
''Maria mulai bekerja di perusaha'an lio, ia juga tinggal di perumahan yang sama dengan orang tua bella. mereka kembali ber tetangga,,
''sedang caca dan kevin sudah bisa bernafas lega, persiapan demi persiapan sudah rampung terlaksana, tinggal besok sehari lagi menjelang hari H,
''Bella sedang berada di salah satu salon ternama, bersama sahabat nya Kania, menemani caca yang sedang perawatan menjelang hari H besok,
''Cha, setelah menikah kalian Mau tinggal di mana, apa kamu ikut Kevin tinggal di apartemen nya, kasian ibu sama ayah cha,, ucap Bella,
''apa kak lio tidak cerita, tanya caca,
''Tidak,, memang nya ada apa, tanya bella,
''Kak lio merenovasi rumah kosong di sampai rumah ayah, rencananya di jadikan satu. supaya jadi lebih besar lagi dan lebih nyaman pastinya, jelas caca,
''Wah itu bagus, apa lagi kalau kalian sudah punya anak pastinya membutuh kan ruangan yang lebih luas, sela Kania,
''Suamiku sudah merencanakan semua, masa depan caca dan kevin, termasuk hunian nya, ya Allah terima kasih engkau telah memberikan ku suami yang begitu baik, batin bella seraya berdoa,
''Setelah dari salon ketika nya mendatangi restoran korea, mengisi perut yang telah lama keroncongan,
''Ketiga wanita cantik itu duduk dan mulai mesan makanan nya, tampak seorang pelayan datangj mengambil pesanan mereka,
''Tak berapa lama pesanan mereka sudah datang, ketika menikmati makanan nya dengan sedikit di canda dan Tawa.
''Tak berapa lama tampak nania dan diego memasuki restoran yang juga ingin makan siang,
''Kak Bell, seru nania
''Nania. diego kalian di sini, ucap bella,
''Diego kamu gak ke kantor tanya caca, heran melihat diego ada di mall yang jarak nya lumayan jauh dari kantor, jika hanya untuk makan siang,
''Ini aku sedang memantau pemeran yang ada di mal ini, jawab diego,
''Oh, iya aku lupa, ucap caca lagi.
''Mbak caca bukan nya besok hari H mbak caca, tanya nania,
''Iya ini ada waktu sedikit, aku gunakan untuk perawatan tadi, jawab caca,
''Kalian itu kapan, jangan hanya pacaran saja, segeralah menikah ella sama nola sudah, besok caca, setelah ini giliran kalian, ucap bella menasehati nania dan diego,
''kita sedang mempersiap kan pernikahan kita Kak, tidak lama lagi, ucap nania seraya tersenyum,
''Kak bel jangan lupa bilang sama kak lio, nanti hadiah pernikahan ku aku minta rumah ya, bukan hanya Kak nola saja aku juga Mau, ucap nania sambil nyengir,,
''Iya jangan kuatir, pilih saja yang mana, di bawah kan lagi ada promosi, itu diego kan lebih tau, ucap bella lagi,
''beneran ya, Kak bel, ya sudah kalau begitu aku mau makan siang dulu sudah lapar, ucap nania seraya meninggal kan meja Bella,
''Enak ya, jadi adik mu dan adik nya suamimu bel, hadiah pernikahan mintanya property. ucap Kania,
''Itulah Kania, suamiku sangat menyayangi adik adik nya, apa pun yang mereka minta pasti di kabul kan, ucap bella,
''Setelah selesai makan siang ketiga nya keluar dari restoran korea itu. baru beberapa langkah kaki Bella di hentikan dengan suara seseorang yang memanggil nya,
''Kamu Bella kan, tanya wanita itu, memandang Bella sinis,
''Iya benar, kamu siapa ya tanya bella, sedikit lupa dengan wanita di hadapan nya,
''Mentang mentang sudah kaya belagu lupa, Sandra memindai Bella dari atas ke bawah. melihat penampilan Bella seratus Delapan puluh derajat berbeda dengan Bella yang dulu,
''Aku beneran lupa, ma'af ucap bella seraya minta ma'af,
''Aku Sandra, teman sekolah kamu dulu, sudah ingat sekarang, ucap Sandra sinis,
''belagu pakai barang KW saja bangga, aku meski tidak memakai barang brendet tapi bajuku semua mahal, bukan barang pasar yang biasa nya ibumu beli itu, ucap Sandra lagi,
''Bella hanya diam menanggapi ucapan Sandra, tidak berubah dari dulu juga Seperti itu Sandra satu gengs dengan nita yang suka menghina Bella, karna bella siswa miskin di kelas nya dulu,
''Sandra melihat Bella dan juga dua wanita di samping bella, sangat modis dan berkelas, barang ketiga wanita di hadapan Sandra itu, semua bermerek dari atas ke bawah, caca juga sama, karna semenjak menjadi kekasih kevin pria itu, memanjakan caca dengan belanja barang barang bermerek, tidak kalah dari sang kakak,
''Kania tampak geram dengan ucapan wanita songong di depan nya itu,
''Heh, dengar jangan sembarangan bicara, kami tidak memakai barang KW, Kami bertiga punya ini, aku yakin kamu tau kan apa ini, pasti kamu tidak punya, ucap Kania telak, menunjuk kan blackcard nya, di hadapan Sandra,
''Sandra terdiam meski dia tidak pernah melihat seperti apa rupa blackcard, yang konon katanya itu kartu sakit orang kaya, mulai Sandra sedikit menciut, jika benar Bella punya kartu semalam itu,,,! itu artinya Bella orang kaya.
''Kania sudah lah tidak perlu menanggapi nya. bagi ku tidak penting, ucap bella sedikit menarik tangan Kania lalu pergi meninggal kan Sandra,,
''Bella, Kania dan juga caca, mengunjung pemeran, di bawah lobi mall itu, Bella melihat takjub, ministry rumah yang sedang di pemerkan itu adalah hasil tangan dingin suaminya,
''Sayang kamu di sini, suara Bariton lio mengagetkan Bella,
''Aku jalan jalan dengan Kania dan juga caca, jawab bella lembut,
''Jangan capek capek, harus ingat dengan ini, lio mengusap lembut perut rata Bella,
Kamu sudah makan tanya bella. lio menggeleng pelan
''kenapa tidak makan, tanya bella lagi,
''Percuma makan nanti aku muntah kan lagi, ucap lio seraya tersenyum,
''terus kalau tidak makan bagai mana, ucap bella kuatir,
''Tidak apa apa, yang penting kamu dan ini sudah makan, ucap lio lagi,
''Tak lama kemudian, Sandra datang dengan penampilan berbeda, kemeja putih rok sepan warna hitam dan juga rambut nya yang tadi tergerai kini di sanggul rapi, dan juga riasan sedikit tebal,
''Kania mengerut kan kening nya seraya menghampiri Sandra,
''Kamu kerja di sini, Sandra tampak kaget dengan Kania yang tiba tiba ada di hadapan nya,
''I..Iya. dengan terbata Sandra menjawab nya,
''Kamu tau memiliki perusaha'an, tempat kamu bekerja, tanya Kania,
''Ta..tau..! tuan wirayudha, ucap Sandra,
''Kamu tau yang mana tuan wirayudha, tanya Kania lagi,
''Yang itu, tunjuk Sandra, dan juga kaget melihat Bella berbincang hangat dengan pemilik perusaha'an tempat nya bekerja,
''Kamu tau siapa istri tuan wirayudha, tanya Kania lagi, Sandra menggeleng pelan, perasa'an nya mulai tak nyaman,,
''Kamu mau tau istri tuan wirayudha, perhati kan teman masa SMA mu dengan baik, ucap Kania lagi, Sandra hanya diam tidak menjawab, perlahan Kania memundurkan langkah nya menatap sinis Sandra, gadis yang tadi menghina istri bos nya, ternyata dia PSG yang bekerja di perusaha'an lio,,
''Sandra memperhatikan Bella tidak berkedip, tampak lio beberapa kali mengusap perut bella yang masih rata, lalu meletak kan tangan nya ke pinggang ramping Bella, menarik nya lembut mengikis jarak kedua nya, Bella tersenyum lembut melihat suaminya, perlahan lio mengecup kening Bella dengan penuh cinta,
''Sandra menutup mulut nya tak percaya, tadi dia sudah menghina istri bos nya, kakinya tiba tiba lemas seperti tidak kuat menopang berat tubuh nya.
''Kamu melihat apa kenapa sampai gemetaran seperti itu, seperti itu, bisik Kania seraya memberikan air mineral dalam botol ke tangan Sandra, tanpa kata Sandra menerima botol tersebut, sepertinya ia memang butuh minum sa'at ini, untuk membasahi tenggorok kan nya yang tiba tiba kering,
''Terimakasih, ucap Sandra
''Bersbung