BELLA

BELLA
nyonya wirayudha,



''Tuan terimakasih anda sudah menerima saya ucap bella pelan,


''Dengar bel, aku tidak akan mengulang lagi ucapan ku, ada tidak ada dirimu di rumah ini kamu tetap nyonya di rumah ini, tidak perlu berterima kasih, seperti yang ku bilang kita mulai semua dari awal kita jalani rumah tangga kita yang seharusnya, aku dan kamu adalah suami istri bukan pelayan dan majikan lagi, apa kamu mengerti nyonya wirayudha,,! lio berkata pelan dan lembut bella seperti biasa hanya diam mendengarkan dan menunduk kan pandangan nya,


"Tatap mataku sa'at kita bicara, perlahan lio mengakat dagu bella


lihat aku bel,, perlahan bella menatap manik mata suaminya,


'Lio tersenyum tipis masih sama tidak ada yang berubah, dari diri bella mata bulat itu, lio meniup mata bella cepat, membuat bella terkesiap dan mengerjap kan matanya,,,?


''Lalu lio tersenyum menatap putra nya dan melakukan hi five dengan kelima jarinya bersama putra nya real..!


''Sekarang real..dengerin papa. di bawah banyak orang yang menyayangi mu. ada oma opa, untie ella, nenek rima. dan masih banyak lagi. semua menyayangimu, menantikan kepulangan mu jangan takut dan malu lagi ya, apa kamu mau turun sekarang, papa temenin kamu berkenalan dengan mereka, real mengaguk dan tersenyum,


''Kamu mau ikut turun bel, apa di sini saja, tanya lio' sambil melirik bella,


''Aku ikut tuan, ucap bella pelan


''Jangan panggil aku tuan aku suamimu bukan tuan mu,


''Saya mau panggil tu... emm.


saya harus pangil apa,


''Terserah, sayang mungkin, honey bunie baby hubby, yang terpenting bukan tuan, lio berkata sambil menurun kan putra nya dari atas ranjang,


''Kita turun, lio mengandeng anak dan istrinya di sisi kiri dan kanan nya,, tampak jelas senyum bahagia menghiasi wajah tampan nya,


''Zahra melihat dan tersenyum, hatinya menghangat, bahagia senyum putranya sudah kembali, yang paling di nanti wajah kecil nan tampan, yang sedari tadi bersembunyi di balik pelukan sang ayah,,


''Oh..tampan sekali kamu, ella menyerobot mommy nya yang ingin menggendong cucu tampan nya,,


''Siapa namamu, pria tampan ella memangku keponakan nya sambil duduk di tangga, real diam tidak menjawab, lalu menatap sang papa, lio tampak mengaguk,


''Real, ucap nya pelan,


''Ril..! tanya ella lagi kurang jelas, real menatap kembali papa nya, seakan meminta bantuan atas pertanya'an untie nya,,


''The real wirayuda, ucap lio lantang. ella mengernyit kan keningnya menatap kakak ipar nya kenapa kakak ipar nya memberikan nama yang sedikit aneh menurut ella',


''Sedang bella yang di tatap ella seakan mengerti arti tatapan adik ipar nya segera memberi isarat dan menujuk suaminya,


''Jadi siapa yang memberi nama. tanya ella lagi..


''Aku..! jawab lio bangga,


''Kak lio tidak bercanda kan, tanya ella lagi semakin bingung,


''Kenapa memilih nama itu nak. zahra bertanya pelan,


''Biarlah nama itu selalu mengingatkan lio mom, dia lahir atas keserakahan kerakusan seseorang, dan juga kesalahan ku tentu nya, mungkin kehadiran nya tidak pernah kita ingin kan bahkan membayang kan nya saja tidak pernah terpikir, hidup terasing sejak lahir, dengan nama itu biar semua orang tau dalam dirinya nya mengalir darah wirayudha yang sesungguh nya, tidak akan ada yang bisa merubah itu,


''Zahra terdiam mendengar penuturan putranya, sejenak suasana menjadi hening,


''Kamu bukan kesalahan kamu anugrah terindah keluarga ini kamulah wirayuda kami, wirayudha sesungguh nya, ucap ella melanjut kan ucapan kakak nya,, sambil memeluk erat keponakan nya,


''Semua mengaguk setuju dengan ucapan ella'


'Zahra menepuk pelan pundak putra nya.


''Benar kata adik mu, putramu anugrah terindah keluarga ini, percayalah setiap masalah pasti ada hikmah nya,, dan kamu sudah memetik hikmah nya, lio tersenyum dan mengaguk,


''Lio mengernyitkan keningnya


''Mommy kapan membuat tempat ini dan mainan ini, lio tidak menyangka dalam waktu semalam ruangan kosong di bawah sudah menjadi arena bermain putra nya,


''Tadi malam, kami belanja mainan ini, setelah kak lio telgon, jawab ella cepat,


''Kalian belanja mainan sebanyak ini, dalam waktu semalam, lio masih tak percaya,


''Ini elo dan daddy mu yang belanja dan juga om rendi' diego, terang zahra,


''Aku dan mommy ke butik, sambung ella,


''Hati dan perasa'an bella menghangat putra banyak yang menyayangi nya,


''Kak..! bagai mana dengan keluarga bella tanya zahra pada putranya, sambil mperhatikan ella dan bella menemani real bermain melalui kaca besar,


''Mereka masih di sana mom, kevin akan mencarikan tempat tinggal untuk mereka terlebih dulu, sebelum aku dan bella menjemput nya. zahra tampak mengaguk,


''Selain itu masih banyak perkerja'an yang harus lio selesaikan, dari membuat akte untuk real dan dokumen penting lain nya, setelah itu aku dan bella akan mengadakan resepsi pernikahan kami, terang lio lagi,


''Itu harus, sambung zahra sembari tersenyum tipis, melihat cucu nya


tampak suka dan bersemangat dengan mainan barunya..


''Bahagia kan mereka nak, ucap zahra pandangan nya tak lepas dari cucu nya,,


''Apa mommy, meragukan ku, tanya lio'


''Mommy tidak meragukan mu, mommy tau putra mommy, bijaksana dalam membuat keputusan, mommy pernah berada di posisi bella, berkerja kesana kemari menghidupi diri sendiri sambil kuliah jadi mommy sangat mengerti kehidupan bella, terang zahra,,


''Mom lio akan ada pekerja'an di negara malaysia, mungkin lio sedikit lebih lama stay di sana, sedang di sini lio serah kan sama kevin, lio akan membawa bella dan real bersamaku, mungkin setelah pulang dari sana lio juga akan mendaftarkan bella kuliah, dan juga real ke sekolah,


''Itu bagus nanti biar mommy yang akan menemani putra mu di sekolah sementara istrimu kuliah. lio mengaguk,


''Terserah mommy, banyak.sekali rencana yang sudah tersusun rapi untuk kedepan nya, lio sudah memikirkan nya dengan sangat matang,


''Daddy di mana mom, tadi seperti ada, tanya lio yang tak melihat keberada'an daddy nya,,


''Daddy mu ke kantor sebentar nanti kesini lagi, ucap zahra'


''Nyonya, tuan muda makan siang sudah siap, ucap salah satu pelayan di rumah lio''


''Bibik masak apa buat cucuku. tanya zahra, takut jika bibik hanya masak untuk orang dewasa saja


''Untuk tuan muda kecil, bibik buat kan sup iga, ada ayam madu, zahra tersenyum pelayan di rumah putranya faham dan sangat mengerti,


''Baik lah bik kita akan makan sebentar lagi terimakasih ya bik..! ucap zahra ramah,,



happy family



*the real wirayudha


bersambung*