
"Tentu saja aku tidak menganggap remeh alchemy guild. Kau tidak bisa menilai buku hanya dari sampulnya saja. Begitu juga dengan diriku, kau tidak mengetahui tingkatan-ku. Begini saja, kau bisa mengetes diriku. Jika berhasil, maka aku akan dianggap lolos. Jika tidak, aku akan dengan senang hati keluar dari sini" ucap Xiao Lan dengan nada dan ekspresi dingin.
Panitia itu terkejut saat mendengar penuturan Xiao Lan. Bahkan, mereka lebih tidak menyangka gadis berusia 18 tahun itu mempunyai aura yang menakutkan.
"Baiklah, aku akan mengetes dirimu sekarang juga. Jika kau berhasil, maka aku bersedia untuk berlutut pada dirimu. Atau kalau tidak, aku akan menendangmu keluar dari sini. Berdoalah supaya kau berhasil" ucap Panitia itu dengan nada meremehkan.
Xiao Lan tersenyum sinis karena Panitia itu telah meremehkan dirinya. Wajar saja, dulu di dunia modern juga banyak yang seperti itu kepadanya. Namun, tentu saja dia berhasil membungkam mereka semua.
"Baiklah, aku setuju. Kalian semua yang ada di sini, aku ingin kalian menjadi saksi perjanjian antara diriku dan Panitia" ucap Xiao Lan dengan penuh percaya diri.
"Cih, masih saja berpura-pura. Kita lihat saja bagaimana kau akan ditertawakan nantinya" gumam Panitia itu berdecak kesal.
Tungku serta bahan-bahan untuk membuat pil telah dipersiapkan oleh Alchemy Guild. Semua orang juga berkerumun untuk menonton.
"Lumayan juga. Mereka mempunyai tungku yang lumayan. Bahkan bahan-bahan obat-nya juga berkualitas sedang. Lumayan" gumam Xiao Lan dengan ekspresi datar.
"Baiklah, langsung saja kita mulai tes-nya" ucap salah satu tetua mengumumkan kalau tes telah dimulai.
"Sebaiknya kau tunjukkan kemampuan-mu, bocah" gumam salah satu tetua yang tertarik dengan Xiao Lan, tapi bukan tertarik kepada lawan jenis ya, udah tua juga.
Xiao Lan terlebih dulu meregangkan otot jarinya dan memulai pembuatan pil. Dia mengambil rumput es, telur burung spirit beast, bunga Huan Di, dan inti dari ular level 1 rendah.
"Dia sebenarnya ingin membuat apa?" gumam Panitia yang bingung dengan bahan-bahan yang dikumpulkan Xiao Lan.
Xiao Lan memasukkan satu persatu bahan-bahannya dan mulai mengambil inti dari semua bahan-bahan itu.
Saat mengambil inti, harus satu persatu karena semua bahan membutuhkan panas yang berbeda-beda.
Sebenarnya Xiao Lan bisa mengambil inti semua bahan secara bersamaan, namun itu memiliki resiko yang cukup besar kalau tungku akan meledak, dan lagi dia tidak bisa menunjukkan kemampuannya di depan umum.
Jika tidak, maka akan ada yang menyalahgunakan kemampuannya untuk tujuan yang bisa berakibat fatal.
Setelah semua inti telah diambil, kemudian Xiao Lan mulai mengkondensasikan semua inti bahan secara satu persatu.
Ya, dan jadilah sebuah pil peningkat kultivasi. Silahkan dicoba di rumah. Wkwkwk, gk lah, canda😅. Author ini 100% ngarang resep obatnya, jadi jangan dianggap serius.
Fungsinya tentu saja sesuai namanya, yaitu untuk meningkatkan kultivasi. Bisa membuat seseorang menerobos dengan lebih cepat.
Bahkan bisa membuat seseorang yang kultivasinya macet dengan mudah menerobos ke tingkat selanjutnya.
"Silahkan untuk tetua memeriksa pil buatan-ku" ucap Xiao Lan.
Salah satu tetua pun maju untuk memeriksa pil yang telah dibuat oleh Xiao Lan. Tetua itu mengambil satu dari sepuluh pil yang ada.
Tetua itu sangat terkejut. Pil dengan warna putih dan dengan corak 2 garis berwarna hitam, itu adalah pil peningkat kultivasi tingkat 2.
Semua orang terkejut tentunya termasuk Panitia yang meremehkan Xiao Lan tadi. Dia tidak menyangka gadis itu mempunyai bakat yang luar biasa.
Kalau saja dia tahu kemampuan Xiao Lan, maka dia tidak akan pernah berani meremehkan gadis itu, apalagi jika menantangnya.
"Tentu saja itu adalah pil peningkat kultivasi. Jika masih saja tidak percaya, kalian bisa mengeceknya lagi"
"Tuan muda, ah maksudku, nona. Aku memang sudah tua, tapi jika bersangkutan dengan pil, aku tidak mungkin salah lihat. Kemampuan-ku sudah tidak diragukan lagi" ucap Tetua itu dengan cepat menjawab ucapan Xiao Lan.
"Oh, jadi aku dinyatakan lolos, bukan? Kalau begitu, Panitia, kau ingat bukan akan janji yang kau ucapkan tadi? Jangan bilang kau tidak punya janji apapun. Banyak saksi yang melihat dan mendengarnya tadi" ucap Xiao Lan tersenyum puas.
"Tentu saja tidak, nona. Aku selalu menepati janjiku. Apalagi, sebagai anggota dari Alchemy Guild, aku harus menepati janjiku, atau kalau tidak aku akan kena denda" ucap Panitia.
Panitia itu menepati janjinya, dia bersujud pada Xiao Lan tanpa mengeluh ataupun mengumpat. Xiao Lan pun tersenyum puas. Dia senang karena panitia itu tidak mengingkari janjinya.
"Hahaha, bagus, Xuan Qin. Kuharap kau mendapat pelajaran untuk tidak meremehkan orang lagi" ucap pemilik Alchemy Guild yang sedari tadi mengamati dari kerumunan.
"Salam kepada Tetua Besar Guild" ucap semua orang dengan membungkuk dan memanggil pemilik Alchemy Guild dengan sebutan Tetua Besar Guild.
"Berdirilah. Semuanya, sekarang bubar" ucap Terua Besar Guild dengan penuh wibawa.
Semua orang pun membubarkan diri dan kembali ke aktivitas masing-masing.
"Hahaha, aku tidak menyangka kalau akan ada alchemist yang akan meneruskan alkimia, apalagi sangat berbakat seperti dirimu" ucap Tetua Besar Guild dengan menepuk-nepuk bahu Xiao Lan.
"Tetua Besar Guild, kau bisa memakai pil ini untuk melanjutkan kultivasimu yang macet. Aku tahu kau sudah terjebak selama 2 tahun. Aku yakin kau tahu cara memakaianya, kurasa pil ini akan cukup. Dan juga, setiap kali badanmu terasa pegal dan nyeri, itu karena peredaran darahmu kurang lancar. Kau hanya perlu untuk mengakupuntur punggungmu dengan 1000 jarum akupuntur seminggu sekali, maka peredaran darahmu akan lancar" jelas Xiao Lan.
Widih, gk mati tuh ditusuk 100 jarum😂
"Wah wah wah, ternyata nona Xia juga bisa tahu akan hal itu dalam sekali lihat, ternyata. Sungguh berbakat" ucap Tetua Besar Guild memuji Xiao Lan.
"Kau terlalu memuji diriku, Tetua Besar Guild" ucap Xiao Lan merendah untuk meroket, wkwkwk.
"Ah, kau juga jangan terlalu merendah, nona Xia" ucap salah satu Tetua.
"Ah, nona Xia, aku akan memberikan koin emas dan beberapa gulungan ini untuk-mu. Anggap saja ini adalah tanda terima kasih dariku" ucap Tetua Besar Guild sambil menyodorkan cincin penyimpanan kualitas rendah yang berisi ratusan koin emas dan juga beberapa gulungan.
"Terima kasih, Tetua Besar Guild" ucap Xiao Lan menerima cincin itu dan menyimpannya di dalam lengan bajunya.
Setelah itu, Xiao Lan memutuskan untuk kembali. Sekarang, ia telah menjadi anggota dari Alchemy Guild secara resmi.
...🌾🌾🌾...