
Kembali di tahun 2020 dulu ya.
Terlihat Karina masih tertidur dan ada seseorang dengan telaten membasuh tangan, muka dan kakinya, sambil meneteskan air mata.
"Kak, kapan bangunnya nggak kangen yah sama Sena? Sena kangen sama kakak, kangen diomelin kakak, dicubitin kakak, kangen sama masakan kakak, kangen suara nyanyian kakak, hanya kakak yang Sena punya, aku mohon kakak harus berjuang untuk tetap hidup yaah!!!"kata Sena dengan suara serak karena sambil menangis.
"Kepala Sena sudah lama gak kakak jitakin, ntar Sena jadi pintar kakak kagum loo, hahaha..."
"Buruan bangun kak, gak takut apa suaminya digondol orang hahaha" ejek Sena lalu mencium kening Karina.
Bratasena Suhendar (19thn) adik tiri Karina dan Elang.
Setelah selesai membasuh Karina, Sena ke kamar mandi untuk membuang air dan bersih-bersih badan karena dari semalam Sena menjaga Karina menemani Steve.
Saat keluar kaget lah Sena, ada seorang pria berpakaian suster mau menyuntikan sesuatu, tetapi ketika melihat Sena langsung mau kabur, untung Sena tanggap langsung mencet bel darurat dan menangkap pria tersebut dan dseret keluar.
Sampai diluar Sena melihat bodyguard bayaran kakaknya Elang tidak sadarkan diri, itu membuat emosi Sena naik dan menghajar pria tersebut.
"Sena berhenti, jangan menjadi pembunuh!! teriak Steve.
"Kak cepat periksa kak Karin, tadi dia menyuntikkan sesuatu" teriak Sena sambil tetap memegang penjahat tersebut.
Beberapa saat setelah Steve, masuk tiba-tiba alat penunjang hidup Karina berbunyi keras dan Karina kejang.
"Kaak....ya Allah...." teriak Sena panik melihat Steve dan beberapa tenaga medis berusaha menolong, dan langsung melihat pelaku sambil berkata
"Jika terjadi apa-apa dengan kakakku, bahkan sampai kamu minta aku membunuh mu pun tak akan ku kabulkan" ancam Sena penuh dengan seringaian mengerikan.
Sambil menyeret pelaku, Sena menelpon seseorang "Tuan, aku meminta bantuan mu....baik tuan saya menuju ke markas"
...****...
...Berikut ini ada adegan sadis nya, mohon jangan ditiru....
Setelah sampai di markas, Sena sudah disambut beberapa anak buahnya, dan menyeret pelakunya.
"Bawa di basement !!!" perintah Sena.
"Baik tuan muda!!!" jawab anak buahnya serentak.
Setelah para anak buah mengikat penjahat itu di kursi, masuklah Sena dengan membawa pisau ukir kecilnya berwarna emas.
"Berani-beraninya kamu menyentuh kakakku, kamu belum tahu siapa aku yaa..." gelegar suara sena mengerikan.
"Ini kesempatan mu terakhir aku tanya baik-baik, siapa yang menyuruhmu dan obat apa yang kamu suntik kan hah?" tanya Sena dengan muka datar.
Tetapi penjahat tersebut hanya diam membisu bahkan membuang ludah di mukanya Sena.
"As you wish, John ambilkan tang ungkit kesayangan ku, ada yang ingin berkenalan dengannya"
"Tuan muda ini"kata Johni lalu mundur bergabung dengan yang lain.
"Siapa cecunguk itu, berani membangunkan devil tuan muda Sean"tanya para anak buah Sean.
"Aku tidak tahu, setau aku dari laporan Somad di tkp ada yang mencoba membunuh kakak kesayangan tuan muda"
"Waaah dasar ****, gak tau apa kalo yang dilawan psiko phantom" seru para anak buah Sena.
Yaa tanpa setahu keluarga Suhendar, seorang Bratasena adalah seorang kepala pasukan Geng Jemar, geng terbesar di Indonesia, dimana sepak terjang nya mengerikan kalo Sena yang terjun, Sena terkenal Prince Psicophantom yang sadis, kejam dan ya psikopat.
Kelainan ini hanya diketahui oleh Karina dan satu-satunya yang penuh kasih sayang membimbing Sena untuk mengendalikan jiwa psikonya, Sena memang tumbuh menjadi anak yang diabaikan Panji dan Laras karena Sena tidak pandai di sekolah tidak se jenius Elang dan Karina.
Dengan sambil bernyanyi Sena mulai mencabuti kuku-kuku penjahat itu dengan muka bengisnya....
"Aaaaarghhhhhh.....ampuuuun.....aaaaargh!!!! teriak penjahat.
"Izzzz....izzzzz baru segini sudah teriak, sudah mau menjawab?"
Karena masih bungkam, Sena mulai bermain dengan pisau kesayangannya, dan mulai memotong jari-jarinya Crezzzxz.....cressszzzzz
dan menyiramkan air asam ke luka-luka tersebut.
"Baiiik.....baiiik aku jawab...aku jawab, aku hanya dibayar oleh seorang pria tua, yang sering terlihat di tv dan obat itu juga darinya, dan tentang para bodyguard yang pingsan, ditangani oleh orang bayaran lainnya" kata penjahat itu.
"Apakah pria itu ini???" tanya Sena sambil menunjukan foto dari hpnya.
"Iya...iya...betul, obatnya juga dari dia tuaaan....betuulllll saya tidak berbohong..jangan siksa saya lagiiii saya mohooon!!!" teriaknya penuh ketakutan.
"Bratasenaaaaa......" terdengar suara bariton yang tiba-tiba berada di dekat Sena.
"Tuaaaan besaaar....."kata Sena sambil menunduk hormat.
Lalu Sena meninggalkan penjahat tersebut mengikuti Tuan besar Edi Barata pemimpin besar geng Jemar sebelum nya memberi perintah untuk mengobati dan tetap dimasukkan ke penjara bawah tanah di markas.
Setelah ada diruangan tuan Barata, Sena langsung sujud dibawah kaki tuan Barata.
"Ada apa Sena, sudah lama aku tidak melihat jiwa iblismu muncul dan kondisi mu terlihat kacau" tanya Tuan Barata.
"Tuan aku mohon, beri saya kekuatan untuk menghancurkan seseorang" tanya Sena.
"Kamu tahu sejak kau tolong aku, aku sudah menyayangi mu seperti anakku sendiri, apapun permintaanmu selalu ku kabulkan!!!"
"Bangunlah jangan sujud di kakiku!" kata tuan Barata sambil membangunkan Sena.
"Tetapi ceritakan padaku terlebih dahulu, siapa orang itu, dan apa yang terjadi??"tanya tuan Barata.
Lalu Sena menceritakan semuanya sambil berkaca-kaca karena mengingat kakak kesayangan nya.
"Siapa nama kakakmu Sena?"tanya tuan Barata
"Kakakku seorang dokter anak dr Karina Kim tuan."jawab Sena.
"dr Karina yang berada di rs Karya medika adalah kakakmu?yang masih koma kan Sena???"
"Iya tuan, kok tuan tahu?" tanya Sena dengan muka bingung.
"dr Karina adalah dokter dari Armand cucuku satu-satunya, berkat dia bronchitis cucuku sembuh, sudah gitu gara-gara menyelamatkan Armandlah yang menyebabkan dr Karina koma sampai sekarang, maafkan aku Sena" sesal tuan Barata.
"Sebenarnya aku sudah mengerahkan orang untuk menjaga dr Karina n dr Steve suaminya"
"Tapi maafkan aku masih kecolongan dari serangan Panji ayahmu, ayahmu didukung oleh geng Magyo, kamu jangan sembarangan menyerang Sena, kita harus menyusun strategi, karena geng musuh kita juga sama kuatnya dengan kita."jelas tuan Barata.
"Lalu harus bagaimana kita tuan" kata Sena frustasi.
"Untuk saat ini kita perkuat penjagaan dr Karina sambil mencari celah menghancurkan hubungan antara Panji dan Magyo" kata tuan Barata sambil tersenyum licik.
"Tenanglah Sena, sudah saatnya Harimau ini turun kembali untuk menuntaskan urusan dengan Magyoseto musuh bebuyutan ku, aku sudah mempunyai rencana" kata tuan Barata sambil meninggalkan Sena dengan tersenyum.
"Terima kasih tuan!!!!" seru Sena sambil menunduk hormat.
Tuan Edi Barata (65th) ketua Geng Mafia Jemar.