
Saat Raul sedang menghibur Steven, tiba-tiba terdengar alunan music dan suara bass menyanyikan lagu "Kisah Romantis"
...Mengejar dirimu...
...Takkan ada habisnya...
...Membuat diriku menggila...
...Bila hati ini...
...Menjatuhkan pilihan...
...Apapun akan kulewati...
...Hari ini sayang...
...Sangat penting bagiku...
...Kau jawaban yang aku cari...
...Kisah hari ini kan kubagi denganmu...
...Dengarlah sayang kali ini...
...Permintaanku padamu...
...Dan dengarlah sayangku...
...Aku mohon kau menikah denganku...
...Ya hiduplah denganku...
...Berbagi kisah hidup berdua...
...Huu hu u...
...Cincin ini sayang...
...Terukirkan namamu...
...Begitu juga di hatiku....
...Hujan warna-warni...
...Kata orang tak mungkin...
...Namun itu mungkin bagiku...
...Sebuah tanda cintaku....
...Dan dengarlah sayangku...
...Aku mohon kau menikah denganku...
...Ya…...
"Waa ada yang melamar kekasihnya ini" ucap Raul
Steve ikut melongok ke bawah melihat pasangan muda yang sedang di mabuk asmara, setelah melihat senyumnya segera terbit
"Ul....tahan emosimu dan berjanji jangan marah ya" ucap Steve
"Apaan siich..." tanya Raul bingung
"Yuuk kebawah dan lihatlah siapa pasangan itu"ucap Steve yang langsung menarik tubuh Raul.
"Steveee jangan tarik-tarik napa?"
Saat Raul dan Steve sampai dibawah, terdengar suara nyempreng dan keras
"Dasar bocah kurang ajar, berani-beraninya yaah"
"Maaa....udah dong jangan malu-maluin Tatia....kan Koko sudah tanggung jawab!!" bujuk Tatia putri bungsu pasangan Raul dan Putri sahabat Steve.
"Sampai tidak tanggung jawab pisau satu set di dapur sudah aku hunuskan ke tubuh bajingan ini" bentak Putri sambil mukulin Yunfan dan menyeret Yunfan untuk ke dalam kantor supaya para pengunjung cafe nya tidak terganggu, diikuti Rahul yang masih kebingungan kenapa istrinya mengamuk.
"Caaa....to tolong!!" ucap lirih Yunfan namun masih terdengar oleh Cathy saat diseret turun panggung dan masuk ke ruang kantor didalam cafe
Steve melihat Cathy yang baru menaruh gitar lalu turun panggung
"Putri mengapa mengamuk Cat?"
"Tatia hamil" ucap Cathy singkat
Ketika para pengunjung cafe melihat Cathy tidak menyanyi, para teriak "ayooo Cathy menyanyi!!!" teriakan para pengunjung membuat Cathy tersenyum lalu kembali naik panggung
"Nyanyi nya satu lagu aja ya, baru nggak enak badan " ucap Cathy sambil tersenyum.
Cathy segera menuju piano, dan mulai bermain piano dan mulai mengalunkan suatu lagu
...geudael dalmeun jeo sirin kkochipi...
...barame nallyeo heuteojilkka...
...kkume bondamyeon joheul tende...
...u barami doeeo...
...geudaeui du bole...
...heureuneun nunmul aneulgeyo...
...u barami doeeo geudae...
...gyeote meomulgeyo...
...geudae gyeote...
...du nune seorin angae neomeo...
...geudae dwismoseub areungeolyeo...
...kkume bondamyeon joheul tende...
...u barami doeeo...
...geudaeui du bole...
...heureuneun nunmul aneulgeyo...
...u barami doeeo geudae...
...gyeote meomulgeyo...
...gyeote meomulgeyo...
...geudae neukkil su eobsnayo...
...i baram kkeute...
...maejhin nae mameul...
...geudaeege dahji moshae...
...gireul ilhgo hemaejanhayo...
...babo gateun naega boiji anhnayo...
...naega geudae gyeote issneunde...
...u barami doeeo...
...geudaeui du bole...
...heureuneun nunmul aneulgeyo...
...u barami doeeo geudae...
...gyeote meomulgeyo...
...geudae gyeote...
yang bilang diartikan:
...akankah kelopak layu yang menyerupaimu...
...tertiup angin?...
...itu akan menyenangkan melihatmu dalam mimpi...
...menjadi angin...
...aku akan menahan air mata...
...di pipimu...
...menjadi angin...
...aku akan tinggal bersamamu...
...di sisi mu...
...Aku samar-samar bisa melihat punggungmu...
...ini menyenangkan melihatmu dalam mimpi...
...menjadi angin...
...aku akan menahan air mata...
...di pipimu...
...menjadi angin...
...aku akan tinggal bersamamu...
...tetap bersamamu...
...tidak bisakah kamu merasakannya?...
...di akhir angin ini...
...membentuk hatiku...
...aku, berkeliaran di jalan...
...bahwa aku tidak bisa menghubungimu dan tersesat...
...tidak bisakah kamu melihat kebodohanku?...
...ketika aku di sisimu...
...menjadi angin...
...aku akan menahan air matadi pipimu...
...menjadi angin...
...aku akan tinggal bersamamu...
...di sisi mu...
...Becoming Wing- Ha Hyunsang...
Saat bernyanyi Cathy sambil memandang Steven dengan tatapan penuh luka, mengucapkan kata demi kata penuh pendalaman, membuat para penonton meski tidak paham maksud lagunya, ikut bersedih terlebih tampak mata Cathy berkaca-kaca.
Sebuah lagu indah terselesaikan oleh Cathy mendapatkan tepuk tangan meriah dari para pengunjung, dan ketika Cathy menuruni panggung Steve ingin mendekat tapi tampak dibawah panggung tampak seorang pria tampan memakai baju putih mengulurkan tangan membantu Cathy turun sambil tersenyum
"Yuuks pulang sayang, badanmu masih panas ini" ucap Inder lalu menggandeng tangan Cathy erat tanpa memperdulikan para pengunjung yang memotret dan mengajak salaman dan foto Cathy dan Inder
Melihat kemesraan mereka membuat hati Steve merasa nyeri, terlebih saat mereka hanya melewati Steve begitu saja dan langsung meninggalkan cafe Putri
Cathy POV
"Ayolah Ca...temenin gue melamar Tatiana malam ini"
"Cemen looe fans, udah berani hamilin anak orang kagak berani nglamar sendiri, ogah gue badan gue baru gak enak"
"Pleaseeee ya Caa, emak n bokap nya Tatia ngerii...sumpah gue keder"
"Udah tau emaknya sangar, nekat aja nidurin anaknya yang masih polos gitu" omel Cathy
"Namanya khilaf Ca...siapa yang bisa tahan Ca...Tatia cantiknya kek gitu" ucap Yunfan sambil nyengir
"Khilaf kok berkali-kali Fan...itu mah niat" ejek Cathy.
"Sekate-kate loe dech Ca, bantuin gue ya loe minta apa aja dech, gue kabulin Ca!!"
"Yakiiin loeee!!!"
"100% yakiiin Ca...bantuin gue sekali ini aja okee"
"Iyaaa dech...iyaa buat loe apa sich Fan, dari dulu sampe gue kena timpuk fans2 loe, gue rela Fan" ucap Cathy dengan mimik lebay membuat Yunfan nyengir.
"Fan loe udah beli cincin?"
"Buat apaan?kan belum tunangan?!!" tanya polos Yunfan membuat Cathy emosi
"Dasar Playboy cap katok kendor loe!! namanya juga nglamar bawa cincin Fan buat yang romantis gituu..biar Tatia langsung klepek-klepek" ujar Cathy
"Ooooo kaya di film-film gitu ya Ca"
"Haaaa...akhirnya pinter juga loe" ucap Cathy lega
"Ayo buruan kita ke toko cincin dan beli bunga ya!" ucap Cathy akhirnya yang semangat nyiapin buat Yunfan
^^^
Malam harinya mereka berdua sampai di cafe yang terkenal di Jakarta saat ini, kepunyaan tante Putri, tampak sangat ramai dengan pengunjung.
Cathy dan Yunfan langsung berbisik ke mc untuk minta ijin untuk menyanyi dan sebelum nya Cathy memanggil Tatiana untuk melihat mereka dipanggung.
Mc yang melihat ada dua bintang besar mau menyanyi langsung heboh menarik para penyanyi band untuk turun panggung digantikan Cathy dan Yunfan diiringi para pengunjung yang sudah heboh melihat Cathy dan Yunfan.
"Sttt...bantuin kita bikin kejutan yaah" ucap Cathy kepada para pengunjung cafe
Saat Tatiana sudah hadir, Cathy segera memainkan piano mengiringi Yunfan bernyanyi kisah romantis dengan sangat lembut, membuat Tatia menatap Yunfan dengan berkaca-kaca
Setelah selesai menyanyi Yunfan menuruti ajaran Cathy dengan berjongkok diiringi alunan gitar yang Cathy mainkan dengan lembut
"Beberapa waktu telah kita lewati. Banyak yang sudah dilalui bersama. Tidak mudah memang. Tapi, aku selalu heran. Segala kesulitan bagiku seperti tak apa asal itu tentang Kamu.
Boleh saja, bila mendapatkan kesulitan yang besar jika itu bersamamu. Tapi, bukankah segala hal di dunia ini selalu diterima dengan konsekuensi? Tidak ada kesulitan yang berdiri sendiri.
Kesulitan selalu seiring dengan kebahagiaan. Jadi maukah kamu menikah denganku Tatiana Putri Wynarta dan menjadi ibu dari anak-anak ku?" ucap Yunfan membuat Tatia sambil menangis dan mengangguk.
"Apa maksudnya ini Tatia?"
"Anu mah...."
"Saya minta restu tante, untuk meminta Tatia menjadi istri saya"
"Saya tidak merestui...kamu yang punya pacar kaya minum obat sehari bisa ganti 3x....Tatia lepaskan cincin itu"bentak Putri.
"Nggak ma...Tatia cinta ko Yunfan, lagi pula mama harus terima lamaran ini karena Tatia sedang hamil anak ko Yunfan" ucapan Lirih Tata sambil berlindung dibelakang tubuh Yunfan.
"Dasar bocah kurang ajar, berani-beraninya yaah"
"Maaa....udah dong jangan malu-maluin Tatia....kan Koko sudah tanggung jawab!!" bujuk Tatia putri bungsu pasangan Raul dan Putri sahabat Steve.
"Sampai tidak tanggung jawab pisau satu set di dapur sudah aku hunuskan ke tubuh bajingan ini" bentak Putri sambil mukulin Yunfan dan menyeret Yunfan untuk ke dalam kantor supaya para pengunjung cafe nya tidak terganggu, diikuti Rahul yang masih kebingungan kenapa istrinya mengamuk.
"Caaa....to tolong!!" ucap lirih Yunfan namun masih terdengar oleh Cathy saat diseret turun panggung dan masuk ke ruang kantor didalam cafe
Cathy melihat itu smua hanya bisa meringis, dalam hal ini dia gak berani ikut campur sudah ranah keluarga jadi Cathy hanya bisa berdoa semoga sahabatnya kembali utuh.
Saat sedang turun panggung, Cathy dibuat terkejut dengan kehadiran satu-satunya pria yang sudah memporak pondakan hidupnya dua tahun lalu
Ada rindu, sakit dan kemarahan dalam hati Cathy, tetapi Cathy tutupi dengan muka datar saat Steve bertanya kepadanya
"Mengapa Putri marah Cat?"
"Tatia hamil" jawab singkat Cathy
Untung para penonton meminta dirinya untuk bernyanyi sehingga Cathy bisa menghindar dari Steve.
Entah kenapa Cathy pun menyanyikan becoming wind, lagu yang menunjukan bagaimana perasaan dirinya.
Dua tahun sudah dia berusaha bangkit dan melupakan Steve, tetapi ternyata dia tetap kalah...terlebih saat menyanyi Steve selalu menatapnya penuh rindu, tatapan yang selalu membuat Cathy lemah.
Untung pada saat turun, Inder sudah sampai dan menjemputnya sehingga Cathy bisa menghindarinya.
Dan semakin terbantu dengan serbuan para pengunjung cafe untuk mengajak Cathy untuk berfoto, Cathy tetap memeluk erat pinggang Inder sehingga mau tak mau Inderpun ikut terfoto.
"Ca mereka hanya minta foto denganmu bukan denganku" omel Inder dengan berbisik.
"Biarin, kamu kan calon suamiku biar aja ikutan tenar hihihi" jawab Cathy dengan tersenyum jahil.
"Awasss kamu ya Ca...lihat aja hukumanku saat kita menikah besok" ancam Inder yang masih berbisik.
"Hihihi....aku takut" ucap Cathy pura-pura takut, usaha Cathy untuk menutupi debaran hatinya saat harus berjalan melewati Steve dengan wajah datar.
Tanpa Cathy sadari Inder melihat ada tatapan terluka saat Cathy menunduk dan secara tersembunyi melirik Steve yang juga terdiam sambil menatap Cathy, membuat Inder semakin erat memeluk tubuh Cathy dan segera meninggalkan cafe ini.
...***...
...TBC...
Tatiana Wynarta (19th) putri bungsu keluarga pengacara Wynarta, yang tergila-gila dengan Yunfan sejak SMP, dan dengan barbarnya mendekati Yunfan membuat Yunfan kelimpungan dan khilaf 😁
...Jangan lupa LIKE....LIKE....VOTE &COMMENT seperti biasa ok gaess...
...Saranghae🙏😘😘...