
Genap satu bulan Cathy dan Yunfan di Hongkong, banyak sekali tawaran menyanyi, foto dan terakhir menjadi cameo di beberapa film drama.
"Ca besok kamu jadi pulang ke Jakarta?" tanya Yunfan
"Iya...Arneta menikah dan sudah booked aku untuk menyanyi di resepsinya Fan, kenapa emang?"
"Berapa hari disana, rencanamu?"
"Rencana cuman mau satu minggu Fan habis itu kita ada kontrak di Jepang kan? nanti saat di Jepang Opa Nagato sudah menunggu kita di sana" jawab Cathy.
"Kamu mau ikut Fan?"
"Pinginnya Ca...tapi aku baru males ketemu papaku, pasti disuruh bekerja di perusahaan papa, padahal kan sudah Koko dan Cie cie" omel Yunfan.
"Ya udah kamu disini dulu, tapi kenapa kamu tidak menjelaskan keinginanmu dan tunjukkan kamu itu benar-benar bekerja bukan pacaran mulu Fan"
"Hehehe akukan tidak pacaran, mereka saja yang menempel terus ke aku" jawab Yunfan sambil nyengir.
"Rubahlah sikapmu Fan, sebelum kamu terkena masalah" ucap Cathy lalu beranjak masuk kamar.
"Menikahlah denganku Ca, kamu tahu dari dulu perasaanku kepadamu tidak pernah berubah"ucap Yunfan dengan muka serius dan langsung merengkuh tubuh Cathy dan hendak mencium Cathy.
"Fan....sampai kapanpun perasaanku tetap sama, bahwa kamu adalah sahabat dan orang terpenting dalam hidupku selain keluargaku, tetapi maaf bukan cinta yang kamu harapkan" jawab Cathy membuat Yunfan segera menjauhkan tubuhnya dari tubuh Caca.
"Apakah gara-gara Inder Ca? kamu mencintainya bukan?" ucap Yunfan lirih
"Inder....aku pikir dulu jatuh cinta dengannya, tetapi aku tidak mengerti dirinya Fan...dia selalu tertutup dan tidak mengijinkanku mendekat, tetapi sering juga sikap dan matanya menunjukkan mencintaiku dan menarikku ke sisinya"
"Entahlah Fan....lebih baik berteman saja, sehingga tidak merasakan sakit hati" jawab Cathy lesu.
"Tapi Ca...untuk pertama kali aku melihat mata indahmu ini terlihat sedih bukan karena Inder ataupun aku, tetapi dengan om-om itu"
"Kamu mencintainya ya Ca?"
"Hahaha...percuma mencintainya Fan, dia gak bakal mencintaiku karena masih mencintai istrinya"
"Dia cerai Ca?"
"Gak dah meninggal"
"Tetapi bukankah waktu itu dia minta ijin om ama tante untuk ngajakin kamu pacaran?"
"Dia hanya sungkan Fan gara-gara waktu itu papa mergokin aku saat gombalin om dokter, lalu nyuruh datang ke rumah, untuk di mintai pertanggung jawaban"
"Kamu berani nggombalin cowok Ca???? sumpeh loe??!!" ucap Yunfan kaget.
"Iya...kalo dipikir aku waktu itu gila banget " ucap Cathy sambil meringis malu.
"Kamu kenal dimana sich sampe kamu bisa jatuh cinta" tanya Yunfan kepo.
Lalu Cathy menceritakan saat pertama kali melihat Steve di pemakaman di dekat perkebunan Cathy terpesona saat Steve bernyanyi sambil bermain gitar di depan makam yang ternyata makam Karina istri Steve.
Setelah dari pemakaman, Cathy bertemu kembali di rumah perkebunan milik pak Sena, dan mengetahui bahwa Steve seorang dokter dan ikut menemani memeriksa warga di perkebunan.
"Mungkin bukan cinta Fan, mungkin hanya kagum saja " jawab Caca di akhir ceritanya dengan mata menerawang.
Yunfan melihat Cathy sahabat dan satu-satunya wanita selain mamanya yang dia cintai terlihat sedih membuat dia memeluk Cathy.
"Ya setidaknya patah hatiku ini juga kamu rasakan ya Ca" ucap Yunfan sambil meringis
"Seneeeng punya teman sedih, dasar sahabat kurang ajar " omel Cathy sambil cemberut.
"Hahaha....orang sehebat kita jangan pernah sedih ngenes gini Ca, ya nggak....ya nggak?!!" ujar narsis Yunfan.
"Fan...setelah kontrak di Jepang selesai kita tinggal di Hongkong aja ya?" ajak Cathy.
"Loe nglamar gue Ca?serius??tadi gue tembak elo kagak mau...ini malah ngajak hidup bareng" ucap Yunfan dengan mata berbinar.
"Bener-bener elo gadis keren Ca emansipasi ini namanya, dimanapun tempat yang kamu mau Koko Yunfan temani Ca"
Sambil memutar bola matanya Caca menjitak kepala Yunfan
"Koko Pan pan sayang, bukankah dari dulu kita tinggal bersama tooh...jangan mikir aneh-aneh dech" omel Cathy
Sambil meringis dan mengusap kepalanya "Kali kamu khilaf Ca hahaha" ucap Yunfan menutupi rasa sedihnya.
Flashback
Yunfan terlahir sebagai anak bungsu di keluarga Fei, Yunfan memiliki dua kakak laki yang bernama Fei Yunlong dan kakak perempuan Fei Yunlan, kedua kakaknya mengikuti jejak ayahnya sebagai pengusaha muda handal.
Meski Yunfan sangat pandai dan mengikuti kelas akselarasi seperti Cathy, tetapi Yunfan mengikuti jejak mamanya lebih menyukai seni dibandingkan berbisnis.
Ayah Yunfan Fei Yufang sangatlah keras dalam mendidik anak-anaknya terlebih Yunfan yang memiliki jiwa bebas seniman dan memaksakan Yunfan untuk mengambil kelas bisnis mengikuti jejak ayah dan kedua kakak Yunfan.
Kondisi itu membuat Yunfan tertekan dan akhirnya kabur dari rumah, saat kabur Yunfan ditemukan Cathy di jalan tak sadarkan diri karena over dosis obat terlarang.
Cathy membawanya ke rumah sakit dan memberitahukan keluarga Yunfan, ayah Yunfan bukannya merawat dan menyembuhkan melainkan memarahi dan meninggalkan Yunfan.
Hanya Cathy dibantu Ariana merawat dan menyembuhkan Yunfan dari ketergantungan obat-obatan.
Setelah Yunfan sembuh dan berhenti dari ketergantungan obat, Ariana meminta ijin mama Yunfan secara diam-diam untuk mengirim Yunfan bersama Cathy ke Stanford untuk belajar.
Di sama lah Yunfan berani menggunakan bakatnya dengan bernyanyi dan bermain musik di cafe-cafe dan menjadi wedding singer dimana-mana, meski begitu Yunfan tetap mengikuti dan menyelesaikan kuliahnya karena sudah berjanji dengan mamanya.
Di Stanford pula, Yunfan menyadari bahwa dirinya telah jatuh cinta terhadap sahabat kecilnya itu, tetapi takut mengungkapkannya, hanya bisa melindungi dan mendampingi Cathy kapanpun dan dimanapun.
Namun pada saat sikap Inder berubah dan menunjukkan rasa sayang kepada Cathy, Yunfan mulai ketakutan akan kehilangan Cathy.
Hal itu mendorong Yunfan untuk mengungkapkan perasaannya kepada Cathy, tetapi seperti sudah di duga Cathy hanya memiliki rasa sayang kepada saudara.
Meski begitu tidak membuat Yunfan menjauh, melainkan tetap selalu melindungi dan menjaganya sampai hari ini, meskipun dia sering berganti-ganti wanita tetapi tetap tidak ada yang bisa menggeser Cathy dalam hatinya.
Flashback end
...***...
...TBC...