A Moment In The Past

A Moment In The Past
S2 Ep 28 New Life



Selama pemulihan Parvati, Saru dan Inder secara bergantian menjaga dan hasil operasi menampakan kemajuan yang signifikan


Cathy mengirim orang untuk membawa orang tua Parvati dan memberi pelajaran ala keluarga Sutedja, sehingga ayah Parvati tidak berani berbuat apaapa ketika diseret oleh Nobu ke Indonesia



Dan ketika melihat kondisi Parvati ayah Parvati begitu terpukul dan menyesal, Parvati terlihat sangat kurus dan pucat


"Maafkan ayah Paroo....ayah begitu bodoh dan buta selama ini, ayah tahu dosa ayah tak termaafkan, tapi ijinkan ayah menebus untuk kembali menjadi ayah yang baik Paroo" ujar ayah Parvati sambil bersimpuh di lantai


"Ayah bangunlah....Paroo sudah memaafkan ayah, Paroo juga salah tidak bisa memenuhi permintaan ayah" ujar Parvati


"Duduklah disini ayah,...."


Cekreeek......"Mamaaaaa!!!!!" teriak Saruu sambil berlari diikuti Cathy dibelakangnya


Ayah dan ibu Parvati terkejut ketika ada seorang anak kecil tiba-tiba menyeruak masuk, begitu juga Saruu yang tiba-tiba berhenti dan menatap kedua orang India


"Mommy who are they?" tanya Saru kepada Cathy


"They are your Grandparents Saruu....say hallo and give them your hug" ujar Cathy sambil menuntun Saru untuk menyapa kakek dan nenek


"Hallo Grandpa and Grandma my name Saraswati Pariharr" sapa Saru sambil mencium tangan kedua kakek dan neneknya


Melihat itu semua pecahlah tangisan ayah dan ibu Parvati


Melihat itu semua, Cathy secara perlahan mengundurkan diri untuk keluar dari ruang rawat Parvati memberi waktu mereka melepas rindu.


Sampe di depan pintu tampak Nobu sudah menunggu nona mudanya sambil memberi hormat


"Makasih paman Nobu" ujar Cathy dengan tersenyum lebar dan menggandeng lengan Nobu dengan manja seperti kebiasaan waktu Cathy kecil


"Sama-sama little miss, penerbangan anda ke Jepang sudah saya persiapkan, surat-surat besok sudah akan sampai di tuan Pariharr dan Nyonya Parvati"


"Your the best paman" ujar Cathy sambil mencium pipi Nobu


"Little miss...ingat sudah besar!! nanti Nyonya besar menggorok leher saya" ujar Nobu


"Hahaha....gak bakal mungkin, mama juga sayang banget ama paman" jawab Cathy enteng.


"Kita langsung ke bandara ini little miss?"


"Yess ....lets begin my new adventure!!" ujar Cathy sambil tersenyum lebar


.


.


.


.


Akhirnya saat di bandara, tampak pesawat keluarga Sutedja sudah bersiap menunggu kedatangan Cathy untuk segera berangkat ke Jepang


Cathy segera naik pesawat sambil digandeng Nobu


"Paman ternyata Caca memang tidak layak tinggal di Indonesia, banyak kejadian yang menyakitkan disini....paman sudah mengurus pemindahan kewarganegaraan Cacakan?"


"Semua sudah beres little miss, selamat menikmati perjalanan anda little miss, dan kali ini anda harus berjanji untuk bahagia, lupakan masa lalu tataplah masa depan anda" ujar Nobu lalu memeluk nona muda kesayangannya sejak waktu Cathy kecil yang berhasil dia selamatkan saat Cathy diculik


"Siap paman, nitip papa dan mama yah....."


"Little miss sudah berpamitan dengan tuan dan nyonya besarkan?"


"Sudahlah, kalo gak....gak mungkin Caca bisa jalan manis gini hihihi" ujar Cathy


Saat di dalam pesawat tampak seorang pria dengan tersenyum lebar sudah duduk manis


"Hallo sayang...berani ninggalin mas sendirian hmm?!!"


"Haizz...darimana mas tau Caca pergi?"tanya Cathy bingung


"Dari mama dan oma" jawab Steve cengengesan


"Haah??!!! kok bisa?" tanya Cathy terheran karena ngapain oma dan mamanya nyuruh mas mantannya disuruh ikut dia


"Yaah bisalah....masak suami nggak boleh jagain istrinya?"


"Maaantaan maaasssss...


mantaaan!" omel Cathy


"Eehh siapa yang bilang mantan...kita nggak pernah cerai yaah"


Sambil menyentil kening Steve, "Amnesia yaah tiga tahun yang lalu kita sudah cerai resmi yah"


"Sakiit Cat....buset nggak boleh nyakitin suaminya sendiri iih?!"


"Udah mantan iih mas ngeyel banget"


"Cat....dengerin mas yah, kita gak pernah cerai, surat cerai itu rekayasa mama" terang Steve membuat Cathy menganga


"Mas becanda?"


"Nggak....makanya mulai sekarang kamu mau kemana mas ikut, mas gak mau kehilangan kamu sekali lagi, gak mau kita pisah lagi, dan kali ini tidak akan kehilangan adik-adiknya peanut lagi ...." ujar Steve sungguh-sungguh


"Jadi selama ini Cathy ditipu donk!!!!laa untung nggak jadi nikah ama Inder, kalo nikah gak resmi dong"


"Atau jangan-jangan kedatangan Parvati karena kalian?!!" tanya Cathy sambil menatap Steve tajam


"Jangan Suudzon...aku ndak mau bermain licik kaya gitu, kalaupun mau membatalkan pernikahan kalian dengan cara baik-baik gak main licik kaya di sinetron-sinetron dan drama Korea yaa" ujar Steve sewot


"Hehehe...trus mas ngapain ikut Cathy sich"


"Makanya kalo suami ngomong didengerin....kan tadi mas dah bilang, mas gak mau kehilangan kamu dan adik-adik peanut, sudah cukup 3tahun kita rehat sekarang kita mulai lagi dari awal "


"Yee siapa yang mau sama mas lagi" ujar Cathy sewot


"Ya mau nggak mau, kan kita sudah menikah secara gereja, apa yang sudah dipersatukan Allah tidak bisa diceraikan manusia" ujar Steve dengan smirknya membuat Cathy memutar bola matanya malas


"Udah diterima aja Cat, jodoh kamu itu memang mas...hebat loo nikah sampe dua kali"


"Diih bangga...udah aah Caca bobok aja, males ribut ama mas, mas sekarang crewet dan gila"omel Cathy


"Diem salah....crewet salah huffft nasib.....nasib" ucap Steven lebay


"Bomat mas....pusing Caca...sana duduk di kursi lain...." omel Cathy sambil dorong-dorong tubuh Steve


"Gak mauuu....mas mau duduk dekat kamu aja...kali..kali kamu khilaf, jadi bisa ada peant 2" ujar Steve songong


"Gak usah macem-macem perkosa aku lagi, aku sunat punya maa sampe habis" ancam Cathy sambil melotot


"Yaaa nggak perkosalah...kali ini kita main hot aja oke...oke?" jawab Seve sabil nwnfwdip-edipkan matanya


...TBC...


...***...