
Satu hari penuh zahra di rumah putra nya bermain dengan cucu terkasih hingga malam menjelang, zahra pun pamit pulang,
''Lio dan bella mengantar ke pulangan zahra dari teras rumah,
''Ayok masuk..di luar dingin, lio mengajak anak dan istrinya masuk kedalam setelah mommy nya pulang,
''Tangan lio tak lepas dari tangan bella saling bertautan, menapaki tangga menuju atas kamar mereka,
''Bel masuk lah bawa real bersih bersih dulu, aku mau ke ruang kerjaku, ucap lio sesa'at setelah lio membuka pintu kamar nya, bella mangaguk. tangan lio terulur mengusap lebut pucuk kepala anak dan istrinya,
''Real sini bunda bantu bersih bersih sebelum tidur, bella membawa putra nya masuk ke kamar mandi dan membantu putra nya gosok gigi,,
''Kita sudah selesai, seru bella sekarang ganti baju dulu, bella membawa putranya keluar dari kamar mandi,
''Bajumu di mana dek bunda gak tau kita gak bawa baju kemarin dilarang bawa apa apa, ujar bella bingung baju ganti putra nya dimana,
''Bunda tanya papa, ucar real memberi saran,
''Oh iya, adek tunggu di sini sebentar ya' bunda tanya papa dulu, real mengaguk menurut, bella menghampiri suami nya di ruang kerjanya,
Tok..tok..
'Lio mengernyitkan, kening nya lalu berdiri mem buka pintu ruangan nya, menampak kan bella di depan pintu berdiri sambil menunduk,
''Ada bel. tanya lio
''Em itu.. baju ganti adek di mana, tanya bella pelan lio tersenyum
''Sini..! lio membawa bella menuju kamar sebelah, yang sekarang sudah menjadi kamar putra nya,,
"Lihat lah ini semua baju real, lio membuka satu persatu pintu lemari, yang penuh dengan baju punya putra nya,, masih baru dan bersegel. bella mengambil baju piyama putra nya,
"Sudah tanya lio lembut, bella mengaguk pelan, setah itu lio dan bella keluar dari kamar putrnya dam menuju kamar nya,
"Bella segera memakaikan piyama tidur putranya, lio menunggu memperhatikan kedua orang yang sangat ia cintai,
"Bel sudah selesai tanya lio bella mengaguk, lio tersenyum tipis jelas rasa canggung masih menyelimuti perasa'an bella, lio membawa bella ke ruang ganti menujuk kan baju bella dan pelatan nya semuanya lengkap,
''ini lemari pakaian mu semua di sini, bella terdiam melihat satu lemari penuh dengan baju wanita yang suaminya bilang itu baju milik nya, dulu bella hanya menyiap kan baju ganti untuk majikan nya sekarang, sudah berbeda, bah kan baju bella di tempat yang sama dengan suaminya,,
''Aku akan kembali lagi ke ruang kerjaku, kamu tidurlah dulu bersama real, tidak usah menunggu ku, aku masih banyak pekerja'an, lio berkata lembut.
''Aku dan real tidur di mana, tanya bella ragu ragu, lio menatap bella lekat,
''Tidurlah di sini ini dengan real ini KAMAR KITA ucap lio dengan menekan kata kamar kita, istirahat lah, lio kembali ke ruang kerjanya,
''Bella mengambil piyama tidur nya, tak lupa menyiap kan piyama suaminya juga, dan bergegas membersih kan diri, setelah selesai bella segera membawa putra nya tidur di ranjang yang dulu hanya di tempati majikan kan nya, dan juga ranjang tempat peristiwa lima tahun yang lalu,
''bunda ini tempat tidurnya besar banget, ucap real polos,
''iya sayang sekarang tidur lah sudah malam, bella berkata sambil menatap lekat putra nya,
''Apa papa juga tidur di sini. tanya real lagi,
''Bunda tidak tau, sekarang tidur lah bunda benar benar sudah mengantuk, ucap bella karna benar benar sudah tidak bisa memebuka matanya,
''Tak berapa lama kemudian, bella dan putra nya terlelap menjemput mimpinya,,
''Pintu terbuka, lio mengembangkan senyum nya. sengaja lio memasuki kamar menunggu bella tertidur, lio tau bella masih canggung dan sungkan lio membiarkan bella terbiasa terlebih dulu dengan kehadiran nya,
''Perlahan lio masuk kekamar mandi membersihkan diri lalu memasuki ruang ganti, lagi bibir nya melengkung membentuk senyuman, melihat piyama tidurnya tergantung di tempat biasanya bella menyiap kan bajunya dulu,
''Lio menatap wajah lelap bella dan putranya, perlahan lio mencium keduanya bergantian, rasa hangat menyelimuti hatinya ini kali pertama lio merasakan tidur bertiga dengan anak dan istrinya, perlahan lio membaringkan tubuh nya di samping sang putra, dan ikut terlelap, menyusul keduanya,,
''Bella mengerjap kan matanya, tangan nya terasa kebas dan sulit untuk di gerak kan, rupanya tangan kekar lio menimpa tangan bella saling memeluk putra nya, yang tidur di antara bella dan lio'
''Bella terdiam sejenak, memandang wajah tampan suaminya, bella benar benar tidur di kamar utama rumah itu. sadar seratus persen sekarang dirinya bukan lah pelayan, tapi istri dari pemilik rumah ini,
''Bella bangun dari tidurnya, kemudian segera membersih kan diri, setelah selesai bella segera menyiap kan baju ganti suaminya rutinitas yang dulu bela jalan kan ketika masih menjadi pelayan, sekarang tetap bella lakukan namun sebagai pengabdian nya sebagai seorang istri,
''Bella berjalan mendekati ranjang dimana putra dan suaminya masih terlelap. sebenarnya lio sudah terbangun tapi pura pura masih tertidur sedari tadi lio memperhatikan aktivitas bella, sampai bella mendekatinya
''Dengan ragu bella mencoba membangun kan suami nya. bella harus memanggil suaminya dengan sebutan apa, bella tidak tau,
''Bangun lah tu..! ucapan bella menggantung kala bella teringat lio melarangnya memanggil tuan,,
''Aku harus panggil apa, ucap bella pelan, lio tersenyum menahan tawanya,
''Bangun lah ucap bela pelan sambil menggoyang kan bahu lio'
''Bangun bangun ucap bella lagi,,
''Bangun kan suami itu yang benar bel, ucap lio tiba tiba membuat bella sedikit kaget,,
''apa kamu belum menemukan panggilan buat ku bel, tanya lio..
''Hem..jawab bella dengan deheman,, lio tersenyum lalu duduk dan bersandar di kepala ranjang,
''Duduk lah di sini, lio menepuk sisi ranjang di sebalahnya,, dengan ragu bella duduk.
''Tatap mataku bel, ucap lio pelan, dengan ragu bella menatap manik mata suaminya,
''Aku siapa tanya lio lagi,,
''Suamiku jawab bella pelan,
''kalau aku suamimu panggil aku layak nya suami, tidak ada suami di dunia ini di pangil tuan, jika kamu tidak tau harus memanggil ku dengan sebutan apa, biar aku membantumu, lio berkata sambil mendekat kan dirinya. bella hanya diam menatap manik mata suaminya.
''Bel panggil aku sayang, ucap lio tegas,
''Hah.. bella tampak gugup tangan nya meremas kuat ujung kemejanya,
''Bel, panggil lio lagi
''Panggil aku apa, tanya lio lagi
''Sa yang..! jawab bella pelan, lio tampak menahan senyum nya.
''Lagi yang keras, lio berkata lagi..
''Beeell...!
''Sayang..jawab bella cepat,
''Kurang pas yang lembut, protes lio
''Sayang, jawab bella pelan, sambil menunduk, lio tersenyum, lalu mengecup kening bella lama,
''Aku juga sayang kamu bel, terima kasih sudah melahirkan putraku, terimakasih sudah menyayanginya membesarkan nya tanpaku, terimakasih sudah mema'af kan ku, atas besarnya kesalahan ku, terima kasih bel,, ucap lio pelan