil memainkan kan poncel nya. merasa sudah sangat malam, lalu mematikan lampu kamarnya , gelap Bella sengaja mematikan Semua, lalu membuka daster nya. menyisakan baju kurang bahan yang baru pertamakali ia pakai, Bella masih duduk di pinggiran ranjang,
''Perlahan pintu kamarnya terbuka, lio masuk dengan kantuk yang sudah menyerang nya sejak tadi,
''Sweethearts kamu belum tidur. tapi sudah gelap, ucap lio dengan suara serak nya, menandakan bahwa dia benar benar ingin segera tidur,
''Tidurlah kalau sudah mengantuk tidak usah menunggu ku. ucap nya lagi sembari merangkak naik ke atas ranjang, tak lama kemudian terdengar nafas teratur lio, menandakan pria itu sudah di alam mimpi, Bella mendesah pelan, lalu ikut masuk kedalam selimut, menyusul sang suami ke Alam mampi,
'' malam semakin pekat, sebagian penghuni Alam semesta ini sudah terbuai dalam mimpinya, namun tidak dengan gadis cantik yang masih betah, menatap kosong langit langit kamarnya,
''Apa pun caranya aku harus bisa merebut lio dari wanita kampung itu' Apa yang lio suka darinya dia terlihat kampungan sekali, gumam Ressa,
''Mana ada. pakai gaun malam tapi sepatunya flatshoe, seharusnya kan high heels, kelihatan banget kalau dia itu hanya gadis kampung, aku punya ide, Aku akan adakan pesta dansa di acara ulang tahun perusaha'an agungressa group, Aku sangat yakin dia tidak bisa menari, dalam waktu seminggu tidak mungkin, wanita itu belajar menari Ressa tersenyum licik, bibir nya berkedut menyeringai
*******
''Pagi sudah menampak kan sinar nya, Bella sedikit merasa terganggu dengan sinar mentari pagi. yang masuk melalui celah gorden yang tak tertutup sempurna, tepat mengenai wajah nya.
''Beberapa kali Bella menutup wajah nya menggunakan tangan akan tetap rasanya masih tidak nyaman,
'' Ini jam berapa sih, gumam bella dengan suara serak nya, perlahan melihat jam kecil yang ada di atas meja nakas, waktu sudah menunjuk kan jam tuju pagi,,
''Hah, jam tuju aku kesiangan, pekek Bella. yang langsung me
bangun kan suaminya sedikit terburu,
''Sayang, bangun kita kesiangan ini sudah jam tuju, ucap bella. namun lio hanya Bergumam,
''Sayang cepat lah, bangun kita kesiangan sebentar lagi real pasti kesini, ucap bella sembari menyibak selimut nya. tanpa menyadari baju apa yang dia pakai sekarang, lalu bella bergegas masuk ke kamar mandi, untuk menyiapkan kan air mandi untuk suaminya terlebih dulu. setelah selesai menyiapkan kan air mandi, Bella bergegas memanggil sang suami,
''Sayang kenapa malah bengong, bukan nya cepat mandi. nanti kamu kesiangan, ucap bella cepat, lalu bergegas masuk ke ruang ganti pakaian untuk menyiapkan kan baju kantor sang suami, masih tanpa sadar dengan keada'an nya,
''Sedang lio di buat shock, pagi pagi baru bangun ia melihat penampilan istrinya yang begitu menggoda, dengan mengenakan baju transparan warna hitam, lio masih terbengong di tempat tidur sambil mengucek matanya,
''Aku tidak salah lihat kan, lio memukul pipi nya sendiri, berharap itu bukan mimpi,
''Untuk memastikan nya lagi lio masuk ke ruang ganti baju, menyusul istrinya,
''Sweetheart, panggil lio dengan suara serak nya.
''Sayang Mandi lah cepat. bukan nya mandi malah kesini, omel Bella,
''Kamu tidak sedang menggodaku, pagi ini kan Bell, ucap lio membuat Bella tidak mengerti dengan ucapan suaminya,
''lio menghela nafas nya kasar, mencoba menahan sesuatu yang mulai menjalar di sekujur tubuh nya,
''Gak usah ngaco cepetan mandi sudah siang,, tolak Bella,
''Jika tidak mau lalu kenapa menggodaku pagi pagi. ucap lio lagi,
''Maksud nya menggoda apa. tanya bella tidak mengerti karna masih tidak sadar dengan dirinya.
''Ini, lio menarik bella membawanya untuk bercermin,
''Lalu ini apa jika tidak untuk menggodaku, hem, lio menarik turun kan alisnya,
''Bella tampak salah tingkah, dengan gerakan cepat menyambar handuk dan melilit kan di tubuh nya.
''Bisa kamu jelas kan pada ku sweetheart,, ucap lio lagi.
''Sebenarnya iya untuk menggodamu, akan tetapi untuk tadi malam, bukan pagi ini, jelas Bella pelan,
''Sayang sekali sepertinya tadi malam aku sudah melewat kan nya, jadi boleh dong di ganti pagi ini, ucap lio, sambil tersenyum mesum,,
''Sepertinya poncel mu berbunyi, mungkin itu kevin, ucap bella mengalihkan kan pembicara'an,,
''Aku tidak perduli biarkan saja. ucap lio tanpa memperdulikan poncel nya yang meraung raung minta di angkat,, lio berjalan mendekati sang istri mengikis jarang kedua nya. dengan sekali tarik handuk, yang Bella kenakan untuk menutupi baju haram itu terlepas begitu saja,
''Bella tampak pasrah dengan aksi suaminya yang mulai mengendus leher mejenjang nya,
''Kamu sudah mulai pintar menggodaku, siapa yang mengajari mu, tanya lio di sela sela ciuman nya,
''Ka ka Kania. jawab Bella ter bata,,
''Sudah ku duga, ucap lio pelan, sembari meninggal kan sejak merah di leher Bella,
''Lio sangat tau istrinya ini sangat polos, Bella nya tidak akan pernah punya pikiran mesum, Dan menggodanya dengan pakaian seksi kurang bahan,
''dor,, dor,, terdengar gedoran pintu dari luar, siapa lagi kalau bukan real, yang setiap pagi akan mendatangi kamar orang tuanya,
''Ganggu saja putramu Bell, grutu lio, yang seketika kembali ke Alam sadar nya.
''Nanti malam aku janji. akan memakai baju ini lagi, dengan berbeda warna, Aku masih punya beberapa bisik Bella di telinga sang suami.
''Benarkah, Bella mengaguk pelan
''Ada warna apa saja, warna maroon ada tidak tanya lio, Bella mengaguk lagi,
''Baik lah pakai yang itu nanti malam aku tunggu, ucap lio lalu bergegas masuk ke kamar mandi.
''Sedang bella buru buru menutup baju nya itu dengan daster, lalu membuka pintu kamarnya yang sedari tadi sudah di gedor
''Real, panggil Bella, sesa'at ia membuka pintu kamar nya.
''Bunda, ini untuk bunda, selamat ulang tahun, ucap real sembari memberi kan setangkai bunga mawar yang ia petik di halaman rumah,
''Terimakasih sayang ucap bella terharu,,
''Bersambung