A Moment In The Past

A Moment In The Past
S2 Ep 13 New Life



KEMBALI KE MASA SEKARANG


"Sudah malam Ca....masuklah" ucap Inder dengan lembut.


"Harusnya saat itu aku tidak menyetujui menikah dengannya ya Inder"ucap Cathy sambil menatap kosong pemandangan pantai di malam hari.


"Maafkan aku Ca..saat itu aku merasa minder kamu yang masih murni, sedangkan aku sudah menghamili seorang wanita, dan sudah mempunyai anak" ucap Inder yang sangat menyesal karena sikap pengecutnya membuat Caca yang sedang mabuk, masuk ke dalam berita memeluk Steve dan tertangkap di apartemen Steve, sehingga untuk meredam berita buruk tentang Cathy maka di nikahkan nya Steve dengan Cathy.


"Caaa...." terdengar teriakan Yunfan yang berlari masuk.


"Kamu gak papa Ca...Inder meneleponku dan mengatakan semuanya"



"Fan hicks....sudah berakhir semuanya Fan" ucap Cathy sambil menangis tersedu-sedu.


"Stt.....jangan menangis dan ngomong lagi hemm" ucap Yunfan lembut sambil mengusap air mata Cathy di pipinya.


"Sakiit Fan ...aku sangat mencintainya Fan, aku pikir dengan adanya anak rumah tanggaku bisa diselamatkan tetapi nggak bisa"


"Stop Ca ....udah gak usah dibahas lagi" ucap Yunfan lalu memeluk Cathy erat yang membuat Cathy semakin keras menangis.


Inder yang melihat wanita yang dicintainya hancur kedua kalinya merasa ikut sakit, yang bisa dilakukannya hanya segera mengurus surat perceraian Cathy dan menemani Cathy memulai hidup barunya.


Setelah capai menangis, Cathy tertidur dalam pelukan Yunfan. Sejak dari kecil bila Cathy bersedih hanya Yunfan yang bisa menghibur Cathy, begitu juga sebaliknya.


Yunfan menggendong Cathy yang sedang tertidur untuk masuk ke dalam rumah, dan dibawanya masuk ke kamarnya.


Setelah membaringkan Cathy di kamarnya, Yunfan keluar dan menemukan Abi, Khael dan Annan sudah duduk di ruang tengah.


"Om besok rencana Yunfan bawa Caca ke Hongkong, kita akan tinggal dirumah Koko El dan Cik Gendhis"ijin Yunfan


"Bawalah Fan, biarkan Caca disana bersama kakaknya, terlebih disana ada dua cucuku pasti bisa membuat Caca kembali tersenyum." ucap Abi


"Inder percepat urusan perceraian Cathy, berapapun jumlahnya tidak masalah denganku" ucap Abi penuh kemarahan.


"Baik om, jangan kuatir serahkan semuanya pada Inder" jawab Inder tegas.


"Harusnya papa dulu lebih tegas, saat tahu Caca hamil dengan si bajingan setelah diperkosa, harusnya tidak kubiarkan kembali bersama bajingan itu" umpat Abi sangat menyesal.


"Pa..sudah sekarang yang lebih penting Cathy harus bisa melupakan semua itu dan mulai hidup barunya" ucap Khael.


"Khael apakah rs itu sudah kamu beli semua sahamnya?setelah kita beli pecatlah si bajingan itu dari rs" perintah Abi.


"Tenang pa, rs sudah menjadi milik keluarga kita"


"Pa...gak usah menghancurkan kak Steve, Annan melihat kak Steve juga hancur pah kehilangan putranya, terlebih sekarang istrinya pun menggugat cerai" ucap Annan pelan


"Biarkan dia hancur, dia sudah menghancurkan hidup putriku dua kali Nan...berhenti kamu membela bajingan itu, tidakkah kamu melihat kakakmu!" bentak Abi ke Annan.


Annan langsung terdiam, memang selama ini yang dekat dengan Steve hanya dirinya, sedangkan yang lain sudah tidak menyukai Steve terlebih Steve sudah memperkosa kak Cathy gadis ceria kebanggaan keluarga Sutedia sehingga sifat ceria Cathy menjadi pendiam.


.


.


.


.


.


2Years later


Turun dari pesawat tangan Cathy digenggam erat oleh Inder di sebelah kanan dan Saru di sebelah kiri


"Everything isi gonna be fine Ca" ucap Inder sambil mencium kening Cathy dengan lembut.


"Mom don't worry!" bujuk Saru sambil menunjukkan gigi kelincinya.


"Yess dear, ayo mama gendong!" ucap Cathy sambil mengangkat tubuh Sarasvati dan menciumi pipi gembul Saru.


"Mooom i' m big girl now!" omel Saru sambil tertawa kegelian.


"I know it dear, but mom to much loving you" ucap Cathy sambil tetap berjalan dan menciumi pipi Saru.


Saat sampai di depan pintu keluar bandara, sudah banyak wartawan yang mengambil foto rombongan Cathy


"Apakah benar anda akan menikah dengan pengacara Inder?"


"Kalian pasangan serasi"


Banyak sekali wartawan yang menyerbu pertanyaan ke pasangan Cathy dan Inder, tetapi Cathy dan Inder hanya berjalan dengan tersenyum dalam pengawalan Kento dan langsung masuk mobil dan melesat ke Rs tempat Opa Adhiaksa dirawat.


Dua tahun sudah Cathy meninggalkan Indonesia dan hidup di Hongkong dan ke berbagai negara sehingga namanya semakin terkenal.


Sebenarnya Cathy sudah tidak mau pulang ke Indonesia, tetapi karena mendapatkan telpon bahwa opanya kesehatannya menurun membuat Cathy harus pulang, karena Cathy tahu bahwa opa sangat menyesal karena dirinya Cathy harus menikah dengan Steve.


Saat sampai di rumah sakit tampak keluarga besar Sucipto dan Sutedja sudah berkumpul dan saling bercanda untuk menghimbur Opa nya.


"Hallo Opa ganteng" teriak Cathy sambil cengengesan.


"Dasar Cucu Sablenk...sini kamu" omel opa Adhiaksa lalu memeluk tubuh cucu kesayangannya


Mendengar ocehan Caca, semua langsung memukuli tubuh Caca


"Kamu tuch ya badan aja yang gede, aslinya bocah habiss....!!!" omel Yara dan Abi serentak.


"Hahaha dasar bocah gemblung kesayangan opa" ucap Adhiaksa sambil memeluk erat tubuh Caca.


"Inder...kamu tuuch ya harusnya mendidik Cathy jadi bener, bukannya tambah bandel gini" omel Yara.


"Hahaha oma, sudah bawaan orok dia bandel oma, susah dirubahnya" jawab Inder


"Yaaaa....Saruuu Daddy nakalin Mommy" rajuk Cathy ke Saru


"Haizzz....Daaad jangan bandel yaaa, ntar kalo Mommy diemin Daddy Saru lagi yang repot karena Daddy pasti mengurung diri di kamar sambil nangis!" ucapan Saru membuat muka Inder memerah karena malu.


"Saruuu....berani yaah membuat Daddy malu dihadapan om, tante dan opa oma yaa" omel Inder pura-pura marah membuat Saru lari terbirit-birit ke belakang oma Ariana sambil tertawa mengejek papanya, membuat semua tertawa.


Melihat itu semua membuat Adhiaksa sangat senang dan lega bahwa cucu kesayangannya sudah kembali ceria.


Malam harinya tampak Cathy membawa rangkaian bunga dan roti tart kecil dengan lilin kecil menghias roti tart tersebut, duduk di tepi jalan lalu menyalakan lilin tersebut lalu bernyanyi


...생일 축하합니다! 생일 축하합니다!...


...saeng-il chughahamnida! saeng-il chughahamnida!...


...Selamat ulang tahun! Selamat ulang tahun!...


...지구에서 우주에서 제일 사랑합니다!...


...jigueseo ujueseo jeil saranghamnida!...


...Di bumi di alam semesta, aku sangat mencintaimu!...


...꽃보다 더 곱게 별보다 더 밝게...


...kkochboda deo gobge byeolboda deo balg-ge...


...Lebih indah dari bunga, lebih terang dari bintang...


...사자보다 용감하게 Happy Birthday to You...


...sajaboda yong-gamhage Happy Birthday to You...


...Lebih berani dari singa. Happy birthday to You...


...생일 축하합니다! 생일 축하합니다!...


...saeng-il chughahamnida! saeng-il chughahamnida!...


...Selamat ulang tahun! Selamat ulang tahun!...


...꽃다운 내 친구야 굵고 길게 살아요...


...kkochdaun nae chinguya gulg-go gilge sar-ayo...


...Teman saya yang seperti bunga, jagalah hidup mu yang tebal dan dalam (panjang umur)...


...*...


...생일 축하합니다! 생일 축하합니다!...


...saeng-il chughahamnida! saeng-il chughahamnida!...


...Selamat ulang tahun! Selamat ulang tahun...


..."Happy birthday my little Peanut, maafkan mama ya sayang baru datang setelah dua tahun ini"...


"Apakah kamu sudah bahagia disana sayang?"ucap Cathy lirih sambil menatap ke langit dan meneteskan air matanya.


"Mama kangen kamu sayang, sungguh mama kangen kamu my little peanut" ucap Cathy sambil menangis dan memeluk kakinya.


Setelah puas menangis, Cathy beranjak berdiri dan berpamitan


"Bye sayang, mulai sekarang setiap tahun mama akan ke sini sayang, love you always" ucap Cathy dan berjalan pergi meninggalkan tart dan buket bunga tersebut di pinggir jalan tempat Cathy tertabrak mobil saat hamil 2tahun lalu.


Tanpa setau Cathy di seberang jalan tempat Cathy menangis tadi tampak Steve membawa roti tart kecil dan mobil-mobilan dan duduk di pinggir jalan


"Hallo my boy, happy birthday sayang" bisik lirih Steve.


"Do you see me from sky dear?papamu sangat menyedihkan right?" ucap Steve dengan suara sedih.


"Mamamu mau menikah lagi sayang, papa harus bagaimana? Bisakah kamu membantu papa sayang supaya mama tetap disamping papa?"


"Tapi itu tidak akan mungkin terjadi yaa, papa sudah begitu bodoh menyia-nyiakan dan menyakiti mamamu dan kamu sayang" ujar Steven sambil menangis tersedu.


Setelah lega menangis, Steve berdiri sambil menatap langit


"I love you my little peanut prince, see you next year sayang" ucap Steve lalu beranjak pergi sambil meninggalkan roti tart dan mobil-mobilan tadi.


...***...


...TBC...