
Sore harinya Cathy sampai dirumah, dan melihat mamanya di bantu para ART memasak berbagai masakan.
"Assalamualaikum ma..." sapa Cathy lalu mencium tangan Ariana
"Waalaikumsalam sayang, apa kamu baik-baik saja kok terlihat lesu, mana semangat mu, kan nanti dokter pujaannya mau datang" goda Ariana
"Cuman capek kok ma, Caca mandi dulu ya, nanti aku bantuin masaknya" ujar Cathy sambil tersenyum
"Mandi dan istirahat lah, semua sudah matang, nanti jam 6 bantuin menata di meja oke" ucap Ariana.
"Oke ma" jawab Cathy lalu beranjak naik ke atas, saat di tangga bertemu dengan Annan adik bungsu Cathy
"Kak baru pulang?"
"Iya kamu habis pertandingan?menang gak?"
"Cuman latihan kak, kakak istirahat kelihatan capek, ntar malam cuss Hongkong khan?
"Iya, ini mau mandi lalu bobok"
"Ok kak, kaak...jangan capek-capek nikmati hidup kak pacaran kek...kan banyak yang suka sama kakak"
"Iya...besok aku cari di Hongkong." jawab Cathy sambil nyengir.
Tepat jam 6 Cathy turun dan menata meja makan, karena mama dan papanya sedang menunaikan ibadah sholat.
"Loo sudah kamu tata Ca?" tanya Ariana
"Sudah ma, papa dan Annan dimana ma?"
"Baru minta ijin sama papa mau berhenti jadi atlet dan mau fokus kuliah"
"Bukankah cita-cita dia jadi atlet ma?" tanya Cathy heran.
Ting...tong
"Bukain sana Ca, pasti doktermu" suruh Ariana
"Ya ma"
"Haizz....kakak gaya pake mencet bel segala" omel Cathy melihat tingkah polah tengil Onel.
"Hahaha....Khael sudah datang?"
"Belum, kelihatannya masih otw tadi jam 1 operasi kak" jelas Cathy
"Ca dapat salam dari Wibi" ucap Onel sambil memeluk erat leher adiknya sambil masuk rumah.
"Kaaak...buset loe bau, mandi dulu sana Caca udah wangi ini" omel Cathy
Sambil melepas tangannya dari tubuh Cathy. "Haah beneran Ca, kakak bau???padahal aku sudah mandi di kantor" kata Onel sambil mengendus-endus tubuhnya.
"Hahaha tapi boong" teriak Caca sambil berlari mencari mamanya untuk berlindung.
"Woiiii Cacaaaaa dasar adik laknat!!!" umpat Onel sambil mengejar Cathy.
"Onel...Cacaa!!!!kalian tuuch yaa sudah gede masih aja lari-lari" teriak Abi yang berjalan bersama Annan yang tertawa melihat kedua kakaknya lari-larian.
...Abrisham Annan Sutedja (19thn) putra bungsu keluarga Sutedja....
Lionel Surya Sutedja Saudara kembar tidak identik Khael, pengusaha muda jenius di bidang IT bersama Wibisana Wynata.
Tanpa mereka sadari masuklah Khael yang ternyata datang bersama Steve.
"Assalamualaikum semua" sapa Khael
"Waalaikumsalam ....jawab mereka serentak.
"Mari masuk dok, maaf kekacauan keluarga saya ....silahkan duduk dulu saya mau mandi dulu" pamit Khael sambil melotot ke arah Cathy dan Onel
"Ya dokter Khael" jawab Steve lalu duduk fi kursi tamu.
"Malam dokter Steve, o ya ini kenalin kakak saya Onel dan Annan adik bungsu saya" sapa Cathy
"Aaah iya Cat, kenalkan saya Steve Emanuel Rumengkang" ucap ramah Steve.
"Dia pacarmu Ca?" tanya Onel kepo.
"Nggak kak, Caca yang bikin salah nanti Caca jelasin ke semua" jelas Caca sambil menunduk.
"Haizz kamu tuch Ca....maaf ya dok adik saya ini bandel" ucap Onel ke Steve
"Ooo aku pikir kakak gak jadi sama kak Inder" kata Annan
"Apaan sich dik, baik Inder dan dr Steve gak ada yang yang suka sama kakak..udah dech" ucap Cathy dengan muka kaku
Steve yang melihat Cathy tajam, wajah Cathy yang malam ini terlihat sangat cantik tanpa make up memakai gaun putih dari siffon dengan rambut diekor kuda.
"Looo dr Steve sudah datang...apa kabar dok?" sapa ramah Ariana.
"Baik nyonya,tuan dan nyonya sehatkan? ini ada deserts nyonya" jawab Steve
"Jangan panggil nyonya Dok, panggil mama aja sama seperti mereka, waalah kok repot-repot Steve, yang suka Tiramisu ini Caca" ucap Ariana ramah
"Ayo langsung makan saja, sudah siap semua" ajak Ariana.
"Assalamualaikum tantee" teriak Yunfan yang tiba-tiba datang lalu mencium tangan Ariana.
"Waalaikumsalam wr wb Yunfan, bukannya pesawat masih nanti jm 10, kok sudah jemput Caca?" tanya Ariana.
"Minta makan dulu tan hehehe" jawab Yunfan sambil nyengir
" Dasar kamu Fan!!" jawab Ariana sambil Menggandeng Yunfan.
"Assalamualaikum om(tuan)!" sapa Steve dan Yunfan bersamaan.
"Waalaikumsalam salam, duduklah kalian" jawab Abi yang sudah duduk di meja makan.
Steve melihat di meja makan tampak menu makanan ala Sunda, lalu duduk di samping Cathy sebelah kiri, sedangkan sebelah kanan Yunfan.
"Itu yang dibungkus, nasi merah bakar, mau diambilin Caca?" tanya Cathy.
"Boleh" jawab Steve sambil mengangguk
"Mau pake lauk apa?ikan apa ayam?" tanya Cathy.
"Ikan dan lalapan Cat"
Cathy mengambilkan makanan, dan dengan telaten, membukakan bungkus nasinya.
"Ca...aku ambilkan juga dong" rajuk Yunfan sambil nyengir.
Dengan menghela nafas Cathy mengambilkan buat Yunfan.
"Ca suapin dong"
Pleeeetaaaak.....
"Aduuuduuuh oom....sakit" ucap Yunfan sambil meringis
"Kamu tuch yaa dari kecil sampe besar manja banget sich sama anakku" omel Abi.
"Manja sama calon bini ini om, gak apa dong om" ujar Yunfan songong.
"Uuhuuuk..."
"Minumlah" ucap Cathy sambil menyodorkan minuman ke Steve.
"Calon bini...siapa yang kasih restu padamu fan, pacar tiap hari gonta ganti kaya minum obat gitu" omel Abi sambil melotot ke Yunfan.
Abi, Ariana dan Khael memperhatikan Cathy malam ini meski mulut selalu tersenyum tetapi sinar matanya malam ini tampak berbeda, hal itu juga diketahui Yunfan makanya dia membuat tingkah konyol supaya suasana tidak canggung.
Setelah selesai makan, mereka berpindah ke ruang keluarga.
"Pa ...Ma...ada yang mau Cathy katakan" ucap Cathy.
Steve melihat Cathy, langsung menarik tangan Cathy
"Tuan dan nyonya saya minta ijin untuk mengajak Cathy memulai hubungan serius" ucap Steve serius.
"Ooom jangan memperkeruh keadaan, semua ini salah paham pa ma, diantara kita tidak ada hubungan apa-apa dan tidak akan pernah ada hubungan apa-apa " ujar Cathy
"Cat...itu tidak salah paham, aku mau kita mulai menjalin hubungan" ujar Steve.
"Apa om mencintai Caca seperti om mencintai dr Karina?"tanya Karina sambil menatap tajam Steve yang langsung terbungkam.
"Haaah...tidak bisakan?jadi nggak usah ngomong kosong om, Caca tidak mau berhubungan dengan pria dimana hatinya bukan milik Caca" ucap Caca tegas sambil menatap Steve dengan mata terluka.
Abi melihat putrinya yang sangat berprinsip, meskipun terlihat Cathy terluka meski ditutup rapat oleh Cathy.
"Assalamualaikum ...." terdengar suara cempreng Kenny akan Onah manajer Cathy menyelamatkan suasana awkward
"Malam om...tante " ucap Kenny sambil mencium tangan Abi dan Ariana.
"Mau jemput Caca Ken?"tanya Ariana
"Iya tan, Jah you ready?" tanya Kenny ke Cathy.
"Udah Nah, gue ganti baju dulu ya!" jawab Cathy lalu beranjak keatas
Saat Cathy ke atas Abi dan Ariana mengajak bicara Steven
"Dok....Cathy adalah putri bungsu kesayangan keluarga kami, dia gadis yang sangat kuat dan tegar, bukan gadis yang mudah kamu permainkan" ucap Ariana
"Jadi jauhi anakku sekarang dok, tetapi jika kamu benar-benar mencintainya berjuanglah meski bakalan susah karena Inder sudah duluan ada di hati Cathy, meski mereka berpisah tetapi tidak menutup kemungkinan mereka bersama kembali" ucap Abi
"Ya tuan, Steve akan berusaha, karena hari sudah malam Steve ijin pulang fan terimakasih atas sajiannya malam ini." ucapan Steve lalu beranjak keluar rumah.
Saat di depan pintu , tampak Khael sedang duduk di depan mobil Steve.
"Anda mau pulang dok?" tanya Khael dengan nada dingin terapi tetap tersenyum.
"Iya dokter Khael, anda mau pergi juga?"
"Iya mengantar Caca ke bandara, o ya dok...."
"Aku tidak tahu apa yang terjadi hari ini, tetapi tampak Caca sangat terluka...sooo jauhi adikku jangan pernah berani menampilkan wajahmu lagi, ini peringatan dari aku jangan sampai Onel, papa, mama dan Koko El turun tangan" ujar Khael ketus lalu meninggalkan Steve yang masih terdiam.
Saat di mobil, Steve memukul kemudian mobilnya berkali-kali, lalu memandang sekotak cincin yang dikeluarkan dari saku jaketnya.
"Rin...penggantimu ini sangat susah didapat, haruskah aku melupakanmu sayang?" ucap Steve lirih lalu melihat cincin pernikahannya dengan Karina yang masih melingkar di jarinya.
...***...
...TBC...
...Maaf ya kemarin belum sempat Up, karena beberapa hari suamiku agak gak enak badannya...
...Semoga kalian masih suka ya sama novelku ini, yang masih suka cerita Time travel ada novelku yang besok pagi aku rilis ya mohon dukungan nya πβΊπ...
...Gumapta ππ...
Apakah kalian tahu Nyai itu apa?...
Yess Nyai adalah seorang gadis Indonesia yang dijadikan Gundik (istri simpanan)orang Belanda, yang tidak hanya melayani semua kebutuhan orang Belanda termasuk sebagai penghangat di ranjang mereka.
Lalu bagaimana ya nasib Raras yang seorang dokter angkatan darat TNI dari tahun modern yang tidak sengaja terjatuh di sumur yang ternyata pintu dimensi waktu itu harus menjadi Nyai seorang tentara Belanda ?
Bisakah Raras pulang ke masa depan dan terlepas dari tangan tentara Belanda tersebut yang sangat posesif terhadapnya? dan bagaimana perjuangannya dimasa itu dimana kaum wanita sangat tidak berharga?
Penasarankan? yuuks pantengin karya-karyaku lainnya juga yaππ
My Last Love~ ini perjuangan Kennard Abimanyu Sutedja yang lumpuh memperjuangkan cintanya kepada Mariana Chandra perawat mungilnya ( ini papa dan mamanya Cathy gaessπ)
Madam Yakuza~ disini menceritakan perjuangan seorang putri Yakuza Nakagawa bernama Yara Nakagawa yang diungsikan ke Indonesia dan di nikahkan dengan seorang Pengacara terkenal di Indonesia, supaya tidak terbunuh di Jepang, Yara harus berjuang melindungi adik tirinya yang berhasil dia sembunyikan sebagai penerus Yakuza kelak.
Bisakah Yara muda menjadi seorang madam Yakuza termuda untuk bertahan hidup meskipun taruhannya kebahagiaan dirinya bersama suaminya dan melindungi bayi yang masih dalam kandungannya?
Yara Nakagawa adalah Oma kesayangan Cathy π