
''Begitu malam tiba, lio membawa bella dan yang lain, makan malam, memilih berjalan kaki menikmati keindahan kota kuala Lumpur, do malam hari,,
''Wahh..! sayang benar yang kamu bilang tadi,, gedung ini tampak Indah di malam hari,, seru bella yang kagum melihat keindahan bangunan yang dilihat nya siang tadi melalui cedela kamar nya,,
''Kalian mau makan apa. tanya lio pada kevin dan caca,, cukup lama lio menunggu jawaban, tetapi tak kunjung mendapat kan nya.
''Lio' menoleh ke belakang, rupanya kevin dan caca jauh di belakang nya, dengan keponakan masing masing, Kevin yang bersendekap tangan dan bersandar di tiang, sedang caca sibuk mengabadikan gambarnya melalui camera poncel nya,
''Lio mendengus kesal melihat kevin yang berdiri mematung bersandar di tiang,
''Vin, cepat lah. teriak lio, Kevin dengan malas berjalan menghampiri sahabat nya itu,,
''Ini..ni. jalan sama istri, kamu pikir aku apa nyamuk..! kevin berjalan melewati lio, dengan menggrutu,,
''Kan ada caca, kamu bisa kan ngobrol sama dia. ucap lio sedikit merasa bersalah, memang sedari tadi dia mengabaikan keberada'an kevin,
''Gadis centil itu, malas..! jawab kevin sembari menunjuk caca yang focus dengan layar poncel nya,,
''Bella tertawa, melihat tingkah, Kevin yang sepertinya cemburu,
''Kamu mau jadi istri kedua suamiku vin, seru bella masih dengan tawanya,,
''Perasa'an aku yang pertama kenapa bisa jadi yang kedua, Kevin bicara dengan nada kesal nya,,
''Kalian berdua benar benar seperti suami istri tak terpisah, ucap bella lagi,,
''Hem, karna kevin yang menemaniku membangun semuanya dari nol, jawab lio pelan,,
''Ya sudah kamu temani dia aku biar sama caca'' Bella mendorong suaminya agar berjalan Ber iringan denga asisten nya kevin,,
''Seharus nya kamu belajar menerima caca, sebagai teman vin, aku juga kepingin merasakan namanya pacaran, kapan lagi kalau bukan sekarang, ucap lio sembari melirik kevin di samping nya,
''Kevin terdiam mendengar ucapan, lio' dia pikir ada benar nya.
''Tiba tiba, Kevin menarik tangan caca dengan paksa,
''Ehh..! pria kaku.. pria aneh, kamu menyakiti tangan ku, teriak caca berjalan sedikit berlari, mengikuti langkah lebar kevin,
''Lio mengeleng kan kepalanya.
''Kevin kenapa sih,, tanya bella heran,,
''Entah lah, ucap lio sembari mengakat kedua bahunya,, lalu dengan mesra merangkul pindah sang istri,,
'' Setelah makan malam, ke empat nya masih, menikmati suasana malam di kota kuala lumpur, di bawah menara twins towers, terdapat kolam yang ada air mancur nya,,
''Kamu tu norak sekali, sedari tadi tidak berhenti mengambil gambar, ucap kevin melihat caca sedari tadi tidak pernah lepas dengan camera poncel nya,,
''Apa'an sih, iri bilang bos, ucap caca sinis,,!
''Aku iri kamu bilang, Kevin menunjuk dirinya sendiri,,
''Kalau tidak iri apa lagi terus, sirik,, Kevin melotot tak percaya,,
''jangan galak galak pak, awas lho nanti jatuh cinta pada ku, ucap caca sembari menahan tawanya,
''gadis ini benar benar tidak ada takut takut nya dengan ku, grutu kevin kesal, lalu menatap lio dan istrinya seperti pasangan muda yang baru jadian,, Maklum ini memang kencan pertama mereka,
membuat kevin bertambah kesal,
''Dasar sial, kenapa aku harus terjebak dengan mereka sih, umpat kevin kesal,,
''Malam semakin menjelang Larut, mereka kembali ke condominium tempat mereka tinggal selama di negri jiran, lanjut esok hari mengexplor ke indahan kota KL di malam hari ,
''""""""""""""
Sang penerang kehidupan mulai menampak kan sinarnya nya,, menerobos masuk ke celah gorden yang tak tertutup sempurna,,
''Caca bangun terlebih dulu, untung tadi malam ia sempat mengajak kakak nya berbelanja mengisi sedikit kulkas dengan bahkan makanan, sehingga pagi ini ia bisa membuat sarapan untuk dirinya dan penghuni rumah lain nya,
''Cha kamu buat sarapan apa, tanya bella, sembari duduk di kursi meja makan,,
''Aku buat sarapan roti sandwich tuna telur, dan ini ada agilio tuna,, ucap caca seraya menyajikan hasil makanan nya,,
''Dari mana kamu bisa masak agilio ini cha, tanya bella lagi,
''Dari Google, bisik caca di telinga sang kakak,
''sudah ku duga, coba rasanya gimana, enak apa tidak, .Bella mengambil sedikit satu suap lalu memasukan kedalam mulut nya,,
''Ini enak sekali cha, rasanya pedes tapi enak,,
''Apa nya yang enak, lio keluar dari kamar nya menghampiri istri dan adik ipar nya, Bella segera membuat kopi untuk sang suami,,
''Tak lama kemudian kevin juga tampak menghampiri ketiganya di meja makan,,
''wiihh..! kelihatan nya enak, cha boleh dong buat kopi untuk ku,, ucap kevin lembut,
''Giliran nyuruh,, balok es ini bisa berkata lembut,, biasanya juga ketus.. dingin.. kaku.. jutek, grutu caca,,
''Pagi pagi tidak usah menggurutku cha, cantik nya bisa ilang,, Kevin berkata sembari melirik ke arah caca,,
''lio sudah selesai dengan sarapan nya lalu kembali ke kamar, di ikuti bella,,
'' Bel aku ada miting dengan klien, kamu tidak apa apa kan aku tinggal, caca akan menemanimu,, aku usahakan nanti secepat nya pulang,, kamu keluarkan jalan jalan, biar tidak bosan di rumah, ucap lio lembut,,
''Bella hanya mengaguk dan tersenyum,
''sa'at nya bella turun ke bawah menghantar kepergian suaminya.
''Mobil sudah siap vin, apa kita naik kereta api lagi, tanya lio sembari melirik ke arah kevin,
''Sudah beres, jangan kuatir, jawab kevin,
''yang mana Mobil nya vin, tanya lio lagi, karna ada dua mobil.di hadapan nya sa'at ini,
''Ini untuk kita,, yang ini aku juga sudah siap kan untuk nyanyo bos beserta sopir nya, jelas kevin lagi,,
''Good job,,?
"Selamat pagi tuan, perkenalkan name saye abu hasan, ucap Sopir yang bernama abu Hasan itu, dengan Bahasa dan logat melayu yang khas,,
"Bel ini, Mobil dan Supir kamu, namanya Hasan, dia siap membawa mu keliling kota ini, ucap lio pada bella,
"Selamat pagi cik puan" saye hasan, mulai sa'at ini saye driver cik puan'' dan saye siap membawa cik puan kemanapun cik puan nak pergi, ucap hasan ramah,, bella tersenyum lucu,,
''Bahasanya lucu, seperti Bahasa carton si kembar upin dan ipin, ucap bella sambil tersenyum,
''memang seharusnya nya seperti itu bel, karna kita sekarang berada di negara kedua Bocah botak itu,, jelas lio,, bella tampak mengaguk kan kepalanya,,
"terus gimana mau berkeliling aku tidak punya uang, bisik bella,
"Lio terkekeh mendengar biarkan istrinya.
"Aku sudah siap kan di laci nakas,, ambil lah semua buat kamu, ucap lio lagi,, bella mengaguk mengerti
''Terimakasih ucap bella pelan,,
''bersambung