Travel In A Different World

Travel In A Different World
Ch. 043. Apa Aku Harus Melepaskanmu? Mungkin



Episode sebelumnya ....


Yan Xiao Han merasa ngeri dengan pemandangan yang ada di depannya. Sungguh tidak terduga. Gadis yang kelihatan lemah, kini terlihat seperti malaikat maut. Tidak, bahkan itu lebih mengerikan. Malaikat maut tidak akan sekejam gadis itu!


“Benarkah dia adalah gadis yang menyelamatkanku? Rasanya .... ” gumam Yan Xiao Han.


Lu Xiao Lan bersiap dengan pedangnya dan melesat ke arah mereka. Tanpa mendapat kesempatan untuk bersuara apalagi berteriak, mereka telah menghembuskan nafas terakhirnya.


Darah menyembur keluar dari bekas pedang seperti air mancur. Mata mereka masih terbelalak tidak percaya, namun terlambat. Malaikat maut telah mengambil arwah mereka tanpa menunggu.


Kini hanya tersisa satu orang saja. Lu Xiao Lan sengaja menyisakan orang itu. Jika dilihat dari tampila orang itu, pasti dia adalah yang paling pengecut diantara teman-temannya. Lu Xiao Lan menyeret pedangnya, membentuk sebuah garis di atas tanah yang dipenuhi oleh noda darah.


***


Lu Xiao Lan memasang ekspresi bingung, “Hanya kau yang tersisa. Apakah aku harus melepaskanmu?”


Pembunuh bayaran itu langsung mengangguk dengan cepat. “Iya iya, benar. Lepaskan saja aku, aku tidak berguna. Kau tidak akan mempunyai manfaat apa-apa jika kau menahanku.”


Lu Xiao Lan tersenyum menanggapi jawaban si pembunuh bayaran. Ia mendekatkan wajahnya dan menyeringai. “Sepertinya kau benar juga. Mungkin aku akan melepaskanmu?”


Pembunuh bayaran itu langsung berlari secepat mungkin. Ia harus segera pergi dari gadis itu. Gadis itu jelmaan iblis!


Lu Xiao Lan terdiam di tempat sambil tersenyum. Ia terlihat puas saat melihat pembunuh bayaran itu melarikan diri. Rasanya sangat menyenangkan, seperti melihat tikus yang kabur dari kucing.


“10 .... ”


“.... 9 .... ”


“.... 8 .... ”


“.... 7 .... ”


“ .... ”


“.... 1 .... ”


Lu Xiao Lan langsung melemparkan pedangnya seperti sedang tolak peluru.


Jleb!!!


Pedang itu menuju ke arah pembunuh bayaran yang lari dan menembus kepalanya. Pembunuh bayaran itu terkejut dan berbalik sambil mengacungkan jarinya, menunjuk ke arah Lu Xiao Lan.


Jika saja ia masih hidup, ia pasti akan berkata, ‘Kau bilang ingin melepaskanku, kenapa malah membunuhku?! S*alan!’. Sayangnya, ia tak punya kesempatan untuk mengatakan hal itu.


Lu Xiao Lan berjalan mendekati bangkai pembunuh bayaran itu dan menarik pedang yang menembus kepalanya. Lalu, ia menginjak-injak kepala pembunuh bayaran itu sambil mengelap pedangnya.


“Sayang sekali, padahal sudah kuberi kesempatan. Tapi kau malah tidak menggunakannya dengan baik. Orang yang pengecut dan meninggalkan temannya, memang pantas mati. Mungkin teman-teman mu telah menunggu untuk membalas dendam padamu di atas sana. Sebagai penbunuh bayaran, di mana harga dirimu?”


Lu Xiao Lan menoleh pada Yan Xiao Han dan Xin'er. Ia baru menyadari keberadaan mereka karena ia terlalu fokus untuk membunuh. Namun, itu menyenangkan. Ia berjalan menghampiri kedua.


Degg!


Rasanya jantung mereka seperti berhenti berdetak. Tanpa sadar, keduanya mundur untuk menghindari Lu Xiao Lan. Yan Xiao Han menelan ludahnya dengan susah payah sambil menatap Lu Xiao Lan yang semakin dekat dengan mereka.


“Maaf membuat kalian melihat pemandangan yang mengerikan itu.” ucapnya sambil mengelap darah yang menempel di wajahnya.


Pria itu langsung menghilang bagaikan embusan angin yang membawa daun terbang.


“Nona, anda baik-baik saja?”


Lu Xiao Lan mengangguk. Ia baik-baik saja. Hanya saja darah menempel di bajunya. Ia masuk ke dalam gubuk dan segera menghilang untuk pergi ke ruang dimensi.


Saat Lu Xiao Lan telah masuk ke ruang dimensi, ia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah ia membersihkan tubuhnya, ia keluar untuk mengganti pakaiannya.


Jika ia mengganti pakaian di ruang dimensi, tentu saja Yan Xiao Han dan Xin'er akan curiga. Bagaimana bisa berganti dengan secepat kilat?


Setelah mengganti pakaian, Lu Xiao Lan keluar dari gubuk.


“Sepertinya kita harus pindah dari sini. Ada kemungkinan kalau seseorang mengirim pembunuh bayaran lagi untuk mengicarku. Kalian juga berada dalam bahaya.” ucap Lu Xiao Lan sambil merapikan pakaiannya.


Yan Xiao Han dan Xin'er bertanya secara bersamaan. “Pindah?”


“Iya, pindah. Kalian tenang saja, aku punya banyak uang. Tidak perlu khawatir.” entah kenapa malah jadi menyombongkan kekayaannya.


Tak terasa waktu berlalu, matahari mulai menampakkan dirinya. Ternyata sudah mulai pagi. Mereka pergi ke pusat kota untuk mencari rumah. Namun, kenapa malah ke Alchemy Guild?


Yan Xiao Han dan Xin'er ingin menanyakan itu, namun sepertinya Lu Xiao Lan tidak memberikan mereka kesempatan. Keduanya pun hanya mengikuti Lu Xiao Lan seperti ekor.


“Aku ingin bertemu dengan ketua Guild.” ucap Lu Xiao Lan pada penjaga. Penjaga itu bingung, siapa gadis ini?


Menanggapi penjaga itu yang bingung, Lu Xiao Lan mendecak. “Tch, sampaikan pada ketua kalau Xiao Lan'er ingin bertemu.”


Penjaga itu masih diam di tempat dengan bingung. Lu Xiao Lan menghela nafas dan memegang bahu penjaga itu. “Katakan saja padanya. Dia tidak akan marah,”


Penjaga itu mau tak mau menuruti ucapan Lu Xiao Lan. Dia bergegas untuk menemui Ketua Guild.


Saat penjaga itu menyampaikan kedatangan Lu Xiao Lan, dan reaksinya .... “Apa?!”


Pria tua itu terkejut saat mendengar hal itu dari penjaga. Ia segera bergegas untuk menemui Lu Xiao Lan. Orang sepenting gadis itu tidak boleh dibiarkan menunggu terlalu lama.


“Nona, maaf saya baru menyambut anda. Silahkan.” ucap ketua Guild mempersilahkan mereka masuk.


Mereka berbincang sembari berjalan menuju ruangan ketua. “Kau terlihat lebih segar dari saat aku bertemu denganmu waktu itu, ketua.” ucap Lu Xiao Lan terlihat sedikit cuek.


“Tentu saja ini juga berkat anda.”


Lu Xiao Lan mengangguk, ini memang karenanya. Sedangkan dua orang di belakangnya hanya melongo. Mereka heran, bagaimana bisa ketua Alchemy


“Jadi, ada apa nona datang ke mari?” ketua Guild mulai membuka pembicaraan mereka.


0.0


Yan Xiao Han dan Xin'er lagi-lagi terkejut. Ternyata Lu Xiao Lan adalah salah satu anggota Guild? Ini sangat mengejutkan bagi mereka. Untunglah tidak ada dari mereka yang memiliki penyakit jantung.


*Kesian jantungnya disuruh olahraga🤧


Wkwkwk,*


...🌾🌾🌾...