
''Seminggu talah berlalu, kedua orang tua bella sudah pindah kerumah baru di kota, pak harun juga sudah menjalan kan bisnisnya, sebagai pemilik toko sembako, untuk menjalani hari harinya. sedang caca hari ini dia mulai masuk kerja di perusaha'an kakak ipar nya,,
''Setelah sarapan caca berpamitan pada ibu dan ayah nya. meminta restu, hari ini akan memulai pekerja'an baru nya,
******
''sesampai nya di kantor, caca menatap bangunan tinggi belasan lantai berdiri kokoh milik kakak iparnya,
lalu melangkah kan kakinya memasuki lobi hotel, kekaguman nya pun semakin bertambah, interior gedung itu sangat bagus dan berkelas, caca mengedarkan pandangan nya, mencari tempat untuk bertanya,
''Pandangan nya, tertuju pada meja marmer melingkar di tengah ruangan, tampak beberapa gadis memakai seragam warna senada dengan dandanan nyaris serupa. sedang sibuk menerima telfon,,
''Caca menghampiri meja resepsionis itu,,
''Selamat pagi mbak, sapa caca ramah,
''Iya mbak ada yang bisa di bantu. jawab resepsionis itu,
''Ma'af saya di suruh kak..! em pak lio datang kemari, ucap caca menjelaskan,,
"Presdir belum datang,,! mbak bisa menunggu nya sebentar di sana. resepsionis itu berkata ramah sambil menujuk kan sofa untuk menunggu,
"Iya,,! terimakasih mbak, caca berkata pelan,,
Sesa'at caca hendak menuju sofa. tiba tiba terdengar suara memanggil nya,
''Mbak.. cacaaa..! teriak nya,,
''Real, seru caca menghampiri keponakan nya, membuat resepsionis itu mengerut kan kening nya,
''Untung kita tadi ramah sama nona itu, tampak nya dia sangat dekat dengan presdir, sampai tuan muda kecil tampak akrab dengan nya, ucap resepsionis itu,,
''Caha kamu sudah datang, sapa bella,
''Iya mbak, sengaja aku datang lebih pagi takut terlambat, ucap nya lirih,
''kita naik dulu, nanti bisa berbincang di atas, titah lio sambil berjalan menuju lif, bella dan caca mengikuti langkah kaki lio''
''Tunggu.. tungu..! seru kevin menghentikan pintu lif yang akan tertutup,
''Sudah lest go kita naik ucap kevin lagi,
''Om kevin terlambat ya, celetuk real, tiba tiba..!
''Mana ada om kevin terlambat, om kevin tidak pernah terlambat. ucap kevin sembari melirik ke arah caca, ia tau itu adik nya bella,
''Ting pintu lif, terbuka kevin keluar duluan di ikuti yang lain,
''Vin keruangan ku sekarang, lio berkata datar tanpa tanpa ekpresi pandangan nya fokus kedepan,
''Monik keruangan ku sekarang, titah nya tanpa menoleh kearah monik, dengan sigap monic mengikuti langkah kaki presdir nya itu,
''Lio tampak gagah dan berwibawa duduk di singgasana nya,
''Bel duduk sini, lio berkata sembari menujuk kursi kosong di samping nya. perlahan mendudukan real di pangkuan nya,,
''Sedang kevin monic dan caca tampak duduk di depan nya,
''Vin, kamu sudah mengenal caca, kan, tanya lio, kevin mengaguk pelan,
''Monic perkenal kan ini caca, dan caca ini monic sekertaris ku, dan mulai sekarang caca akan bergabung dengan kita di perusaha'an ini, dia akan menjabat sebagai asisten kevin, ini akan sangat membantu sa'at aku dan monik menangani pekerja an di luar negri mendatang, jelas lio,
''Kevin akan stay disini menghendel perusaha'an, di bantu caca, sedang monic akan ikut bersamaku menangani proyek di luar negri nanti, lanjut lio..!
''Monik dan kevin tampak mengaguk mengerti, sedang caca sedari tadi hanya memandang kagum pada sosok suami kakak nya itu, tampak sangat berbeda ketika ia di rumah bersama keluarganya hangat dan penuh senyum, sedang di kantor tampak sekali aura dingin lebih dominan,
''Sedang kevin masih betah di posisi nya,
''Apa kamu ingin satu ruangan dengan ku vin, ucap lio tanpa menoleh ke arah kevin,
''Yo'' apa kamu yakin menempat kan orang baru sebagai asisten ku, tanya kevin meragukan caca,
''Kenapa apa kamu tidak yakin dengan kemampuan nya. tanya lio sarkastik..!
''Bukan tidak yakin. jawab kevin,
''Lalu..!
''Kenapa tidak di tes dulu. jagan karna..! ucapan kevin menggantung
''Karna dia adik istriku, sela lio cepat,
''Pekerja'an kita membutuh kan, ketangkapan ketelitian,...
''Don't judge a book by its cover,, di baca dulu, baru berkomentar, aku sendiri sudah melihat datanya, aku sangat yakin caca berpotensi. dia gadis yang cerdas. terang lio,,
''Baik lah, jika kamu sangat yakin aku hanya tidak ingin dia merepotkan ku nanti, ucap kevin lagi,
''Jaga ucapan mu vin, aku takut kamu jatuh cinta pada nya nanti. lio berkata sembari tersenyum sinis ke arah kevin,
''Aku jatuh cinta...! tunjuk kevin pada dirinya sendiri,
''Hem,, jawab lio dengan deheman,
"Nonsense,,! aku tidak pernah jatuh cinta, perempuan itu ribet. kevin berkata sembari bangun darinduduk nya, dan keluar dari ruangan lio,,
''Sayang mungkin ucapan kevin ada benar nya, kenapa caca tidak di tes dulu interview gitu, bella sedikit merasa tidak enak mendengar protes kevin.
''Apa kamu juga tidak percaya dengan kemampuan adik mu, bel,, lio berkata sembari.membuka leptop nya,,
''Bukan begitu,, aku sangat tau caca orang yang sangat teliti, rajin.. caca jika mengerjakan sesuatu dia akan sangat sepenuh hati, karna itu sedari kecil nilai pelajaran nya tidak ada yang jelek, terang bella,
''Nah tukan kamu sendiri dapat menilai adik mu seperti apa, itu yang menjadi alasan ku kenapa aku menempat kan caca di posisi itu. bukan karna dia adik mu, jelas lio''
''Kepribadian anak mencermin kan ibu nya, aku sangat kagum dengan sosok kedua mertuaku, mereka mempunyai putri yang cantik cantik dan juga baik hati cerdas penurut, semoga kelak kamu bisa seperti ibu bel..! dalam mendidik anak anak ku, lio berkata lembut,
"Papa..! real boleh pinjam poncel nya, tanya real pada papa nya, sepertinya ia mulai bosan dengan mainan mobil mobilan yang ia bawa dari rumah,
''Lio mengambil poncel nya lalu membuka kode kunci layar gawai nya dan memberikan nya pada sang putra,
''Kenapa poncel papa berbeda dengan poncel bunda ini main game nya lebih seru , ucap real polos,
''Mestilah poncel papa untuk cari uang, poncel bundamu isinya rumpian ibuk ibuk membahas diskonan shopi, geratis ongkir bisa cod, terkadang aut of topik,, lari ke seblak viral super pedas, cilok mang udin dan lain sebagai nya, lio terkekeh mengingat beberapa hari yang lalu sa'at tidak sengaja membuka grup pesan wasap istrinya,
''Kamu membuka isi poncel ku sayang, todong bella sambil cemberut,
''Ma'af tidak sengaja, poncel mu berisik sekali, ralat lio
''Sebentar lagi kalau real sudah sekolah grup wasap mu pasti nambah lagi bel, membahas rumpian ibuk ibuk sekolah,
''tok..tok..
''Masuk... jawab lio singkat tampak ob membawa nampan berisi minuman dan camilan, lalu.meletak kan nya di atas meja di depan bella,
''Terimakasih mbak ucap bella ramah,,
bersambung..