
Setelah selesai mengobati dan membuat kesepakatan dengan Steve, Cathy menuju dapur dan membantu mamanya memasak untuk sarapan bersama.
"Panggil kakak, adikmu dan Steve Ca" suruh Yara sambil menyeduh minuman aojiru ( minuman sehat dari daun kale, biasa diminum di pagi hari)
"Oke oma" jawab Cathy lalu naik keatas mengajak makan Khael dan Annan, lalu mengajak Steve yang masih di ruang tamu dan sibuk dengan hp nya.
"Om sarapan yuuk..." ajak Cathy
"Oke Cat" jawab Steve sambil tersenyum lalu mematikan hpnya dan memasukkan ke kantong celananya.
Kemudian mereka sarapan bersama
"Cat ndak ada nasi y?" bisik Steve
"Om pingin nasi? ini makannya pakai mantau om, kalau pagi kita jarang makan nasi...apa nggak mau?"jelas Cathy tapi melihat Steve masih bingung, maka Cathy mencontohkan cara makannya
"Ooo....udah ini aja, aku coba" jawab Steve sambil tersenyum kikuk.
Selesai makan, Steve menggandeng Cathy dan meminta ijin untuk menikahi Cathy, membuat Abi dan Khael meradang
"Siapa suruh kamu nikahi putriku!!! Tidaaak!! aku tidak merestui kalian" bentak Abi.
"Caaa...mata kamu buta haaah??!!!!liat apa kamu di dirinya, dia udah tua Ca..." ujar Khael marah.
"Dia cakep kak, bikin jantung Caca selalu berdebar saat berdekatan dengannya kak" bisik Cathy tetapi masih terdengar semuanya membuat Steve tersenyum.
"Ca...apa kamu mau menikah dengan duda ini?" tanya Yara
"Mau oma, Caca ingin mencoba hidup bahagia bersama om dokterku oma" jawab Cathy
"Menikah bukan uji coba Caca, bukan seperti drama di novel-novel yang selalu happy ending, terlebih kalian nanti akan menikah secara gereja....ingat Ca tidak ada kata cerai bila kalian menikah" ujar Ariana
"Dengar itu Rumengkang, saat kamu menikahi putriku, itu artinya seumur hidup kalian harus saling mencintai" ucap Abi dengan nada ketus.
Ketika Cathy akan menjawab tangan Cathy di genggam erat sama Steve
"Saya akan mempertahankan pernikahan kami, sudah sekali saya kehilangan istri saya, untuk kali ini saya ingin pernikahan kami sampai tua bersama seperti keluarga ini, jadi sayamohon restuilah kami Opa, Oma, Papa, Mama dan dr Khael" ucap Steve dengan nada pasti
"Beraninya kamu memanggilku papa!!! aku tidak bilang aku merestui!" bentak Abi langsung dicubit erat Ariana
"Masssss nggak usah teriak..ingat tensimuu!!!" ucap Ariana sambil melototin Abi
"Sakiiiit sayaang...iya mas gak teriak- teriak!" ucap Abi lirih.
"Kakak ipar nggak usah kaget, wanita di keluarga kami ngeriii, bisa bikin suaminya bucin habis...lihat opa dan papa semua takluk kepada istrinya, belum lagi koko El seorang triad bucin habis ama kak Gendhis" bisik lirih Annan yang duduknya berdekatan dengan Steve.
"Jadi siap-siap kelak kakak seperti mereka" bisik Annan lagi sambil tersenyum miris.
Steve yang mendengar itu hanya bisa garuk-garuk tengkuknya yang gak gatel.
"Tapi dia dah tua pa!! Putriku sangat cantik, muda....Abi gak Ridho pa!!"
"Memangnya kita dulu tidak Bi??!! istri kita bahkan lebih muda dari Caca dan kita juga sudah seumur dr Steve...sudahlah gak usah mempermasalahkan umur!!" ucap Adhiaksa lagi.
Abi yang merasa dipojokkan dari segala arah. membuatnya mati kutu
"Memangnya kapan rencanamu menikahi putriku" tanya Abi dengan malas-malasan
"Karena Cathy masih harus ke Jepang dan Korea dua hari lagi, maka rencana besok kita akan menikah secara sipil terlebih dahulu, baru setelahnya kita menikah secara agama di gereja, karena kita harus mengikuti pelajaran Kanonik juga jadi menunggu waktu longgar Cathy"ucap Steve membuat Cathy terbengong.
"Kenapa gak sekalian setelah Cathy selesai kerjaannya sekalian menikahnya gak dua kali?"tawar Abi masih dalam melarang mode: on
"Biar kita sudah ada ikatan pa, jadi kalau kita lepas kontrol papa tidak memukuli saya lagi karena kami sudah sah secara negara" ucapan Steve membuat Cathy blussing.
"Baik...tetapi pernikahan secara gereja tidak boleh lama-lama harus segera dilaksanakan, karena bagaimana pun, pernikahan harus melibatkan dan mendapatkan berkat dari Tuhan" ucap Abi yang langsung mendapatkan pelukan dari Ariana yang merasa bangga terhadap suaminya.
"Baik pa...akan kami atur dengan Cathy" jawab Steve.
Khael yang masih tidak setuju langsung beranjak naik ke kamar.
"Jangan hiraukan kak Khael kakak ipar, kak Khael memang keras wataknya" bisik Annan ke Steve dan ditanggapi Steve dengan mengangguk.
Setelah rapat keluarga selesai, Steve ijin untuk berbicara dengan Cathy
"Cat...maaf mau tanya"
"Tanya aja om"
"Kenapa kamu menikah secara gereja? bukankah keluargamu bukan kristiani?"
"Opa, Opa, papa, mama dan Annan beragama muslim, tetapi aku, kak Onel, kak Gendhis dan kak Khael kristiani"
"Kami berempat bukan putra kandung papa Abi dan mama Ariana om, kami anak-anak panti yang diangkat anak sama papa dan mama"
"Aku kira kamu putri kandung mereka Ca karena sikap mereka sangat overprotektif terhadap mu."
"Baiklah mulai besok kita urus pernikahan kita Cat, sekarang aku ijin pulang dulu ya....nanti sore ada praktek" ijin Steve.
Dan pada akhirnya mereka menikah secara negara, dan mendapatkan berkat pernikahan dari romo, untuk penerimaan sakramen pernikahan mereka harus mengikuti pelajaran agama dulu di gereja setelah Cathy pulang dari Jepang
Flasbcak off
...***...
...TBC...
Segini dulu ya gaiss....aing antuk zzzzz.....😴😴😴