BELLA

BELLA
diskusi



seperginya maria, kevin dan lio sedikit banyak bersukur karna mendapat bukti yang lumayan kuat untuk menjerat herdro,


''vin kita bicarakan ini sama daddy dan om adam secepatnya kita adakan pertemuan dan juga juna, ucap lio'


''iya,, menurutku juga seperti itu. yo'' kenapa tidak dari dulu wanita itu muncul dan membawa bukti ini, ucap kevin..


''sepertinya wanita itu menunggu terdesak baru menyerah kan bukti itu ke kita dan meminta perlindungan,, ucap lio' lagi


''kamu benar yo,, sepertinya wanita itu juga sudah tidak mementingkan uang, biasa nya wanita seperti itu akan meminta uang dalam jumblah yang sangat besar,, tapi kali ini dia hanya minta perlindungan, ucap kevin lagi,


''sepertinya ada keluarga yang harus dia lindungi vin, sebab itu dia sudah tidak mementingkan uang lagi,


dan vin kalau bisa hari ini, kita adakan pertemuan itu,, apa sebaiknya kita langsung saja datang ke kantor om adam, ucap lio' karna dia ingin segera lepas dari jerat clara dan papa nya,,


''baiklah kalau begitu kita segera berangkat kesana,, ucap kevin sambil beranjak dari duduk nya karna mengingat hari juga sudah semakin sore, lio dan kevin segera berangkat menuju kantor adam di perjalanan juga kevin terlihat menghubungi juna,, dan lio juga tetlihat sudah menghubungi daddy nya, untuk melakukan pertemuan itu, bertempat di rumah utama saja agar lebih aman tentunya,,


'tak berapa lama mobil lio' dan kevin' sudah sampai di lobi kantor adam, keduanya segera turun dari mobil nya kebetulan juna juga baru sampai,, mereka bertiga sama sama menaki lif menunuju ke ruangan adam,,


''tok..tok..


adam membuka pintu ruangan nya untuk menerim tamu yang tak lain adala ketiga putranya, meski kevin hanya sahabat lio' tapi semua nya sudah mengagap kevin keluarga nya,,


''masuk lah,, ucap adam mempersilah kan ketiga pria tampan itu,, untuk masuk keruangan nya, tanpa basa basi lio dan kevin langsung membicarakan mengenai video yang itu, adam dan juna selaku pengacara mesti tau apa yang harus di lakukan terhadp video yang itu,


'kalau kamu tidak keberatan kita buka kembali kasus lama, yo',, di mana wanita itu menjebak mu, dan kita juga harus melakukan jumpapers dengan media kita undang pihak media,, untuk membersih kan namamu,, ucap adam,


''terserah bagaimana baik nya, om' lio ikut saja, tapi apa tidak sebaik nya kita bicarakan ini dengan daddy,, ucap lio'


''oh..ya...! itu harus, sebelum kita bertindak uca adam lagi,


''kalau begitu apa om tidak keberatan jika kita kerumah daddy saja setelah ini, ucap lio lagi,


''kenapa masih tanya apa om keberatan yo' kalian semua putra om, ucap adam lagi,,


''kalu menurut juna sebaik nya kita berangkat sekarang pah'' nanti pulang nya biar tidak kemalaman,, ucap juna memberi saran,,


''kamu hubungi mama mu juna' biar mamamu tidak cemas menunggu kita,, ucap adam pada putranya juna, juna segera menghubungi mama nya setelah itu mereka semua segera berangkat menuju rumah utama keluarga wirayudha.. setelah empat puluhima menit kemudian tiga mobil mewah itu sudah memasuki halaman rumah keluarga wirayudha,,


'tampak ega menyambut kedatangan mereka di teras rumah, zahra yang baru keluar menghampiri suaminya terlihat heran dengan kedatanga mereka berempat sedang ega sudah tau tentang kedatangan mereka berempat,,


''dad'' mom'' sapa lio kepada kedua orang tuanya di susul kevin dan juna, di suwul adam paling terahir,,,


''ada apa, tanya zahra karna merasa heran kedatangan putranya bersama adam juga,,


''tidak ada apa apa, kita hanya akan berdiskusi sedikit dengan daddy, ucap lio lembut, zahra yang berglayut manja di lengan putranya itu pun hanya bisa tersenyum,


''lihat lah dad' jika kal lio sudah datang kita berdua pasti di lupakan, seru elo'' sa'at melihat mommy nya terus menempel pada kakak sulung nya itu,


''kalian berdua kan sudah bertemu setiap hari sedang kakak mu kan hanya sesekali ucap zahra lagi,,


''mommy masak apa nanti lio makan di sini saja,, ucap lio pada ibunya,,


''hari ini mommy sudah masak banyak sayang nanti semua bisa makan malam disini,, ucap zahra lagi,


''sayang tolong buat kan kami kopi, dan hantar langsung ke ruangan ku, ucap ega kepada istrinya,


''mereka menuju ruang kerja ega, untuk membicarakan tentang video itu dan bagaimana menghadapi clara dan papa nya yang pstinya mereka tidak akan tinggal diam,,


'tak berapa lama zahra datang dengn membawa lima cangkir kopi pesanan ega,,


''zahra melihat leptop yang masih menyala menpilkan video panas, tanpa melihat siapa pemain nya zahra


''kalian apa apa'an,, lang mas adam' bukan nya menasehati anak anak malah ikut lihat video beginian,, ucap zahra sambil suaranya nyaring mingking,


''sayang ini bukan yang seperti kamu pikirkan kita tidak sedang melihat ini,, ucap ega lembut


''kalau tidak sedang melihat lalu ini apa lang,,,? lio'' jelaskan sama mommy tadi bilang mau berdiskusi diskusi apa, tanya zahra,


''sayang lihat ini baik baik,, perlahan ega membawa zahra duduk di sampingnya lalu mengambil leptop tersebut dan memperlihatkan nya pada istrinya,


''lihat ini baik baik dan tonton lah sampai habis,, ucap ega zahra mengamati video itu lebih teliti,, ega mempercepat adegan panas itu sampai terlihat tubuh lemas putranya di bawa dua orang untuk menggantikan vero yang tidur dk samping clara waktu itu,, zahra menutup mulutnya tak percaya,,


''penjarakan orang orang ini lang,, aku tidak rela melihat mereka bebas begitu saja sedang putraku dan keluargaku sudah menanggung malu atas perbuatan mereka memfitnah putraku,, putraku tidak pernah melakukan seperti yang mereka tuduh kan, lio segera memeluk mommy nya yang menangis histeris dan berusaha menenangkan nya,,


''mommy tenang ya biar kita urus semuanya,, tidak bisa gegabah mengambil tindakan mereka orang orang licik jadi kita juga harus berhati hati,, ucap lio menenangkan zahra,,


''mas adam bantulah putraku, juna bantulah kakakmu membersihkan namanya,, ucap zahra sambil menahan tangisnya,,


''pasti tante tidak usah takut, ucap juna meyakinkan zahra,,


''aku sendiri yang akan turun tangan menghadapi kasus lio' nanti ra' kamu jangan kuatir, masalah hukum mereka tidak akan bisa lari lagi, yang kita takut kan hanya jika hendro meminta bantuan sahabatnya dan bertindak di luar kendali kita,, ucap adam lagi,


''aku serahkan semua pada mu lang dan mas adam, bantulah putraku menghadapi orang orang semacam clara dan papanya,, ucap zahra penuh permohonan,,


setelah diskusi panjang dengan sedikit drama dari zahra, lio kembali pulang ke rumah nya,, hatinya seperti sudah tidak sabar ingin melihat bella yang tertunduk sa'at bicara dengan nya, menanti kepulangan nya setiap hari,,


benar saja sa'at lio hendak membuka pintu rumah nya rupanya bella sudah membukanya dari dari dalam,,


''selamat malam tuan ucap bella sambil menunduk,, lio' hanya tersenyum tipis tidak menjawab ucapan bella,,


''tuan sudah makan, tanya bella lagi,


''sudah jawab lio' singkat,,


''tuan ma'af mengenai pembicara'an kita tadi agi bagai mana tanya bella sambil menunduk kan wajanya


''pbicara'an apa maksud mu, tanya lio pura pura tidak mengerti,,


''tentang perceraian kita,, ucap bella lagi, lio menghentikan langkah kakinya yang ingin menaiki tangga,,


''dengar lio mendekati bella, dan sedikit memajukan wajah nya mendekati bella.


''tatap mataku sa'at bicara padaku ucap lio sambil menatap bella tajam perlahan bella mengakat wajahnya dan menatap mata lio'',,


''perceraian ku dengan clara baru saja di proses, yang pastinya membutuh kan waktu yang cukup lama,, dan satu lagi aku tidak mungkin bercerai denganmu dalam waktu dekat, mungkin bisa sampai tahun depan, ucap lio lagi, hembusan nafas lio dapat bella rasakan karna jarak mereka cukup dekat,,


''jadi jangan tanyakan lagi tentang perceraia kita, ucap lio


sekarang tidurlah, tidak usah menyediakan air mandiku aku bisa sendiri,, ucap lio sambil berlslu pergi,


''jika sampai tahun depan ini pasti sudah besar dan pastinya aku sudah melahirkan batin bella sambil mengusap perutnya yang masih rata,,


''bel panggil tina sa'at melihat bella yang bengong, di depan tangga,


''tuan sudah makan tanya tina,,


''sudah mbak tuan bilang sudah makan,,


''ya sudah ayok cepat aku bantu mem bereskan ini supaya cepat selesai dan bisa istirahat, ucap tina lagi..


''iya terimakasih mbak,, ucap bella pelan,,



bersambung