BELLA

BELLA
ke jahilan lio



''Bangun lah..ucap lio pelan,,


''Terimakasih, ucap kenzio seraya menerima uluran tangan lio..!


''Kamu tidak apa apa hans..! seru Ella tampak kuatir,


''Aku tidak apa apa, pinggang ku rada sakit, kenzio memegangi pinggang nya yang terasa sedikit nyeri,


''Duduk lah,, Ella membawa kekasih nya duduk di bangku taman,,?


''Baru juga segitu. udah KO..! lio berkata seraya mencebik kan bibir nya mengejek,,


''Sayang,,? Bella melotot ke arah suaminya,,


''Apa,,! sedari tadi kamu melotot terus, sudah berani sekarang, ya...! lio berkata sembari menghampiri istrinya dan tersenyum devil,,!


''Apa,,! berani disini nanti malam tidur sendiri, bella berkata santai tanpa rasa takut, lio tersenyum tipis mengetahui sisi lain dari istrinya itu,,


''Ini pegang jangan sampai jatuh, Bella memberikan benang layangan nya pada sang suami,


''Kamu mau kemana,, tanya lio mengerut kan kening nya,,


''Aku mau ambil minyak urut untuk kenzio'' bella berkata seraya akan melangkah kan kakinya


''Tidak usah. biarkan saja lio mencekal tangan Bella,


''Bella melepas cekalan suaminya,


''Kamu tu kenapa sih,, gak kasian sama Ella, kata Bella,,


''Biakan saja yang sakit si penjahat kel*mi* tu bukan Ella,, ucap lio cuek,,


''Kenzio mendengus kesal,, mendengar ucapam calon kakak iparnya itu,


''Biarkan saja kak Bell...! seru kenzio..!


''Mbak ani,,,! bisa tolong ambil kan minyak urut, Seru bella ketika melihat ani sedang lewat di dekat nya,,


''lio mendengus kesal istrinya ini masih berusaha ingin menolong kekasih adik nya,,


''perlahan lio melepas benang layangan nya al hasil layangan itu terbang semakin jauh dan menghilang,,


''Kenapa di lepas, itu punya anak nya,, Bella menatap geram suaminya,


''Ella dan kenzio saling pandang melihat kakak dan istrinya sedari tadi berdebat,


''sebentar tunggu di sini biar aku yang ambil kan minyak urut nya,, lio berkata sembari memasuki rumah nya,,


''Bik,, mana minyak nya,, tanya lio pada ani,


''Ini tuan muda,, ani memberikan kotak berisi beberapa jenis minyak urut,


''Kenapa ada banyak,, tanya lio tidak mengerti,,


''Iya..ini ada yang panas sedang ada yang panas banget,, ini juga ada koyok cabe,, jelas ani.


''Hah koyok cabe..gumam lio..!


''Iya ini panas tuan muda, jelas ani lagi,,


''Terus minyak yang paling panas yang mana , tanya lio dia punya rencana jahat,, sambil tersenyum penuh arti,,


''Ini..!


''Lio membawa minyak beserta koyok cabe tersebut,, lalu kembali menghampiri kenzio di taman,,


''Sini biar aku saja yang olesin minyak nya,, buka baju mu,, lio berkata sembari menjatuh kan bobot tubuh nya di samping kenzio,,


''Bel..? masuk jangan melihat punya orang, ucap lio posesiv,,


''Ella juga masuk belum waktunya. lio menyuruh adik dan istrinya pergi supaya tidak ada yang melihat aksinya,


''Setelah adik dan istrinya pergi lio mulai mengoles minyak ke aeluruh pinggang belakang kenzio dan menempelkan beberapa koyok cabe,,


''Sudah,, seru lio sambil menyimpan kembali minyak urut itu,,


''Siti bawa real masuk, sudah cukup main nya, lio berkata sembari berdiri hendak meninggal kan kenzio''


''Lio mengulurkan tangan nya, membantu kenzio bangun, tampak kenzio sedikit meringis menahan sakit di pinggang nya,


''Belum juga menikah, sudah encok, bagaimana kalau sudah menikah, ucap lio lagi,, sedari tadi dia terus mengejek calon adik iparnya itu,,


''Ini karna jatuh, lagian pernikahanku masih belum di tentukan tanggal nya, ini besok juga pasti sudah sembuh, jawab kenzio sedikit kesal,


''Apa,,! sudah di bantuin tidak bilang terimakasih, grutu lio juga kesal, lalu berjalan sedikit cepat meninggal kan kenzio yang masih menahan rasa sakit di pinggang nya,,


''Dasar, calon kakak ipar tak berahlak,, upat kesal kenzio


''Tidak usah mengumpat ku, ucap lio berbalik badan menatap nyalang calon adik iparnya itu,


''Bella menghampiri suaminya sedang ella membantu kekasih nya,


''Kenapa sih sedari tadi kayak anjing sama kucing, bella berkata sedikit kesal dengan suaminya,,


''Dia duluan, jawab lio cuek,, hampir setengah jam pinggang kenzio mulai terasa panas,


''Ini minyak apa kenapa rasanya panas sekali, seru kenzio sembari meringis menahan panas, lalu menatap calon kakak iparnya curiga,,


''Apa menatap ku, itu cuma minyak urut biasa, kebanyakan dosa itu, makanya rasanya panas, ucap lio dengan santai nya,,


''Kak..! Panggil ella, lio juga sebenarnya tidak tega melihat raut sendu di wajah sang adik,


''Tahan sebentar, itu memang terasa panas, tapi nantikan ecok mu cepat sembuh, lio berkata pelan tapi expresi di wajah nya tetap datar,


''Tapi ini panas sekali, kenzio tampak menggeliat raut wajah nya juga tampak memerah,, ella tampak kuatir dengan keada'an kekasih nya,,


''Bik rima apakah rasa panas akibat terkena minyak urut bisa di redam,, menggunakan es batu mungkit tanya Ella,


''Minyak urut yang mana tadi, masak iya sepanas itu, bik rima berkata dahinya mengerut penasaran,,


''Tadi tuan muda pakai yang ini, tujuk ani sama bik rima,


''Ini memang sedikit panas tapi tidak lah sepanas itu, biasanya bibik juga sering pakek, ini mah,,,! den zio lebay,, ucap bik rima tanpa tau banyak koyok cabe yang menempel di pinggang kenzio,,


"Iya memang,,! itu lebay,,! lio berkata menirukan ucapan bik rima,,


''Coba sini bibik lihat, seru bik rima perlahan bik rima menyibak kaos yang kenzio kenakan,


''Mata bik rima sedikit melebar kala melihat banyak nya, koyok yang menempel di pinggang kenzio,,,


''Pantesan panas ini kebanyakan koyok nya,, seru bik rima sembari mencoba melepas satu peesatu koyok yang menempel di pinggang kenzio,


''Sedang Ella dan Bella, menatap tajam, pria yang sedari tadi cuek tidak merasa bersalah,,


''Kakak sengaja,. seru ella,,


''Tidak akucuma membantu meredakan sakit di pinggang nya, elak lio masih percaya diri,,


''Kenapa jadi jail begini hah...! sengaja ya,, todong Bella dengan sirot matanya yang tajam, lio terdiam tidak bisa berkata, raut wajah bella tampak mode marah nya on,,


''Sweetheart,, a aku kan hanya mem bantu, ucap lio terbata


''Minta ma'af, titah Bella tegas,,


''Tidak bisa seperti itu Bell..tolsk lio tidak mau minta ma'af,,


''Aku tidak sedang main main dengan perkata'an ku tadi tuan wirayudha, malam ini tidur di luar. bisik bella pada suaminya,,


''Lio meneguk salivanya seret, bagai kerbau yang di cucuk hidung nya lio menurut meminta ma'af sama kenzio,,


''Semuanya sedang menahan senyum nya,, melihat tuan mudanya yang seakan kalah dengan gadis sederhana seperti bella, cinta memang menglah kan logika,,


''Ma'af aku tadi hanya membantumu, meredakan nyeri di pinggang mu, dan sedikit sengaja, lio berkata tanpa expresi,,


''Ini namanya bukan membantu tapi malah menyakiti,,, grutu zio kesal dengan wajah nya yang masam,


''sudah bibik sudah melepas semua, sebentar lagi panas nya pasti hilang,, ucap bik rima,


''Kenzio bernafas lega rasa panas di pinggang nya sudah berkurang,,


''Terimakasih ya bik,, ucap kenzio


'''bersambung!