A Moment In The Past

A Moment In The Past
S2 Ep 1 Just Let Her Go



Sepulang dari kantor Cathy dibawa pergi oleh Inder ke villa keluarga Priharr di Bali, villa yang dibeli oleh Inder untuk Cathy saat Cathy sedang bersedih. Sebuah Villa di pinggir pantai di daerah Jimbaran.



"Istirahatlah Ca...kalau butuh apa-apa aku di ruanganku yah" ucap Inder.


"Makasih Inder....bisakah kamu urus perceraianku tanpa aku harus ke persidangan? berapapun biayanya aku bayar, asal perceraian ini bisa di percepat" ucap Cathy dengan tatapan penuh luka.



"Apakah kau yakin Ca...pikirkan baik-baik jangan sampai kamu menyesali hanya karena emosi semata" ucap Inder sambil menakup wajah Cathy dan Inder melihat keputus asaan di matanya.


"Aku yakin Inder, aku sudah capai....bantu aku Inder aku mohon" ucap Cathy pelan.


"Baiklah Ca....tapi janji yah ini terakhir Caca bersedih, setelah ini kembalilah menjadi Caca yang gembira dan kuat seperti biasa"


"Air matamu terlalu berharga untuk dirinya Ca!!dan kamu terlalu berharga untuk bajingan itu" ucap Inder sambil menautkan keningnya di kening Cathy.


"Terimakasih Inder....terimakasih" ucap Cathy dengan suara terisak.


"Apapun kulakukan asal kamu bahagia Ca, percayalah padaku" ucap Inder sambil mengecup bibir Cathy lembut penuh perasaan.


Kecupan Inder membuat Cathy terkejut dan melihat Inder.


"Maaa...maafkan aku Ca...aku lepas kontrol, maafkan aku" ucap Inder gugup.


Sambil tersenyum Cathy menjawab "Tidak apa Inder, ciuman pertama yang aku rasa sangat lembut dari seorang pria"ucap Cathy dengan muka merah.


Mendengar ucapan Cathy, Inder terkejut dan memandangnya dengan tatapan tidak percaya.


"Dia hanya mencium kasar saat memperkosaku dan menempelkan bibirnya saat pemberkatan di gereja saja" jawab Cathy sambil tersenyum miris.



Mendengar itu Inder langsung merengkuh tubuh ringkih Cathy dalam pelukannya.


"Segalanya akan baik-baik saja Ca...I promise!!


.


.


.


.


.


Diwaktu yang sama dikantor Steve, tampak Steve hancur sambil memandangi surat perceraian dari Cathy.


"Apa yang harus kuperbuat untuk membawamu kembali kepadaku Kat" ucap Steve sambil menangis dan menundukkan kepalanya.


Braaaak......pintu ruang Steve ditendang keras oleh dua orang pria berbadan besar dan diikuti seorang wanita yang masih terlihat cantik diusia matangnya, memakai baju putih tulang berjalan anggun dan duduk di hadapan Steve


...



"Maa....." ucap Steve lalu berdiri menyambut ibu mertuanya.


Plaaak....plaaaak Ariana menampar kedua pipi Steve dengan keras membuat Steve langsung duduk bersimpuh di depan Ariana.


"Kamu benar-benar membuat mama kecewa Steve, mama sudah bersabar untuk tidak menghajar kamu saat memperkosa Caca, tetapi gara-gara kamu Caca mengalami kecelakaan dan kehilangan anak kalian....bukannya kamu mendampinginya kamu malah sibuk di RS"


"Apakah sedikitpun tak ada rasa di dalam hatimu untuk putriku, apa salah putriku mencintaimu....bahkan dia berjuang sendiri melawan rasa trauma akibat kamu perkosa dan mengandung putramu dan Caca tetap tersenyum dan tidak menuntut kamu apa-apa" ucap Ariana ketus.


"Aku tidak pernah meninggalkan Cathy mah, dia yang mendorong Steve menjauh dan membenci Steve ma...tetapi Steve selalu memantau Cathy dari jauh"


"Steve paham kesalahan Steve sudah sangat menyakitkan Cathy, karena itu Steve membiarkan emosi Cathy mereda terlebih dahulu baru mulai mendekati Cathy secara perlahan dan menyakinkan bahwa Steve mencintainya Ma"


"Tetapi Cathy sudah tidak mau menerima Steve dan meminta cerai ma" jelas Steve sambil menunduk.


"Haaaaaaah!!!! mencintai....cuiiih!!! jangan membuat mama tertawa Steve" ucap Ariana dengan muka meremehkan.


"Iya ma, meski sangat terlambat menyadari nya, tapi Steve sudah yakin ma, Steve tidak mau menceraikan dan kehilangan istriku sekali lagi ma" ucap Steve tegas.


Ariana memegang tangan Steve..." Sudah seperti sekarang, apapun usahamu tidak akan bisa menggoyahkan. keputusan Caca...meskipun Caca tampak selalu lembut dan ceria, tetapi aslinya dia seperti mama keras kepala dan tidak akan mudah mengubah keputusan, apa kamu akan tetap mengejarnya kembali?"


"Iya mah, Steve akan tetap berusaha menunjukkan kesungguhan cinta Steve dan membuat Cathy mencintai Steve lagi" kata Steve tegas.


Ariana memegang tangan Steve untuk mendeteksi kebohongan dengan merasakan detak jantung Steve, dan Ariana tahu Steve tidak berbohong sama sekali.


"Kamu tahu Aku dan Caca dibesarkan dalam didikan keras untuk menentang adanya perceraian, maka kali ini mama beri kesempatan 1x lagi kepadamu, buatlah anakku bahagia dan cintailah dia dengan sepenuh hati"


"Tetapi jika kamu menyalahkan gunakan kepercayaan dari mama, maka jangan salahkan mama jika mama langsung menghukummu dengan tangan mama sendiri" ucap Ariana sambil menekan titik di tangan Steve.


"Aaaaaaargh....maaa sakiit" teriak Steve kesakitan.


"Ini sebagai peringatan saja, besok jika kamu membuat mama menyesal memberi kesempatan ini, maka rasa ini akan kamu rasakan di seluruh badanmu, sampai semua pembuluh darahmu pecah satu persatu" ucap Ariana dengan nada dingin membuat Steve bergidik ngeri lihat ibu mertuanya meskipun Ariana tetap tersenyum lembut. Bahkan Nobu dan Takada pengawal Ariana pun ngeri melihat nyonya mereka.


"Steve tidak akan mengecewakan mama, percayalah padaku ma, tetapi bagaimana dengan tuntutan perceraian Cathy ini ma...ini sudah masuk di pengadilan" tanya Steve.


"Cathy menginginkan surat cerai, dia akan dapatkan surat cerai...HANYA surat bukan perceraian sesungguhnya" ucap Ariana sambil meninggalkan Steve.


"Saat ini Let her go Steve, dia butuh waktu untuk bisa menata hidupnya, dan kamu mulai pikirkan cara untuk membuat putriku mencintaimu kembali" kata Ariana sambil keluar ruangan.


"Ya ma..terimakasih" ucap Steve meskipun bingung dengan perkataan ibu mertuanya, tetapi Steve mempercayakan segalanya kepada mama mertuanya.


...Hayooo pilih mana Inder atau Steve?????...


...***...


...TBC...


...Pembacaku tersayang, untuk novelku ini alurnya mundur yah, jadi jangan bingung yess😁...


...Terimakasih ya sudah berkenan membaca novel aku, jangan Lupa untuk LIKE.....LIKE.....LIKE......LIKEEE.....VOTE.....VOTE..& COMMENT NYA biar aku semangat berkarya😊😊...


...Gumapta🙏😘...