BELLA

BELLA
bertemu



hari berganti minggu kehamilan bella sudah mulai membuncit, keada'an yang dulu selalu ingin lio lihat sa'at Bella hamil di sulung, setiap hari tanpa lio pernah melewat kan setiap hari mencium dan mengusap perut bella mengajak calon bayinya bicara, sekalipun lio tidak pernah melewat kan moment demi moment, kehamilan Bella,


''Sayang, aku ingin pergi ke alun alun kota, ucap bela pelan,


''mau ngapain, tanya lio tidak mengerti,


''Mau beli jajanan, kalau sore begini di sana sangat rame, ucap bella,


''Pakai jaket ya. angin nya kencang, ucap lio bella mengaguk. sekalipun lio tidak pernah menolak ke inginkan istrinya. meski lio harus menghabiskan seblak super pedas tempo hari. berakhir lio sakit perut,


''lio memarkirkan mobil nya di bawah pohon rindang, terdapat banyak anak anak bermain sepatu roda, ada juga yang sedang berolah raga, dan masih banyak lagi berbagai aktivitas yang mereka lakukan,


''Bella dan lio menyusuri, jalanan di pinggir alun alun,


''Aku mau itu, ucap bella menunjuk arum manis berbagai bentuk karakter,


''Itu manis sayang, lio sudah tidak enak hati, biasa nya bella membeli dan hanya mencicipi nya saja, setelah itu lio yang akan menghabiskan sisanya,


''Ya memang manis nama nya saja, gula kapas terbuat dari gula. ucap bella sembari berjalan menghampiri penjual gula kapas itu,


''Setelah mendapat kan apa yang di mau. bela sedikit demi sedikit memakan nya sembari sesekali menyuapi suaminya,


''Sudah sayang aku nenek ini manis sekali, tolak lio pelan


''Lalu ini siapa mau menghabiskan ucap bella, lio mendesah pelan,


''Kita habiskan bersama ya. lio berkata lembut, Bella mengaguk, lio mengambil gula kapas dari.tangan istrinya bergantian lio yang menyuapi istrinya, sedikit di tekan dan gula kapas itu sudah mengecil memudahkan lio untuk segera menghabiskan gula kapas itu,


''Sekarang mau beli apa lagi. tanya lio,


''Entah lah, tunggu sebentar, ucap bella pelan sembari duduk di sebuah bangku,


''Dulu waktu aku kecil ayah sebulan sekalu pasti akan membawaku datang ke tempat ini, beli apa saja sepuas nya. terang bella


''Kenapa sebulan sekali, tanya lio


''Karna hanya pas ayah dapat gaji, selanjutnya nya tidak akan ada hari aku bermain disini, meski aku dan caca sedang libur sekolah,


''Apa kamu melakukan hal yang sama pada putraku sa'at kalian belum bertemu dengan ku, ma'af, lirih lio, bella menggeleng pelan,


''Aku selalu berusaha memenuhi semua kebutuhan putramu, ucap bella pelan,


''Ma'af, lio memeluk istrinya erat. mengingat sa'at Bella sedang bekerja dengan perut besarnya,


''Aku pernah melihat mu waktu itu di sebuah restoran. kamu bekerja dengan perut besar mu itu. ucap lio


''Kamu melihat ku, tanya bella lio mengaguk pelan,


''Aku mencarimu, sampai ke dapur restoran, akan tetapi kamu sudah pulang lewat pintu belakang aku mengejar mu, seperti orang gila aku berlari kesana kemari. Aku hampir putus asa, terang lio,


''Aku minta ma'af ujar bella,


''Nona bella pak lio, sapa sandra ramah. yang kebetulan ada disitu,


''Sandra, panggil bella,


''Iya nona, kami sedang jalan jalan di sini, di rumah bosan ucap sandra seadanya,


''Kami, kami sendiri saja, memangnya ada siapa lagi tanya bella heran,


''Ada sindi, nita dan juga nala, ucap sandra jujur.


''Itu mereka nona, tunjuk sandra,


''Nona bella, ucap nita. sedang dua teman nya itu menatap bella tak percaya. gadis yang dulu suka ia hina kini menjelma menjadi gadis cantik,


''Nona, bella apa kabar ucap sindi dan nala,


''Baik. kalian apa kabar. lama tidak pernah ketemu lagi, ucap bella,


''Beruntung sandra sudah menceritakan tentang bella kepada kedua sahabat nya itu. sedang sindi dan nala, benar benar masih tidak percaya,


''Kalian beli apa tanya bella,


'Enak gak, tanya bella lagi,


'' Enak nona, jawab sandra jujur


'' Sayang aku mau ketoprak, ucap bella, lio yang sedang menunduk sembariemainkan ponsel pintar nya mengedarkan pandangan nya, mencari dimana penjual ketoprak itu,


''Tak lama penjual ketoprak itu datang membawa pesanan sandra dan kawan kawan nya,


''Mang saya pesan satu, ucap lio,


''Siap, ucap penjual itu,


''Sandra dan teman teman nya duduk di bawah beralaskan rumput tebal, sedang bela yang ingin serta duduk di bawah, lio melarang nya,


''Sudah berapa bulan nona usia kandungan nya tanya nala,


''Enam bulan jalan, jawab bella


''Panggil aku bella saja ya, ucap bella pada ke empat teman nya,


''Tapi nona, ucap sandra,


''Jika kita bertemu di luar saja, ucap bella, sandra dan nita mengaguk,


''Sebenarnya nita menatap bella kurang suka, tapi apalah daya sa'at ini bela adalah istri dari bosnya. mau tidak mau nita harus tunduk hormat pada bella,


''Tak berapa lama pesanan bella datang lio menerima piring dari penjual itu,


''Ini makan lah, ucap lio lembut,


''Kamu mau, tanya bella


''Lio mencicipi sedikit, rasanya sedikit aneh dan masih asing di lidah nya,


''Ini apa tanya lio, rasa nya aneh, ada mi nya, pakai saos kacang ucap lio lagi.


''Tapi enak kan, ucap bella,


''Lumayan, perlahan ketoprak itu habis tak bersisa bella memakan nya dengan sang suami sepiring berdua,


''Nita tanya berapa semua biar aku yang bayar. ucap lio mengeluarkan uang pecahan seratus ribu,


''Setelah makan ketoprak dengan teman lamanya bella dan lio pamit pulang tinggal nita dan ketiga teman nya,,


''Kami pulang dulu ya, pamit bella, nita dan yang lain mengaguk dan tersenyum,


''Gila si bella suaminya ganteng banget, ucap sindi dan nala bersama'an, mengutarakan ke kaguman nya pada sosok yang menjadi suami bella,


''Sudah tampan kaya, siapa yang tidak mau aku juga mau. sela nita,


'' Tapi sayang keberuntungan ada di pihak gadis miskin itu, ucap nita lagi,


''Jangan seperti itu nit, ingat lah waktu itu, tuan lio marah besar ucap sandra mengingat kan,


''Iya aku tau. ucap nita ketus masih tidak bisa menerima bella kini menjadi istri bos nya,


''Sedang sindi dan nala juga sama. masih tak percaya bella kini menjelma menjadi orang kaya,


''Sedang sandra mengingat kembali pesan pak salim kepadanya untuk selalu berbuat baik maka kebaikan akan menghampirinya,


''itulah roda kehidupan memang selalu berputar, siapa nya menabur kebaikan maka ia akan menuai kebaikan, sebalik nya siapa yang menuai kejahatan itulah yang akan ia tuai


''Sandra sadar apa yang ia lakukan memang salah. dia tidak akan pernah menghina bella jika ia tau bella istri dari bos nya


''Sandra ini ucap sindi menyerah kan jus yang di pesan nya,,


''Terima kasih ya sin, ucap sandra,


''Bersambung