
Hari ini penuh kejutan, untuk bella suaminya ini sangat merasa kehilangan sa'at kepergian dirinya, entah kenapa hari bella tiba tiba di selimuti rasa bersalah.
''Bella duduk di pinggiran ranjang, menatap lekat sang suami yang sedang asik memang ku leptop nya,
''Ada apa bel, kenapa belum tidur, tanya lio tiba tiba,
''Bella tidak menjawab, dengan ragu perlahan bella menghampiri suami nya, dan duduk di samping nya,
''Ma'af..ucap bella tiba tiba,
''Lio menatap wajah bella yang menunduk,
''Ma'af untuk apa, tanya lio tidak mengerti,
''Semua' atas kepergian ku dan setelah nya, ucap bella pelan,
''tidak perlu minta ma'af, aku memaklumi semua, aku yang seharus nya minta ma'af bukan kamu, lio berkata sambil menutup leptop nya,
''Kamu pasti berat. sa'at hamil tanpa aku membesarkan putra ku sendirian, lanjut lio,,
''bella terdiam,
''Mulai sekarang jika ada apa apa yang tidak berkenan di hati mu yang mengganjal pikiran mu, ku mohon berbagilah denganku, jangan memendamnya sendiri, aku suamimu buatlah aku sangat berguna dan berarti untuk mu, buatlah aku menjadi sandaran mu. apa kamu mengerti bel, ucap lio pelan,,!
''Bella hanya diam dan mengaguk, perlahan bella menghambur memeluk suaminya erat. perlahan air matanya mulai jatuh
''Kenapa menangis,, tanya lio sambil mengusap air manta bella,
''Tetap saja semua salah ku, andai aku tidak pergi..!
''Sstt sudah. itu semua tidak penting, yang terpenting sekarang kita ke depan nya, tidur lah persiap lan dirimu buat besok,,!
''Apa anda tidak tidur, tanya bella pelan,
''biasakan memanggil ku selayak nya istri memanggil suami nya. jangan ada kata formal lagi, jika seperti ini terus kapan kita bisa dekat, lanjut lio''
''Bella hanya diam dia juga tidak mau melepas peluk kan nya,
''Lio juga diam menikmati pelukan bella, semoga jedepan nya bella tak lagi sungkan dan ragu terhadap dirinya..!
''Tuan kena....!
''Beell...!
''Hem..!
''Panggil aku apa..!
''Sayang..ucap bella pelan
''kenapa masih manggil tuan..!
''Lupa jawab bella pelan,,!
''Tadi mau bicara apa, coba ucap kan lagi yang benar,, bella tampak ragu dan malu..
''Sayang..! kenapa tidak bilang mau jemput ayah dan ibu kesini, ucap bella pelan
''Lio tampak menyungingkan senyum nya,
''Kejutan..! jawab lio singkat,,
''Apa kamu suka..! tanya lio
''aku bahagia, terimakasih ucap bella pelan,,!
"biar mereka disini sampai resepsi kita nanti, selanjut nya aku sudah persiap kan rumah untuk keluargamu di dekat sini, tarang lio
''Bella menatap lekat suaminya, rasa bahagia dan tidak percaya, mendengar keluarganya akan tinggal berdekatan dengan dirinya,
''Jadi mereka akan tinggal disini, di kota ini, tanya bella
''Lio mengaguk..!
"Kerja ayah masih sama, bedanya sekarang punya sendiri, aku membeli sebuah ruko di dekat tempat tinggal mu yang dulu, letak nya cuku strategis, hanya toko untuk kesibukan ayah dan ibu, sebenar nya bisa saja ayah tidak usah bekerja, aku tau ayah
mertuaku orang seperti apa, ayah tidak akan mau berdiam diri tanpa pekerja'an, jawab lio pelan,,
''Terimakasih sudah memikirkan kehidupan keluargaku, ucap bella pelan,
''ini tidak ada apa apa nya, di banding ayah yang sudah memikul tanggung jawab ku di pundak nya, menjagamu dan putraku, ucap lio sendu,
''Untuk caca aku juga sudah siap kan nanti caca biar bekerja di perusaha'an, lanjut lio lagi,
''Untuk caca biar kan menurut kemampuan nya saja, jangan asal memberinya jabatan, dia tidak akan mau. biarkan dia naik jabatan atas prestasinya, bella berkata sembari menyandar kan kepalanya kembali di dada bidang sang suami,
''Nanti biar kevin, yang mengurus nya, jawab lio..!
''Nanti setelah ayah pindah, aku juga akan merenovasi rumah kalian yang di desa, bella menatap suaminya,
''Itu bukan rumah kami, terang bella,
''Aku tau, tapi sekarang sudah menjadi rumah mu, karna aku sudah membelinya, ucap lio
''Kenapa membelinya jika ayah ibu dan caca tidak menempatinya, katanya mereka akan tingg di sini. tanya bella tidak mengerti,
''Rumah itu, tempat putraku dilahirkan di besarkan tanpa ku, biarkan menjadi kenangan untuk nya, kita bisa sesekali datang kesana untuk berlibur tidak usah menyewa hotel, desa itu sebentar lagi akan menjadi desa yang berkembang, kamu tidak lihat sedang ada pembangunan hotel disana, terang lio''
''Hem..! jawab bella,,!
"Aku juga ngin kamu menceritakan , kisah masa kecil putraku di setiap sudut rumah itu, di mana dia jatuh bangun sa'at belajar berjalan, karna aku sudah melewat kan nya..! lanjut lio..
''Ma'af.. ucap lio pelan...! kamu pasti berat menjalani hari hari itu,,
"Bella terdiam..!
''Suami nya sudah memikir kan, semua, masa depan keluarganya, masa tumbuh kembang putranya. yang suaminya lewat kan dia ingin mengulang nya meski sekedar cerita,
''Bella terharu, dengan semua yang suaminya lakukan untuk nya dan keluarganya,
''Seharus nya aku yang minta ma'af, jika aku tak pergi dulu mengkin ini tidak akan terjadi, kamu bisa melihat tumbuh kembang putra kita, ucap bella pelan,,
''Sudah lah jangan mengukit akan hal itu, kamu boleh cerita tentang, putraku saja, lucunya dia belajar bicara celotehnya, hem..! ucap lio..?
'bella mengaguk,
''Sekarang tidur lah ini sudah sangat malam, persiap kan dirimu untuk hari esok, buat ulangtahun nya tahun ini menjadi ulang tahun yang tak terlupakan, lio berkata sembari melepas pelukan bella, lalu membawanya ke ranjang,,
Sedang bella hanya mengikut dan patuh,,
''Mau di peluk lagi. tanya lio pelan
''Bella mengaguk malu malu, rasa nya pelukan sang suami, tempat ternyaman sa'at ini,
''Terimakasih ucap bella pelan,,
''untuk apa lagi, sumua sudah jelas tidak perlu berterimakasih dan minta ma'af, jawab lio
''terimakasih sudah membawa mbak maria dan putra nya alif, real sangat bahagia bertemu dengan alif, jelas bella,
''Aku melihat alif putra nya maria, begitu menyayangi real hari itu, kali ini ulangtahun real aku akan membuatnya sangat berkesan meski jarak kedua nya sedikit jauh, karna itu kita juga harus membagi kebahagian real dengan alif, terang lio''
''Hem..! memang hanya alif yang sering bermain dengan real, terkadang alif datang kerumah. terkadang real yang kerumah mbak mari, cerita bella.
"Lio mendengar cerita tentang putranya tidak akan pernah ada habis nya, cerita yang sangat lio ingin dengar,
"Tidurlah ucap lio pelan membawa bella meringsek kadalam pelukan nya,
"Mencari tempat ternyaman rasa canggung itu mulai terkikis perlahan, kedekatang yang sedikit mulai terjalin,,
"Terimakasih untuk semuanya bel batin lio berkata sembari mengecup kening istrinya lembut,,
bersambung