BELLA

BELLA
filing seorang ayah



''Lio memandang kelender kecil di atas meja nakas di samping ranjang nya, kalender yang beberapa bulan ini selalu ia tandai. dua hari lagi menurut buku kia hpl bella masih dua hari lagi bisa maju juga bisa mundur dari tanggal perkira'an bella melahirkan, tapi entah kenapa filing lio nengatakan hari ini bella akan melahir kan,


sedari pukul satu dini hari malam tadi lio terbangun dan tidak bisa lagi memejamkan matanya kembali, lio terjaga hingga pagi menjelang, merasakan sakit di sekujur tubuhnya terutama di bagian pinggang, dan perut nya terasa mulas hilang dan kembali datang seperti itu sejak tadi malam, sakit yang luar biasa yang tak pernah lio rasakan,


''Den lio' ini sudah siang kenapa belum bersiap, apa tidak kekantor, tanya bik rima, yang melihat tuan mudanya masih setia berbaring di atas sofa yang masih mengenakan piyama tidur nya.


''Bik seperti apa rasanya orang yang akan melahir kan, tanya lio pada bik rima,


''Rasanya sakit di bagian perut, mules sakit terus hilang sepuluh menit kemudian datang lagi sakit nya, seperti itu sampai benar benar sakit sampai bayi nya lahir, terang bik rima sambil tersenyum,


''Apa kah seorang suami bisa merasakan sakit nya seorang istri yang mau melahir kan, tanya lio lagi,


''Tidak semua, biasa nya ada yang suami nya ikut merasakan sakit, biasa nya juga tidak ada, dulu juga seperti itu waktu nyonya zahra hamil tuan muda tuan besar ikut merasakan nyidam. bahkan waktu hamil si kembar juga seperti itu, terang bik rima lagi,


''Sakit yang ku rasakan sa'at ini, sama seperti yang bik rima terang kan, apa mungkin bella melahirkan hari ini, batin lio''


''Ya Allah lancar kan proses persalinan istriku. aku tidak bisa mendampingi nya menguat kan nya. maka dari itu berikan semua sakit nya pada ku. dan semoga cepat lah pertemukan kami, doa tulus lio dari dalam hati nya, di iringi lelehan air matanya yang mengalir di sudut matanya.


''Bik rima terdiam melihat air mata tuan mudanya meleleh, bisa merasakan betapa pedih nya hati tuan muda nya ini, per lahan bik rima meletak kan nampan sarapan untuk lio di atas meja. dan pergi meninggal kan lio sendiri di kamar nya,


''Sedang di tempat lain, di sebuah rumah sakit, tampak keluarga bella menunggu di depan ruang rawat pasien, dengan perasa'an, harap harap cemas,


''Keluarga bella, panggil seorang perawat sesa'at keluar dari ruang rawat bella,


''Saya bu,, jawab bu jannah nadanya yang panik,


''Ibu siapa. tanya perawat itu,


''Saya ibunya, jawab bu jannah


''Suami bu bella di mana tanya perawat itu lagi,


''Suaminya di luar kota bu, jawab bu jannah lagi.


''Oh ya sudah kalau begitu, ibu ikut saya ke ruangan dokter..! dokter ingin bicara, ucap perawat itu, bu jannah melangkah kan kakinya mengikuti perawat itu menuju ruangan dokter,


''Dok ini keluarga bu bella' ucap perawst itu pada dokter yang menangani bella,


''Mari silah kan duduk bu, ucap dokter itu ramah, bu jannah mengikuti perintah dokter dan duduk di kursi di depan meja dokter itu,


''Begini bu saya terangkan dulu, kondisi putri ibu.. bella..! ucap dokter tersebut,


''Memang ini sudah waktunya melahir kan meski bu bella belum merasakan adanya kontraksi,


dan di karnakan air ketuban yang sudah keluar duluan, takut bayinya di dalam kekeringan, jadi kita harus ambil tindakan oprasi cecar, karna itu kami meminta persetujuan dari pihak keluarga terutama suami nya pasien, terang dokter tersebut,


''Lakukan yang terbaik buat putri dan cucu saya dok, mengenai suami putri saya masih di luar kota. jawab bu jannah,


''Baik lah kalau begitu, segera saya ambil tindakan sekarang juga. dan tolong ibu tandatangani berkas berkas ini, ucap dokter tersebut,


''Dan suster, tolong segera persiap kan pasien, kita ambil tindakan oprasi sekarang, ucap dokter itu lagi pada suster nya.


Bu jannah keluar dari ruang dokter, dan langsung di sambut dengan pertanya'an dari suami dan juga putrinya caca,


''Dokter bilang harus di oprasi, karna air ketuban bella sudah pecah duluan, dan bella belum merasakan kontraksi. jika harus menunggu kontraksi takut nya bayinya kekeringan di dalam, tarang bu jannah,


''Lalu ibu bilang apa sama dokter, tanya pak harun lagi.


''Ibu sudah bilang untuk melakukan yang terbaik buat bella dan cucu kita, ucap bu jannah,


''Iya, ibu benar, imbuh caca..


Setelah selesai semua dengan prosedur bella di bawa ke ruang oprasi,


''Apakah ada yang mau menemani pasien di dalam, ucap salah satu perawat,


''Apa boleh, sus, tanya caca,,


''Janya satu orang, ucap perawat itu lagi.


''Biar ayah saja, ucap pak harun, sambil berdiri dari duduk nya,, lalu pak.harun mengikuti suster tadi masuk ke ruang oprasi. sedang caca dan bu jannah menunggu di luar ruang oprasi,


''Di tempat lain di kediaman mewah lio, dia sedang melantun kan doa doa tulus dari hati yang bergemuruh dan lelehan air mata nya, seakan mengiringi proses persalinan bella, filing nya kuat sekali bahwa hari ini bella sedang berjuang melahir kan anak nya,


………………


"satu jam kemudian, pak harun keluar dengan senyum yang mengembang di bibir tua nya, menghampiri istri dan putrinya,


"Bagai mana yah, tanya bu jannah dan caca tidak sabaran,


"Alhamdulilah, proses nya lancar bu' cha'.. bella masih di dalam bayinya juga sehat lucu,


''Laki laki apa perempuan yah, tanya caca,


''Laki laki, ucap pak harun sambil tersenyum,


''Alhamdulilah, nanti mau tak ajarin main layangan di padang, ucap caca spontan,


''Keponakan mu masih kecil cha' ucap bu jannah.


''Iya caca tau, sekarang masih kecil nanti kalau sudah besar, ucap caca lagi,


''Masih lama. sela pak harun, ketiganya tersenyum bahagia, bella sudah melewati semua berjuang melahirkan penerus wirayudha selanjut nya, tentunya semua tak luput dari doa doa tulus lio untuk istri dan anak nya,


''suster keluar dengan mendorong ranjang rumah sakit membawa bella untuk di pindah kan di ruang rawat pasien untuk pemulihan pasca oprasi, dengan perawat lain nya yang menggendong bayi bella.


''Bu panggil bella lemah suaranya hampir tidak kedengeran,


''Sudah jangan banyak bicara, pulih kan dulu dirimu, ucap bu jannah sambil tersenyum,


''Bu bayi nya akan di taroh di ruangan sebelah khusus bayi, untuk sementara, sampai ibu nya pulih dan bisa menyusui, sekarang bu bella beristirahat lah dulu, ucap suter sambil tersenyum,


''Terimakasih sus, ucap bu jannah,,


bersbung