A Moment In The Past

A Moment In The Past
S2 Ep 9 Takdir Apakah Ini?



"Cacaa.....makasiiih yaah kamu mau datang" teriak heboh si pengantin gesrek Arnetta sahabat kecil tetangga Cathy waktu di Belanda.


"Selamat yah Net dan mas Harsa, akhirnya sahabatku nikah juga dengan mas Harsa" ucap Cathy sambil memeluk Arnetta dan Harsa


"Hahaha dasar loe Ca, makasih ya loe mau datang" ucap Harsa sambil tersenyum.


"Elo makin cantik Ca, ayo buruan nyusul" puji Arnetta melihat penampilan Cathy yang malam ini memakai gaun panjang sederhana berwarna cream bertabur mutiara dan renda, dengan rambut terurai dan memakai make up natural membuat wajah Cathy semakin glowing dan cantik.


"Haiz, gue masih muda Net...belum pingin nikah" ujar Cathy sambil mengerling genit


"Halah mudaan 2tahun aja...gaya loe Ca" omelin Arnetta sambil merucutkan mulutnya.


"Gue iyain aja dech hahaha, betewe Elo request lagu apa Net?"


"When i look at you dan lainnya terserah elo dech, gue percaya elo" jawab Arnetta


"Siap bosque" jawab Cathy sambil memberi hormat ala tentara.


Kemudian Cathy langsung naik ke panggung dan bermain piano


"Selamat malam semuanya, terima kasih Arnetta dan mas Harsa sudah memberi kehormatan untuk bisa menyanyi disini, this song specially for you Net" ucap Cathy lalu mulai bermain piano dan mulailah terdengar suara Cathy yang lembut membuat semua tamu terpesona dengan suara Cathy menyanyikan When i look at you.


Tak berhenti di situ, Cathy lanjut bernyanyi lagu My everything diiringi permainan gitar pemain band


...Cruising when the sun goes down...


...Across the sea...


...Searching for something inside of me...


...I would find all the lost pieces...


...Hardly feel, deep and real...


...I was blind, and now I see...


...Hey, yeah, yeah, you're the one...


...Hey, yeah, yeah, you're the one...


...Hey, yeah, yeah, 'cause I can't live without you...


...Take me to your place...


...Where our hearts belong together...


...I will follow you...


...You're the reason that I breathe, oh...


...I'll come running to you...


...Fill me with your love forever...


...Promise you one thing...


...'Cause I will never let you go...


...'Cause you are my everything...


...Look, da-da-da, yeah...


...Ooh, cruising when the sun goes down...


...Across the sea...


...Searching for something inside of me...


...I would find all the lost pieces...


...Hardly feel, deep and real...


...I was blinded, now I see…...



Tanpa Cathy ada sepasang mata menatap Cathy, penuh kerinduan setelah satu bulan menghilang.


Setelah 4lagu selesai dibawakan, Cathy turun dari panggung dan menyapa om Randi dan tante mayang orangtua Arnetta.


"Selamat ya tante Mayang dan om Randi" ucap Cathy ceria sambil mencium Mayang dan Randi


"Makasih ya Ca....kamu yaah sudah jadi dokter dan artis terkenal masih kaya kancil" ucap Mayang gemas sambil memeluk Cathy.


"Hihihi susah tante merubah kebiasaan apalagi di depan om dan tante" rajuk manja Cathy


"Hahaha dasar anak Abi, tadi pagi papa dan mamamu datang di ijab" ucap Randi.


"Iya oom, maaf ya Caca baru sampe ini sore langsung cuzz kesini"


"Iya ndak apa Ca, suaramu benar-benar indah,makasih ya Ca sudah mau bernyanyi disini"


"Woiii Ca...elo belum sungkem ke abangmu yang ganteng ini" ucap suara bass dari belakang Cathy sambil menaruh tangan besarnya di bahu Cathy, membuat Cathy meringis.


"Hahaha gak bakal dimarahi Ca, niich bini gue disampingku"


"Kak Rahma...apa kabar" teriak heboh Cathy dan langsung memeluk Rahma


"Kabar baik Ca...makin cantik aja loe Ca" jawab Rahma


"Hehehe kalo cantik mah sudah sejak dulu atuh kak" ucap Cathy narsis.


"Halaah cantik-cantik masih jomblokan? bener ga kata abang" ejek Gattan yang langsung dihadiahi pukulan di bahu sama Cathy dan cubitan dari Rahma membuat Gattan meringis.


"Abaaang tuch yaaa kagak inget, dulu siapa coba yang jodohin ama kak Rahma...coba kalo gak..Caca yakin ampe sekarang posisi kita sama" gerutu Cathy.


Setelah selesai menyapa keluarga Arnetta dan Harsa, Cathy mencari makan.


"Lama gak ketemu Ca, makin cantik kamu Ca" sapa seorang pria muda yang tiba-tiba sudah disamping Cathy.


Cathy yang terkejut langsung memasang muka marah melihat siapa yang menyapanya, lalu beranjak pergi meninggalkan pria tersebut, tetapi sayang tangan Cathy sudah terpegang tangan Pria tersebut.


"Lepaskan tangan elo yang menjijikan itu Ndi" ucap Cathy ketus.


"Mana bodyguardmu yang sok kecakepan itu Ca?kasihan kamu Ca didepak sama plaboy Yunfan kan, makanya dengerin apa kataku untuk jadi bini gue aja ngeyel sich"


"Udah selesai ngomongnya Ndi?sayang sekali gue gak di depak Yunfan karena kita tidak pernah ada hubungan dan misalpun gue di depak Yunfan gue juga ogah jadi bini seorang pria brengsek macam loe Andi Hendrawan terhormat" ucap Cathy angkuh.


"Lihat ini baek-baek ni Ndi, gue dah punya tunangan " ucap Cathy ketus sambil menunjukan cincin (cincin dari papa Abi sebenarnya hihihi)


"Punya tunangan kok datang sendiri, udah dech Ca elo gak usah bohongin gue" ujar Andi sambil menatap Cathy dengan muka mengejek.


"Eeeh sapa bilang gue sendirian, gue sama tunangan gue...kalo gak percaya ikutin gue" ucap Cathy langsung berjalan meninggalkan Andi sambil merapalkan doa supaya nemuin cowok yang bisa diajak pura-pura.


"Kalo elo boong, gue langsung lamar kamu Ca" ancam Andi.


"Just in your imagination Ndi" umpat Caca mulai agak panik meski dia tutupi dengan memasang muka datar.


Tiba-tiba tampak di depan pintu yang membatasi ruang khusus keluarga dan tamu tampak seorang pria matang, yang sejak pertama pertemuan membuat jantung Cathy berdetak keras sedang berdiri dengan menggunakan jas berwarna hitam dengan memakai kacamata melengkapi penampilan pria tersebut makin tampan



Saat menatap Steve, Steve pun melihat Cathy dan dengan tersenyum mendatangi Cathy yang masih terpaku menatap Steve


"Ca...kok malah bengong sich mana atuh tunangan elo" ucap Andi sambil menepuk bahu Cathy yang malah tiba-tiba bengong.


"Oooo eeeh iya, itu..." ucap Cathy yang tersadar dan langsung menyambut Steve.


"Sayaang sudah ngobrolnya?sudah makan?" sapa Cathy lalu membelai pipi Steve lalu berjinjit dan mendekatkan ke telinga Steve


"Om bantuin Caca yah please"bisik Caca membuat jantung Steve langsung berhenti berdetak karena posisi Cathy sangat dekat sampai aroma mint dari nafas Cathy dan aroma vanilla dari tubuh Cathypun sudah menyeruak di hidung Steve.


Andi yang berada dibelakang Caca melihat seperti Caca sedang mencium pria yang barusan datang, terlebih tangan pria tersebut langsung merengkuh pinggang Cathy, membuatnya jengah.


"Andi kenalin tunanganku dr Steve Emanuelle Rumengkang, dan sayang ini Andi Hendrawan dulu pernah satu sekolah" ucap manja Cathy yang masih memeluk tubuh Steve.


Sambil menjabat tangan Steve "Oooh seleramu om-om makanya gak mau sama yang muda ganteng kaya aku ini" ucap nyinyir Andi.


"Yaah meski om-om tunanganku ini hot banget sich, tidak hanya mukanya saja melainkan ....you know what i mean right?"


"Sedangkan loe meski masih muda tetapi cuman bertahan 3menit saja kan!" ejek Cathy.


Dengan muka memerah "Sok tahu loe, mau nyobain aku buat kamu gak bisa jalan baru tau rasa"


"Apa kamu lupa Ndi profesiku adalah dr Oriental dari denyut nadimu di tangan dengan mudah aku tahu apa penyakitmu" ucap Cathy jumawa membuat Andi memerah langsung meninggalkan Cathy dan Steve.


"Yesss...makasih ya om" ucap Cathy lalu mau beranjak pergi tetapi tangan Steve tetap memeluk pinggang Cathy.


"Eeh om, ini tangannya sudah bisa dilepas kok" ucap Cathy gugup terlebih Steve memandang Cathy tak berkedip.


"Bisa dijelaskan tunanganku tersayang, ada apa ini?lalu bagaimana kamu bisa buat seorang penjahat kelamin seperti Andi Hendrawan mengejarmu" tanya Steve yang semakin mengeratkan pelukannya sehingga tubuh Cathy semakin dekat.


"Eeeh ooom, nggak harus sedekat ini kali om" ucap Cathy yang tiba-tiba merasakan panas.


"Jelaskan sekarang Cat, kenapa dengan posisi seperti ini bukankah kamu tadi yang tiba-tiba menghambur ke pelukanku" ucap Steve dengan smirknya


"Baik-baik om, aku jelaskan " lalu Cathy menjelaskan semua dari awal bagaimana awal mula berkenalan dengan Andi sampai hari ini bertemu kembali.


Sambil menaikkan dagu Cathy yang dari tadi menunduk


"Kalau bicara itu memandang wajah yang yang diajak bicara Catherine Rose Tunanganku sayang" goda Steve yang melihat Si gadis bar bar yang sering membuat dirinya galau selama satu bulan ini, terlihat gelisah dengan muka merah.


"Tunangan!!!!yaaaaa Cacaaa tega loe ....gak kasih kabar ke kite!!" teriak histeris Arneta yang membuat semua tamu melihat Cathy terlebih posisinya masih dalam rengkuhan Steve.


"Cacaaa...bisa jelaskan ke kakak??!" terdengar suara bariton khas suara Khael kakak Cathy.


Gleeeeg....mati gue!! ucap Cathy lirih sambil memandang Steve panik


...***...


...TBC...


...Tercyduk lagi dech😁😱...


...Jangan lupa yah LIKE....LIKE....VOTE & COMMENTNYA πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜...