
''Setelah acara makan siang, nita tak bisa berfikir Jernih lagi, fokus nya terbagi dengan kehidupan teman masa SMA nya dulu, bagaimana bisa kehidupan Bella sekarang, jauh lebih baik dari nya, bahkan membayangkan nya saja Nita tidak bisa,
''Suami tampan nan kaya raya, seperti cerita dalam dongeng atau novel saja, Nita berfikir keras bagaimana bella bisa menikahi pria kaya, yang sudah pasti bisa menjamin kehidupan nya,
''Ini gila, bagaimana bella bisa kenal dengan putra sulung keluarga wirayudha, dan menikahi nya, mereka bukan keluarga sembarangan Nita terus bermonolog sendiri, Rasa iri dan ingin seperti Bella hinggap di pikirkan nya,
Sedang Bella, di ruangan lio bella tampak menemani putranya bermain, rasa Kantuk menghampiri. sedang real masih aktif bermain,
''Real kamu tidak ingin tidur lihat bunda mu, lio berkata pelan, pada putra nya,
''Real menggeleng pelan,
''lio bekerja sambil mengawasi putra nya, sampai di sore hari,
tok..tok..
''Masuk,,,!
''Tampak Nita, datang membawa beberapa map di tangan nya.
''Tuan Ini ada beberapa map yang harus di tandatangani,, ucap nya sembari menyodorkan map yang ada di tangan nya,,
''Letak kan saja di meja ucap lio tanpa mengalihkan kan pandangan nya, lio sibuk menutupi Bella dengan jas nya,, tampak mainan berserakan di ruangan lio, beberapa kertas juga tampak jatuh dari atas meja dan bercecer di bawah,,
''Nita berjongkok, hendak memunguti kertas yang brserakan di lantai,,
''Nita biarkan saja, cegah lio sa'at melihat Nita hendak memunguti kertas kertas itu,,
'' Tidak apa apa tuan,, ucap nita tetap mengambil satu persatu kertas kertas itu,,
''Bella perlahan membuka matanya,,
''Sayang ma'af aku ketiduran, Bella berkata sembari, bangun dari tidur nya,,
''Tidur lan kalau masih ngantuk bell, tidak apa apa,
''Nita sekilas melirik intraksi Bella dan bos nya,, perasa'an iri menghampiri,,
''Beruntung sekali gadis miskin itu, batin nya,,
''Nita kamu di sini, ucap bella yang melihat Nita sedang berjongkok memunguti kertas yang ada di lantai,,
''Keluar lah nit, biarkan saja kertas itu di situ,, titah lio yang kurang nyaman melihat pakaian Nita yang menurut nya kekecilan,,
''Baik tuan,, nita meletak kan kertas di tangan nya di atas meja,, lalu bergegas keluar dari ruangan presdir nya,,
''Kamu kenal dia bel, tanya lio sesa'at nita sudah keluar dari ruangan nya,,
''Hem,, dia teman sekolah ku waktu SMA dulu, jawab bella pelan,,
''Dia pasti sering membuli mu,, dulu,, lio berkata seakan tau apa yang terjadi dulu,, antara bella dan nita,,
''Sedikit, jawab bella.
''Hem sudah ku duga,, ucap lio lagi,,
''Memang nya kamu tau dari mana, tanya bella heran,,
''Filing saja, jawab lio singkat,,
''Aku kurang suka penampilan nya. lio berkata sembari melirik istrinya,
''Sedari dulu dia memang seperti itu, selalu memakai pakaian minim dan ber rambut pirang ciri khas seorang nita, terang bella,
''Bukan nya orang kota suka wanita berpenampilan se*si seperti itu, lanjut bella
"itu untuk orang lain bukan aku...! aku suka yang sederhana seperti mu,, lio berkata sembari mengerlingkan matanya ke arah Bella,
''Bella tampak mengerut kan kening nya, mendengar ucapan sang suami, lalu melihat keada'an sekitar yang tampak berantakan, dengan mainan real dan juga kertas kertas yang berjatuhan di bawah lantai,,
''Biarkan saja bel, nanti petugas kebersihan yang akan membereskan nya,, lio berkata sembari memasuki kan laptop kedalam tas kerjanya,,
''Lio keluar dari ruangan nya, lalu menghampiri meja kerja sekertaris nya monic,
''Monic, bilang sama Pegawai wanita, untuk mengenakan pakaian yang lebih sopan, kamu tau kan peraturan di kantor ini, setelah berkata seperti itu lio segera pergi tanpa menunggu jawaban dari monic,,
''Lio membawa anak dan istrinya segera pulang, karna besok pagi mereka harus segera berangkat ke luar negri.
''Bella terdiam sebenarnya ingin sekali berkunjung ke rumah ayah dan ibunya. sebelum berangkat ke luar negri besok,,
''Kenapa bel, tanya lio yang melihat bella diam saja,
''Aku ingin berkunjung kerumah asuh dan ibu, apa boleh, ucap bella pelan,,
''Kita pergi sekarang, dan pulang setelah makan malam, lio berkata sembari focus pada kemudi nya,,
''Bella mengaguk pelan, senyum tampak mengembang di wajah cantik nya, lio melajukan mobil nya menuju kediaman mertuanya,,
''Empat puluh menit kemudian mereka sudah sampai. Bella tampak kagum dengan rumah kedua orang tua nya kini,
''Rumah minimalist dua lantai,
''Ini rumah nya, tanya bella lio tampak mengaguk dan tersenyum,
''Turun lah, ma'af baru bisa membawamu kemari,
''Semenjak, kedua orang tua nya pindah Bella belum pernah datang berkunjung ke rumah baru mereka,,
''Nenek..! teriak real sambil berlari menghambur memeluk sang nenek,,
''ibu..! lio menyalami dan mencium tangan ibu mertuanya,,
''Bu'' rumah nya sudah bagus, ucap bella sembari memindai setiap sudut rumah baru kedua orang tua nya,,
''Iya bel, ini semua suamimu yang belikan ayah dan ibu,, rumah ini,, ucap bu jannah sembari menatap menantunya,
''Ma'af bu lio baru bawa Bella berkunjung sekarang, sekalian lio Mau pamit, besok lio bawa Bella dan caca, ke luar negri, dan tinggal di sana sedikit lama. ada kerja'an di sana, ucap nya pelan,
''Tidak apa apa, pergilah ayah dan ibu mengerti kesibukan mu.
''Ayah titip caca. selama di sana, kalau Bella memang sudah tanggung jawab mu, sela pak harun yang baru datang bersama caca,
''Kenapa tidak bilang mau kesini, mbak,, tanya caca pada bella,
''Tadi mendadak cha, sepulang dari kantor langsung ke sini,, kamu sudah Peking baju mu cha, tanya bella,
''Sudah mbak, kak lio bilang suruh bawa baju sedikit saja, katanya kita bisa shoping nanti di sana,, ucap caca sambil tersenyum,,
''Aku juga sama bawa baju secukup nya, ucap bella,
''Rumah ini sangat nyaman cha' Aku suka, lanjut bella.
''ibu juga sangat suka dapur rumah ini, sangat bersih,, jadi betah di dapur,, sela bu jannah,,
''Bel nanti kalian makan lah di sini, ibu masak banyak, ucap bu jannah,,
''Sembari memberikan nampan berisi teh, pada caca,,
''Cha, ini bawa kedepan berikan pada ayah dan juga bos mu,, ucap bu jannah,,
''Gimana kerja'an ayah bu,, tanya bella pada ibu nya,,
''Alhamdulilah bel, toko ayah mu rame, ini semua karna suami mu,, ibu sangat berterimakasih, ucap bu jannah,,!
''Gengss terimakasih yang masih setia di lapak receh author, ma'af, belakang author gabut, kehabisan ide, efek badan masih kurang fit, ada rasa malas mo nulis, author sempatin ngetik meski lama,, yang penting up, author usahain rajin up'' demi kalian,,
''Terimakasih love you all''
bersambung