BELLA

BELLA
lembaran baru



''Apa kabar maria hari ini, ibu muda itu sedang menurunkan putra sematawayang nya di depan sebuah sekolah, ia pun ikut turun Seperti biasa sebelum pergi bekerja, setelah berpamitan pada putra nya alif maria bergegas pergi,


'' Maria, terdengar suara memanggil nya maria menghentikan langkah nya. lalu menoleh ke Sumber suara,


''Clara, gumam maria,


''Rupanya Kamu masih mengingat ku, aku pikir kamu sudah lupa, aku ucap clara lagi.


''Spa yang Kamu.lakukan disini, tanya maria, penasaran


''Tentu saja menghantar putriku ke sekolah, apa lagi jawab Clara.


''Putri, gumam maria.


''Dia putriku nama nya clarissa, ucap Clara bangga,


''Kenapa kamu berada di sini, dan kenapa juga putriku sekolah disini tanya maria penasaran,


''Mungkin tujuan ku kesini, tinggal di kota kecil ini, untuk.mencari ketenangan, meninggal kan kehidupan kota besar dan masa lalu kelam tentunya, aku lebih suka tinggal di sini, jelas Clara,


''Maria terdiam ia merasakan.hal yang sama yang Clara rasakan, lebih tenang, setelah beberapa tahun menghabiskan hidup nya tinggal di sebuah pedesa'an,


''Maria mungkin putramu dan putriku, harus saling kenal, karna mungkin inilah takdir mereka yang tak ingin berjauhan antara satu sama lain, karna meraka sodara, tanpa kita sadari sekarang kita tinggal di kota yang sama, sekolah mereka juga sama, terang clara,


''Maksud mu apa. tanya maria tidak mengerti.


''Maksud ku ayah mereka adalah orang yang sama jadi putri ku dan putra mu adalah sodara.


''Vero, sela maria cepat.


''Clara mengaguk pelan,


''jika mereka tidak di pertemukan sekarang, takutnya mereka bertemu sa'at besar dan saling jatuh cinta. jelas Clara lagi.


''Kamu tentunya tidak ingin mengulang kesalahan yang sama kan, maria,,! ucap Clara lagi,


"Jika benar begitu aku setuju dengan mu, akan tetapi putraku hanya putraku, Dia tidak akan pernah memiliki ayah apa lagi ayah seperti Vero, putraku hanya memiliki ibu, ya itu aku,,! ucap maria,


"Maukah Kamu berteman dengan ku maria, demi putra putri kita ucap Clara, maria tampak mengaguk kali ini dia harus setuju, anak tetaplah anak anak yang tidak mengerti apa apa,


"mbak Clara sudah belum, alika sudah rewel Ini. seru aleta mereka adalah anak dan istri budi, orang yang berjasa membawa Clara keluar dari lumpur dosa, menjadi manusia yang lebih baik lagi waktu bukan yang terbaik,,


''Ini alamat ku, aku juga ada cafe di dekat sini, datang lah jika ada waktu, kita pertemuan putra putri kita, sebagai sodara, ucap Clara lagi. Maria mengaguk setuju,


tanpa keduanya tau ada sepasang mata mengintai mereka,


''Jadi putraku juga sekolah di sini, yang manna dia, ya tuhan bodoh nya aku, sampai tidak mengenal putraku sendiri, gumam Vero. Ya sepasabg mata itu adalah Vero, seminggu ini dia selalu mengintai Clara dan putrinya, karna putri Clara sudah mulai sekolah. tanpa tau ternyata putra maria juga sekolah di sekolah yang sama.


''Bodoh nya aku, yang lebih memilih dita, sedang dita wanita mandul yang tidak bisa punya anak, tampak beberapa kali Vero memukul setir mobil nya, menyesal kini, Dia tidak akan pernah bisa memperbaiki semuanya. karna begitu dalam luka yang ia torehkan kepada kedua ibu dari putra putrinya,


''Maria melajukan mobil nya meninggal kan sekolah putranya menuju tempat kerjanya.


''Sedang Clara, membawa mobil nya menuju rumah sakit untuk memriksakan putri aleta, balita dua tahun itu sejak tadi malam rewel suhu badan nya Sedikit naik,, sambil menunggu aleta memriksakan putrinya Clara melihat social medianya, Clara tersenyum melihat kebahagia'an mantan suaminya lio' meski mereka bukan pangangan suami istri pada umumnya tetap saja mereka pernah menikah,


''Mereka memang pasangan yang serasi, cocok antara satu sama lain, Bella gadis pelayan itu beruntung sekali nasib mu, Clara mengembang kan senyum nya,


''Hari ini, papa bebas dari penjara, gumam Clara, semoga kehidupan di penjara bisa merubah papa menjadi manusia yang lebih baik lagi, batin Clara,


''Mbak, aku sudah selesai kita pulang sekarang. ucap aleta mengagetkan Clara dari lamunan nya,


''Dokter bilang apa leta, tanya Clara,


''Cuman panas biasa mbak, ini sudah di kasi penurun panas, jelas aleta,


''Aku anter Kamu kerumah apa ke cafe, tanya Clara


''Ke cafe saja mbak, sekalian nanti mas budi jemput clarissa dan kita bisa pulang kerumah sama sama, mbak Clara mau keluar kan, ucap aleta,,


''Iya kamu benar, aku mau jemput papa, hari ini papa ku bebas dari penjara, jelas Clara,,


''Setelah mengantarkan aleta, ke cafe Clara bergegas pergi menuju rutan, hari ini hendro papa nya Clara bebas dari penjara, setelah lima tahun mendekam di penjara,


''Hampir satu jam Clara mengemudikan mobil nya, menuju rutan, begitu sampai rupanya hendro sudah menunggu putrinya itu di sebuah Warung,


''Hendro melihat putrinya itu turun dari mobil nya. lalu berjalan menghampiri Clara,,


''Cla, panggil hendro,


''Papa, Clara memeluk papa nya,


''Papa sudah tadi. ma'af Clara telat tadi ada urusan sedikit, ucap Clara


''Tidak apa apa nak, papa bisa menunggu, ucap hendro pelan lalu masuk kedalam mobil putrinya,


''Kamu sekarang tinggal di mana Cla, tanya hendro,,


''Clara tinggal Sedikit jauh dari sini pa,, Seperti yang Clara bilang waktu itu, Clara sudah memulai hidup yang baru, sekarang hidup Clara lebih bahagia, apa lagi dengan hadirnya seseorang yang yang selalu menyenangkan hidup Clara pa, ucap Clara di sela mengemudi mobil nya,


''Siapa apa kamu sudah menikah lagi. tanya hendro,, Clara menggeleng,,


''Nanti sampai rumah Clara akan kenal kan papa sama dia, ucap Clara lagi membuat hendro semakin penasaran,


''Clara menghentikan mobil nya di sebuah restoran,


''Pa kita makan dulu Clara sudah lapar, ucap Clara sembari memastikan mesin mo il nya.


''Clara dan papa nya, memasuki restoran yang tak begitu Ramai, untuk mengisi perut keduanya,


''Papa mau makan apa, tanya Clara, sembari membuka buku menu,


''Terserah Kamu saja yang persen, papa ikut, ucap hendro sembari. menutup baju menu,


''Hendro memperhatikan putrinya, sekarang tampak jauh berbeda sikap nya lebih tenang dan dewasa, terlebih lagi penampilan nya yang terkesan sederhana, seadanya namun masih terlihat modis dan cantik, jauh di banding Clara yang dulu,


''Pa, sebelum kita pulang kerumah, Clara mau bilang sama papa, sekarang kita, bukan kita yang dulu, Clara berharap kehidupan papa di penjara, bisa mengubah papa menjadi manusia yang lebih baik lagi, setiap manusia punya masa lalu, mari kita melupakan masa lalu kita tidak usah ada dendam lagi di hati papa, kita buka lembaran baru mulai sekarang, ucap clara,


''Papa akan coba nak, bantu papa menjalani semuanya, ucap hendro, pelan Clara tersenyum


''Pasti, ucap Clara lagi,


''Setelah ini papa mau kerja apa. tanya hendro,


''Jangan kuatir soal kerja'an pa, Clara masih menyimpan, beberapa aset papa, nanti kita bisa menjual nya untuk modal papa buka usaha,


usaha apa nanti kita pikirkan di rumah, ucap Clara lagi,


''Terimakasih nak Kamu masih mau menerima papa, ucap hendro pelan,,


gengss kita buat mereka semua Bahagia dulu satu persatu, conflik yang ringan ringan saja, sampai kita launching adik nya real, sebelum end


''Terimakasih salam hangat dari author


bersambung