
Di sebuah cafe tampak seorang pria bermain piano dan menyanyikan lagu dengan suara baritonnya, membuat para pengunjung cafe sangat menikmati dan ikut merasakan rasa sedih dari penyanyinya
...I'm jealous of the rain...
...That falls upon your skin...
...It's closer than my hands have been...
...I'm jealous of the rain...
...I'm jealous of the wind...
...That ripples through your clothes...
...It's closer than your shadow...
...Oh, I'm jealous of the wind, cause...
...I wished you the best of...
...All this world could give...
...And I told you when you left me...
...There's nothing to forgive...
...But I always thought you'd come back, tell me all you found was...
...Heartbreak and misery...
...It's hard for me to say, I'm jealous of the way...
...You're happy without me...
...I'm jealous of the nights...
...That I don't spend with you...
...I'm wondering who you lay next to...
...Oh, I'm jealous of the nights...
...I'm jealous of the love...
...Love that was in here...
...Gone for someone else to share...
...Oh, I'm jealous of the love, cause...
...I wished you the best of...
...All this world could…...
Setelah bernyanyi, semua bertepuk tangan. Pria tersebut hanya tersenyum tipis dan berjalan menuju meja khusus tempat keluarga Putri berkumpul.
"Steve....aku tebak kamu sudah tahu berita Cathy pulang dan berita pernikahannyakan?" tanya Raul lalu duduk disamping sahabatnya.
"Dia terlihat bahagia Ul...." ucap lirih Steve membuat Raul menepuk bahu Steve.
"Coba dulu aku mendengar ucapanmu untuk tidak mudah cemburuan dan berprasangka buruk terhadap istri sendiri maka rumah tanggaku masih bisa terselamatkan dan little peanut bisa terlahir dengan selamat" ucapan Steve penuh penyesalan.
" Penyesalan selalu datang terlambat Steve" ujar Raul sambil merunut kisah Cathy dan Steve
Flashback waktu Cathy mabuk
Braaaak.....braaaak
Pagi itu tiba-tiba apartemen Steve diketuk dengan kasar dan keras.
Steve yang baru selesai mandi, terburu-buru membukakan pintu hanya memakai boxer dan handuk tersampir di bahu.
Saat pintu terbuka, Steve dikejutkan sebuah tonjokan mengenai pipi dan perutnya membuatnya tersungkur terjatuh
"Dasar Bajingaaan!!! kau apakan adikku...Kento cari Caca!!"teriak Khael dengan marah
"Ini ada apa too, pagi-pagi sudah bikin ribut....tapiii looo ini dimana ya??! bukan apartemen Caca deh" ucap Cathy yang masih bingung dan baru sadar bahwa dia bangun di tempat asing
"Nona...anda baik-baik saja??!!" tanya Kento kuatir
"Apa kamu baik-baik saja ca?bajingan itu tidak ngapa-ngapain kamu kan?" desak Khael kuatir dengan Cathy.
Cathy melihat Steve yang masih dilantai sambil mengusap pipi yang sudah dipukul Khael, membuatnya makin bingung
"Caca baik-baik kok, ini Caca dimana ya...om dokter apakah baik-baik saja?" ucap Caca sambil membantu Steve bangun
"Catherine Rose Sutedja!!!" tiba-tiba terdengar suara menggelegar Opa dan papanya yang tiba-tiba datang membuat Cathy berjengkit ngeri.
"Kalian berdua duduk!!!" bentak dua kepala keluarga Cathy
Cathy menarik Steve untuk duduk bersimpuh dibawah Opa dan Papanya.
"Bisa kamu jelaskan Catherine Rose!" ucap Abi
"Gini pa semalam Cathy mabuk di bar cik Yunlan, naah pulangnya sama mas Wibi...tapi kenapa pagi ini sama om dokterku yah?" ucap Cathy watados, membuat Abi makin marah
"Jadi kamu diapa-apain gak kerasa hah!!bukankah kamu sudah menguasai ilmu beladiri, liat kondisimu pake baju gak lengkap gitu!!" bentak Abi sambil mukuli bahu Cathy
"Sakiit pa....aduduuuh, Opa tolongin Caca!" rengek Caca.
"Om bantuin jelasin dong, kita gak ngapa-ngapin tooh"
"Tadi malam Cathy tidak mau dibawa kerumah oma dan rumahnya karena takut dimarahi, maka saya bawa ke apartemen saya"
"Tuan Abi...tuan Adhi...percayalah saya tidak menyentuh Cathy, saya hanya melepas cardigannya karena Cathy muntah semalam, tetapi saya tidak mengambil kesempatan untuk menyentuh Cathy" ujar Steve sungguh-sungguh.
"Bi...apa kamu percaya? lihatlah penampilan mereka berdua" ucap Adhiaksa
"Opaaaa...jangan provokasi papa donk" omel Cathy.
"Kalian berdua pakai baju, lalu kita pulang kita bicarakan bersama mamamu dan omamu!"
"Kepala papa pusing...!" ujar Abi sambil mengurut keningnya pusing.
"Oom pinjem baju yaah...btw jadi tadi malam bukan mas Wibi ya?"
"Bukan Cat..itu aku, ini pakailah kaos ku"
"Om semalam aku tidak berbuat dan berkata aneh kan ?" tanya Cathy ketar-ketir karena Cathy kalo mabuk selalu bikin temannya pada pusing dengan tingkah gilanya.
"Nggak kok Cat, sudah sana mandi dulu nanti bodyguard mu pada ngamuk" ucap Steve sambil tersenyum.
"Hehehe maaf ya om"
Setelah selesai mandi, Cathy memakai kaos Steve yang kebesaran sambil mencangklong tasnya
"Ayo opa, pa, kak Khael kuy!!" ucap Cathy sambil meringis
"Steveee matamu dijaga gak usah ngeliatin putriku sampe matanya mau lepas gitu!!" bentak Abi sewot karena melihat Steve yang terpesona melihat penampilan Cathy membuat Steve langsung menelan ludahnya
"Papa...izzz nggak usah pasang muka ngeri gitu napa?? kasihan kan om dokterku" bela Cathy sambil mau menggandeng Steve.
"Eeeeh...tanganmu dikondisikan ya Ca....inget bukan muhkrimmu" ujar Adhiaksa sambil menepis tangan Caca yang akan menggandeng tangan Steve.
"Kasihan om dokterku opa, sudah dipukulin kak Khael, diomelin papa" rajuk Cathy ke opanya sambil berjalan menuju lift dan turun ke bawah.
Pada saat pintu lift terbuka, rombongan Cathy dikejutkan dengan serbuan para wartawan yang ternyata sudah menunggu tepat di depan lift, kilatan blitz kamera dan kamera-kamera sudah mengarah ke Cathy
"Hottoge Opa...Pa!!!" ujar Cathy panik
...***...
...TBC...
...Mohon dibantu LIKE, VOTE & COMMENT YA KESAYANGAN 🙏😘😘...
...SARANGHAE😍😘🙏...