
Karena melihat putrinya semakin histeris maka Ariana segera menotok di beberapa titik tubuh Cathy sehingga Cathy tertidur.
"Ma...."
"Just sleep...don't worry Fan, ambilkan baju pasien kering El" perintah Ariana lalu mengusir semua keluar untuk menggantikan baju Cathy.
Tetapi Yunfan tidak bisa pergi, tangan Cathy tetap menggenggam erat tangannya
"Kenapa ini basah?"
"Saat sampai di klinik, Caca segera ke kamar mandi dan menghidupkan shower dan menyabuni seluruh tubuhnya dan berteriak histeris kotor mam" ucap Yunfan lirih sambil menangis.
Setelah Cathy sudah berganti baju dengan yang kering, dan kasur rs sudah diganti yang baru, Ariana memanggil suaminya dan Khael masuk
"Ma Khael mau tes visum dulu"
"El...tidak usah memperpanjang masalah ini" ucap Abi
"Apa maksud papa?!!!Caca diperkosa paaa!!!El gak terima adik kesayangan El disakiti seperti ini...Bajingan itu harus dihukum!!"
"Kau pikir adikmu mampu melewati jalannya penyelidikan dan persidangan yang panjang???belum sorotan para media karena Caca public figure"bentak Abi
"Lihatlah kejiwaan adikmu sekarang ini, pada kasus perkosaan, si korban semakin terpuruk dan semakin membuatnya tertekan...terlebih nanti ucapan julid para pengacara dan masyarakat...papa gak mau itu terjadi terhadap putri papa"
"Benar kata papamu El...fokus kita sekarang mengobati luka batin Caca, mama melihat goncangan jiwanya sangat berat karena diperkosa oleh orang yang dicintainya" ucap Ariana sambil menahan emosi
"Lalu membiarkan Steve lolos?"
"Panggil Inder...biar dia urus perceraian Caca dan kita tarik semua saham di rs Steve, itulah hukuman dari kita" ucap Abi tegas
"Tapiii Paaa!!" ucap Khael masih belum terima keputusan papanya, tetapi Abi sudah memasang muka datarnya itu berarti keputusannya sudah tidak terbantahkan.
"Sayang...bersiaplah kita bawa Caca berobat di Belanda seperti kamu dulu" ucap Abi lalu menelpon Reno sahabatnya yang di Belanda untuk mendaftarkan di rs khusus kejiwaan terbaik di dunia, dahulu Ariana pun sembuh di rs tersebut (bisa dibaca di novel my Last Love)
"Baik mas, Yunfan kamu ikut yaah"
"Ya maah, jangan kuatir." jawab Yunfan
Setelah semua surat-surat beres, Abi bersama Ariana dan Yunfan membawa Caca berobat di Belanda, sedangkan urusan hukum di tangani oleh Inder di Indonesia.
.
.
.
.
.
Semua media di closed sama Onel dan Wibi, dan semua tentang Cathy sama sekali tidak terlacak, semua keluarga Cathy kecuali Onel dan Khael masih berada di Indonesia sedangkan yang lain ikut mendampingi Cathy di Belanda
Kondisi Stevepun juga sama dengan Cathy, Steve mencari keberadaan istrinya tetapi semua akses telah ditutup keluarga besar Abi membuat Steve stress.
Akhirnya Steve memberanikan diri menuju ke Jepang tepatnya Sapporo tempat keluarga Nakagawa berada, Steve mau menemui kakek paman Cathy tempat Cathy biasa tuju saat sedang sedih.
Tetapi sampai disana Steve hanya bisa bertemu Megumi Takagawa istri dari Nagato Nakagawa.
"Ikutlah denganku" tulis Megumi di kertas...yaa Megumi tuna wicara, jadi berkomunikasi menggunakan kertas dan bahasa isyarat.
Lalu Steve diajak ke halaman belakang sambil menatap kebun hijau asri dengan duduk bersila sambil minum teh, Megumi menulis
"Kamu mencari Caca?"
"Iya nyonya.."
"Caca sakit....kenapa sampai begini?"
"Saya yang bodoh, saya ingin meminta maaf dan bertemu dengannya nyonya, beritahu saya nyonya Caca dimana?
"Lebih baik kamu berhenti mencarinya, Caca lebih baik tanpamu...jangan sampai Nagato dan keluarga Nakagawa turun tangan, saat ini aku sudah bisa menenangkan suamiku, jangan membangunkan harimau Nakagawa Steve"
"Apa yang harus kulakukan nyonya supaya aku bisa dimaafkan Caca nyonya?aku tidak ingin menceraikan istriku...aku mohon nyonya"
"Tidak ada Steve, kamu sudah melakukan hal fatal...Caca kesayangan keluarga kita dan kamu telah membuatnya menderita dan sakit...maka lepaskan biarkan Caca bahagia meski aku yakin itu tidak bisa mengembalikan Caca yang dulu lagi"
"Pulanglah...lupakan Cathy mulailah hidup baru jangan menyakiti wanita lagi" tulis Megumi untuk terakhir kalinya lalu pergi meninggalkan Steve yang masih termenung dan terduduk lemas.
.
.
.
.
Tak terasa sudah 3bulan Cathy berada di Belanda, kondisi Cathy membaik saat Saru putri Inder datang, dengan kepolosan dan keceriaan nya membuat Cathy bisa tertawa dan mau bermain dengan Saru.
Hal ini membuat Ariana dan Abi sangat senang, dan sangat menyayangi Saru seperti cucu mereka sendiri.
Tetapi kebahagiaan itu hanya berlangsung sebentar karena kondisi Cathy tiba-tiba sering pingsan dan lemah, saat dibawa ke dokter ternyata Cathy mengandung dan sudah berjalan 2 bulan.
"Mas bagaimana ini?aku takut kehamilan ini membuat Cathy kembali kambuh" ujar Ariana cemas.
"Tadi mas sudah berbicara dengan dokter Piere, sebaiknya bayi ini digugurkan saja karena kalau tidak Cathy bisa makin parah depresinya"jelas Abi.
"Apakah nanti kita melanggar hukum mas?"tanya Ariana
"Baik disini maupun di Indonesia, mengijinkan aborsi jika menyangkut menyelamatkan hidup korban pemerkosaan sayang, aku tadi juga sudah bertanya dengan Inder"jawab Abi
"Syukurlah, tinggal kita carikan dokter yang bisa melakukan itu mas" ucap Ariana sedih
"Iya aku dan Reno akan mencarinya" ujar Abi
Tanpa mereka sadari Cathy mendengar pembicaraan papa dan mamanya, sambil mengusap air matanya
"Kamu sudah hadir di sini my little peanut?mama akan menjagamu sayang jangan kuatir yaah" ucap Cathy lirik sambil mengusap perutnya yang masih datar dengan lembut.
...***...
...TBC...
* Sekedar Info buat pembaca
Banyak kejadian di Indonesia korban pemerkosaan yang mengalami depresi dan trauma berkepanjangan semur hidup mereka.
Terlebih apabila menyebabkan kehamilan beberapa kasus bayi tersebut akan dibuang atau bayi tersebut akan mengalami siksaan saat mereka tumbuh besar dari ibunya maupun dari masyarakat sekitar, oleh karena itu pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-undang untuk mengijinkan Aborsi pada korban pemerkosaan di UU no 23 pasal 75 ayat 2 untuk melindungi bayi dan ibu korban pemerkosaan.