A Moment In The Past

A Moment In The Past
Episode 38 Bride Attack



Sampai di pasar, Karina mencari keberadaan Alif yang ternyata sudah menunggu Karina, saat melihat Karina dari kejauhan Alif sudah tersenyum lebar.


"Sudah lama ya Lif menunggunya?" tanya Karina


"Belum kok dokter, mari dokter ikuti saya" ajak Alif.


"Kamu jalan kaki? yuuks ikut dokter saja" ajak Karina sambil menarik tangan Alif.


Alif melihat tangan Karina yang putih bersih yang mau memegang tangan Alif yang hitam, kotor dan dekil, membuat Alif menunduk malu


"Dok..."ucap Alif pelan


"Ya lif" kata Karina lembut


"Tangan Alif kotor, nanti tangan dokter kotor" ucapan Alif sambil menarik tangannya.


"Kalau kotorkan bisa cuci tangan, yuuks buruan " kata Karina sambil tersenyum.


Ini kenalkan lif dengan teman dokter, ini mas Angga dan ini mas Willy, kalau suster Rini kemarin sudah ketemukan Lif?" kata Karina


"Dokter itu mukanya bikin Alif takut" kata Alif sambil menunjuk Willy.


"Maass iiih, Senyum kenapa sich..." ucapan Karina sambil mencubit pinggang Willy.


"Aaaaa www..sakit Rin...makanya jangan asal gandeng cowok" ujar Willy ketus.


"Yaelah mass...sama anak kecill iniih, masih cemburu juga!!!" ucap Karina sambil tepok jidat.


"Anak kecilnya cowok Rin" omel Willy sambil merucutkan bibirnya.


Sambil berjinjit Karina berbibisik "Tapikan ganteng mas, masih cemburu juga?"


Mencium aroma tubuh Strawberrynya Karina dalam jarak cukup dekat membuat jantung Willy berdetak kencang dan tersipu malu, hal ini membuat Angga dan Rini geleng-geleng.


Akhirnya mereka bersepeda bersama menuju tempat penampungan yang berada di pinggir sungai



Saat sampai, Karina dihadapkan pemandangan yang membuat Karina miris, bagaimana tidak ditempat tersebut banyak orang berkumpul dengan hanya memakai penutup kain dari sarung, kotor, banyak yang mengalami busung lapar, beberapa yang terkena penyakit kulit.


Kedatangan mereka disambut rombongan pria menakutkan


"Siapa yang kamu bawa Lif?!" ujar pria yang dituakan disitu.


"Mereka dokter Tuk, Alif meminta tolong untuk memeriksa kita" ucap Alif.


"Dasar anak bodoh, mana punya uang kita....kamu pikir dokter itu murah?" bentak Datuk Sinaro.


"Selamat pagi Datuk, perkenalkan saya Karina, ini Rini, ini mas Angga dan mas Willy kita dari rumah sakit, bolehkah kami memeriksa warga Datuk yang sakit, kami membawa banyak obat-obatan dan sedikit makanan"


"Kami tidak memungut biaya Datuk, ini tulus dari kami, mohon Datuk terima ya" ucap Karina lembut.


Datuk Sinaro memandang Karina remeh "Disini yang dokter siapa?" tanya Datuk ketus.


"Saya Tuk, mereka tenaga medis yang akan membantu saya"ucap Karina.


"Ciiih...dokter baru lulus pasti !! awas saja kalo warga ku jadi kelinci percobaan" ujar Datuk ketus.


"Sudah sana kamu priksa!!!


"Dan kalian jangan mencuri bawaan dr ini!!! bentak Datuk kepada beberapa orang yang mau menjarah barang bawaan rombongan Karina.


Karina dikawal ketat Willy, sedang Rini didempel Angga terus karena kuatir melihat para pria disana melihat Rini dan Karena seperti singa lapar.


Untung Karina sudah bisa menyesuaikan kondisi rakyat Indonesia di jaman ini, sehingga bisa tenang dalam mengobati, coba kalo waktu awal-awal kedatangan pasti sudah muntah-muntah.


Karina memulai meriksa anak-anak terlebih dahulu, beberapa anak yang mengalami busung lapar Karina pisahkan, Karina mulai menyuntikan suplemen vitamin, lalu mulai menginfus pasien.


"Pak adakah tiang-tiang untuk mencatolkan infus ini?"tanya Karina kepada bapak-bapak disitu.


"Tidak punya dokter, gimana jika saya pasangkan paku di tembok sehingga bisa buat cantolan?" ujar bapak-bapak tersebut.


"Boleh pak!!" jawab Ariana.


"Sus..tolong pasien yang sebelah sini di infus Saline "( Cairan saline adalah jenis cairan infus kristaloid yang paling banyak digunakan dalam perawatan medis. Cairan saline ada yang mengandung natrium klorida 0.9 persen dan natrium klorida 0.45 persen yang larut dalam air.Jenis cairan saline dengan natrium klorida 0.9% bertujuan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat muntah, diare, perdarahan, asidosis metabolik, dan syok. Selain itu, cairan infus saline juga berfungsi mengembalikan keseimbangan elektrolit, dan berfungsi sebagai cairan resusitasi).


Setelah memeriksa anak-anak Karina kemudian memeriksa wanita hamil, meskipun sebenarnya Karina bukanlah dr spesialis kandungan, tetapi di jaman ini seorang dokter harus bisa menguasai semua bidang, karena minimnya tenaga medis.


Karina memberikan obat penguat kandungan dan vitamin buat ibu dan anak, karena Karina miris melihat ibu-ibu hamil mengalami kekurangan gizi.


Setelah itu datanglah beberapa wanita yang menurut pak Sidiq mereka bekas Jugun Ianfu.


"Dook..bisakah memeriksa kami dan ada beberapa dari kami sakit" ucap seorang wanita yang kelihatannya pemimpin mereka.


"Baik mbak, mari saya periksa yang sudah tidak bisa kemari dulu ya" ucap Karina lalu beranjak mengikuti mbak Marni, sambil menggenggam tangan Willy erat karena melihat para wanita tersebut mulai menggoda Willy.


"Dokter periksa saja, masnya biar disini memeriksa kami" ucap para wanita tersebut.


"Maaf tetapi saya membutuhkan bantuan suami saya nanti saat mengangkat pasien" ujar Karina masih dengan muka tersenyum, membuat Willy bahagia karena untuk pertama kalinya Karina mengakui hubungan mereka.


"Loooh jadi ini pasangan suami istri too, tapi kalau layanan istri masnya kurang mantep, bisa lo datang ke kita" goda mereka.


"Hentikan jangan mengganggu suami bu dokter!!" bentak Marni membuat para wanita lainnya langsung menciut nyalinya.


"Maafkan mereka ya dok, mereka tidak tahu diri dan berkaca" ucap Marni.


"Tidak apa mbak Marni" ucap Karina lembut.


Saat melihat kondisi para pasien tersebut, Willy minta ijin tidak ikutan, karena pasien tersebut mengeluarkan bau tidak sedap.


Setelah memeriksa Karina menemui mbk Marni


"Mbak teman mbk Marni mengalami penyakit Gonorhoe dan sifilis, untuk mbk Sarji dan mbk Karni sudah terlalu parah, saya hanya menyuntikkan obat pereda sakit, sehingga pada saat waktunya tiba, mereka tidak merasakan kesakitan"


"Sedangkan Mbak Aroh, mohon maaf alat kelaminya sudah rusak sehingga pendarahan terus menerus, apalagi saya melihat sudah sering aborsi yang tidak benar, saya hanya bisa menghentikan pendarahan tersebut, tetapi kita juga hanya bisa pasrah kepada Tuhan." jelas Karina secara perlahan.


Sambil menghela nafasnya Marni berkata "Sedangkan Siti dan Surni bagaimana dokter?"


"Mbak Siti dan mbak Surni juga terkena penyakit itu, tetapi masih tahap awal, jadi masih bisa kita obati, asalkan mereka mau rutin minum obat dan berhenti tidak melayani pelanggan." ucap Karina.


Kemudian Karina memeriksa rombongan mbk Marni dan memberikan obat dan vitamin.


Tepat jam 12.00 siang mbk Marni dan pak Sidig memberikan kepada Karina, Rini, Willy dan Angga nasi jagung dan ubi rebus.


"Maaf ya dok, hanya ini yang kita punya semoga dokter mau makan" ucap Marni.


"Makasih ya mbak, tahu saja kita sudah kelaparan" ucap Karina yang lalu menyantap nasi jagung tersebut dengan lahap, diikuti Rini, Angga dan Willy, membuat Marni dan pak Sidig senang.


Setelah selesai makan tiba-tiba datang rombongan preman sambil berteriak


"Dimana yang namanya Karina Haah!!! kalau tidak keluar aku bunuh anak-anak ini!" teriak pria tambun yang kelihatannya kepala preman.


Willy dan Rangga langsung memasang badan dan menggeserkan tubuh Karina dan Rini dibelakang mereka.


"Mbak Marni saya minta bantuan mbak dan teman-teman mbak ketika saya beri aba-aba dengan melepaskan ikat rambut saya maka seranglah dengan rayuan keahlian mbak, lalu tendang torpedo mereka sekuatnya"


"Pak Sidig, saat melihat aba2 dari saya yang sama seperti tadi, lemparkan bola-bola ini kearah mereka, ini cairan bom racun pelumpuh tulang"


"Jangan kuatir kita semua yang sudah saya suntik tidak akan terkena, karena sudah ada anti racun"


"Dan tolong cari orang yang bisa cepat menuju ke rumah sakit berikan ini kepada dokter Kim"


"Minumlah ini mas dan suster Rini....it's show time" ucap Karina sambil mengeluarkan Smirk mengerikan.


.


.


....***...


... ...


...TBC...


...Para pembaca kesayangan minta tolong dong, yang sudah mau membaca novel aku minta di Like ya, sehingga novel aku bisa lolos kontrak ...


...Makasih banget ya sebelumnya🙏😘...


...Saranghae😍😍🌺🌺...