The Queen's Destiny Journey

The Queen's Destiny Journey
EPISODE 44



Disisi lain disebuah tempat yang entah itu dimana, terdapat sebuah bangunan yang berupa Kasino yang terlihat sangat megah dan penuh dengan aura mencekat disekitarnya, Kasino itu juga terlihat sangat mewah melebihi Kasino manapun, tapi meskipun begitu Kasino itu juga terlihat sangat sepi, apalagi Kasino itu memiliki dinding besar yang terlihat kokoh mengelilingi sekitar Kasino itu, terlihat misterius jika dilihat dari luar.


Dan walaupun Kasino itu terlihat sangat sepi seperti tidak berpenghuni, tapi tidak ada yang tau bahwa didalamnya penuh dengan pasukan-pasukan Mafia yang biasanya dipanggil sebagai Mafioso, dan sebenarnya walaupun Kasino itu terlihat sangat sepi, tapi jika kalian sudah masuk kedalam sana, kalian pasti dapat mendengar banyaknya jeritan dan teriakan serta isakan dari orang-orang yang ada didalam Kasino itu.


Dan pastinya suara itu bukanlah berasal dari para Mafioso, tapi berasal dari orang-orang yang sepertinya sudah menjadi musuh atau pernah mengusik Kelompok Mafia tersebut, dan mungkin kalian bisa menganggap orang-orang itu sebagai mangsa, tahanan, atau korban.


Ctarr...! Ctarr...!! Plakkk... Plakk!! Byurrr....!!!


Suara-suara siksaan itu berasal dari salah satu ruangan yang ada didalam Kasino itu, ruangan penyiksaan itu terlihat khusus dari ruangan lainnya, karena ruang itu terlihat lebih canggih keamanannya, serta pintu ruangan itu berbeda dengan yang lain, baik itu bentuk maupun warnanya, semuanya berbeda.


Dan didalam ruangan itu hanya ada tiga orang saja, dan semuanya adalah Pria tampan bagaikan dewa, bahkan salah satu dari mereka hampir menyamai ketampanan seorang malaikat maupun bidadara, dan tampang mereka sama sekali tidak wajar bagi manusia, karena sebagus apapun gen yang ada dibumi, pasti tidak akan pernah bisa menghasilkan benih sempurna seperti ketiga Pria tampan itu.


Bahkan semua wanita akan langsung jatuh hati kepada mereka jika sudah melihat parasnya, tapi yang harus menjadi perhatian adalah, banyaknya wanita yang walaupun sudah memiliki pasangan, tapi akan selalu terguncang jika melihat paras mereka, dan ujung-ujungnya akan berdampak bagi hubungan wanita-wanita itu, mungkin jika wanita single masih bisa dianggap wajar, tapi bagi yang mempunyai pasangan apakah wajar jika begitu tergila-gila dengan Pria lain? Tentu saja tidak!


Dan sepertinya benar apa kata pepatah yang mengatakan, jika terlalu tampan dapat menimbulkan bencana dan dosa tersendiri, jadi apakah menjadi tampan itu dosa untuk mereka bertiga? Haiss tentu saja tidak, maksudnya ketampanan mereka dapat menyebabkan dosa bagi wanita yang tidak setia, jadi apa kalian mengerti?


………………………………………


Suara-suara siksaan terus terdengar dari ruangan itu, dan suara itu akan selalu diiringi dengan teriakan serta jeritan dari orang yang sepertinya menjadi tempat siksaan itu terjadi.


"Apa kau masih belum puas Raphael?" ucap Pria tampan yang saat ini sedang melihat sahabatnya, menyiksa orang yang saat ini sedang digantung terbalik didepannya, pria itu berkata sambil terduduk dipojok ruangan dan terlihat sangat santai. (Raphael bisa kalian sebut sebagai Rafaell, ok!


Dan pria yang baru saja berbicara adalah sahabat sekaligus dokter serta ilmuan jenius, yang bahkan bisa saja mengalah dokter dan ilmuan nomer satu didunia dengan kemampuan-nya, tapi karena dia tidak mau mencolok didepan publik maka dia selalu menyembunyikan keahliannya, dan hanya menggunakan-nya saat sedang bekerja sebagai dokter serta ilmuan Mafia.


Sedangkan pria satu lagi hanya diam saja sambil terus melihat Tuan sekaligus sahabatnya dalam menyiksa orang itu dengan kejam, dan dia merupakan Asisten perusahaan maupun mafia yang dipimpin langsung oleh sahabatnya itu.


"Puas? Hahahaha kau bercanda, iya." ucap Raphael, suara yang dikeluarkan olehnya terdengar berat seperti sedang menahan sesuatu entah itu rasa seperti apa, dan yah pria itu bernama Kevano Raphaellan Ardiansyah Alaric.


Dia seorang pengusaha muda tersukses sepanjang sejarah dan menempati posisi pertama sedunia, bahkan para pendiri negara bersikap hormat kepadanya, karena bagaimana-pun juga perusahaan yang dibangun oleh pria itu disetiap penjuru dunia selalu menguntungkan bagi negara, karena pendapatan yang berasal dari pajak yang dibayar oleh perusahaan itu, dapat menambah perekonomian negara itu sendiri.


Tapi disisi lain pria itu juga merupakan seorang Ketua Mafia yang sangat ditakuti, disegani, diwaspadai, serta selalu dikagumi oleh banyak orang, dan mereka masih belum mengetahui bahwa ketua yang memimpin Mafia itu merupakan orang yang sama dengan orang yang mempimpin perusahaan no-1, yang merupakan CEO dari perusahaan AL4RIC COMP4NY.


Dan pria itu juga merupakan keturunan dari bangsawan jaman dulu, dan merupakan keturunan dari monster bisnis, kepada disebut moster? Karena keluarga besar dari pria itu merupakan pembisnis yang handal dari dulu hingga sekarang, dan masih tidak ada yang pernah mengantikan posisi keluarga mereka, dan taktik keluarga itu dalam berbisnis sangatlah menakutkan, karena taktik keluarga tersebut sama sekali tidak memberi celah untuk para pesaing bisnis untuk menjatuhkan prusahaan Alaric tersebut, maka dari itu keluarga mereka disebut sebagai moster bisnis.


"Oh ternyata belum, yasudah lanjutkan." ucap pria itu lagi dengan santai dan terlihat tidak peduli dengan jeritan yang ada didepannya, dan pria itu bernama Arcas Mahendra Leonard, seorang anak dari salah satu saudara Kerajaan Inggris, tapi entahlah kenapa dia begitu bebas berkeliaran, padahal orang-orang dari Kerajaan Inggris sangatlah jarang terlihat, dan selalau bersikap netral dengan hal-hal diluar kawasan mereka.


"Cih! kukira kau mau menghentikannya, tapi lihatlah kau malah mengatakan hal bodoh seperti itu!" kesal pria satu lagi yang sendiri tadi terdiam akhirnya akan bicara, dan pria itu bernama Keanu Areas Galvin, seorang anak Konglomerat yang sangat terkenal di negaranya yaitu Jerman, dia merupakan anak kedua setelah sang kakak, jadi itulah mengapa dia bisa bekerja di perusahaan orang lain.


"Dasar tidak berguna." gerutu Keanu pelan, tapi bisa didengar oleh Arcas, "Teruslah mengoceh." sindir Arcas cuek.


"Menyebalkan." balas Keanu, setelah itu dia kembali memperhatikan sahabatnya itu yang masih saja sibuk dengan mainan-nya, tapi setelah dia melihat bahwa orang itu sudah tidak bernyawa, akhirnya diapun memutuskan menghentikan sahabatnya yang gila jika sudah menyiksa seseorang, bahkan tidak melihat dan tidak mau berhenti setelah mainan-nya sudah mati, stres memang.


"Apa tangan mu tidak capek? Kau terus saja menyiksa orang itu, jelas-jelas dia sudah mati." ucap Keanu dan akhirnya sahabatnya itu berhenti dan menatap orang menjadi mainan-nya yang sudah tidak bernapas.


"Huh kenapa harus repot, ambil saja yang baru." ucap Arcas tiba-tiba, mendengar ucapan itu Keanu langsung saja menolehkan kepalanya, dan menatap Arcas tajam sambil memukul kepalanya keras, mungkin karena terlalu kesal dengan sikap sahabatnya itu.


"Ayolah apa kau tidak lelah? Jika ingin lagi nanti saja, kau istirahatlah dulu, kita belum makan bukan?" ucap Keanu mencari alasan.


"Kata siapa? Aku sudah ma-" ucap Arcas tidak melanjutkan perkataannya karena kakinya diinjak kuat oleh Keanu.


"Sekali lagi kau bicara, ku robek mulut mu, paham!" tekan Keanu pelan dengan tatapan horor yang dia arahkan kapada Arcas.


"Iya iya iya, terserah kau saja, angkat dulu kaki mu itu." ucap Arcas cemberut.


"Ayo keluar." singkat Raphael sambil keluar dari ruangan itu tanpa memperdulikan pria berisik yang tidak lain adalah sahabat yaitu Arcas dan Keanu, kenapa mereka berisik? Karena setiap kali mereka bertemu pasti akan selalu bertengkar, apalagi dengan sikap menyebalkan Arcas yang selalu saja membuat Keanu geram.


………………………………………


Jangan lupa Like, Komen, and Vote ya guys, please~


Salam hangat dari Author^^


.


.


.


.


.


#Next