
Setelah dirasa cukup, Queen menghentikan tangis-nya dan bangkit dari dari lantai. Tatapan nya yang kosong, dingin, tajam, dan penuh tekat, menjadi satu. Benar-benar menakjubkan!
Queen saat ini mulai bertekat untuk pergi dari kerajaan ini dan memilih tempat yang tepat untuk menjadi tempat pelariannya.
"Jadi... dimensi apa yang layak untuk tempat singgah ku." ucap Queen sambil mengeluarkan sepasang sayap-nya.
Dia ingin kembali ke Istana dan memberi tahukan rencana yang akan dia ambil. Mungkin akan sedikit mengagetkan mereka tapi Queen tak peduli tentang hal itu.
Wusshhh....!! Queen melesat kearah tempat dimana Istana-nya berada, tak butuh beberapa detik dia sudah sampai didalam halaman Istana yang sangat megah itu.
Semua penjaga menara yang merasakan hawa sang RatuNa mereka segera menghampiri-nya, "Salam RatuNa!" ucap ketujuh penjaga menara.
"Kumpulan semua orang yang ada disini, Sekarang!" ucap Queen menekankan suaranya, "Baik RatuNa!" ucap mereka.
Setelah itu salah satu dari mereka melakukan telepati gelombang otak keseluruhan rakyat yang ada di kerajaan itu.
Setelah menyampaikan pesan, Queen menghilang dan muncul kembali diatas menara tertinggi di Istana-nya, tak butuh beberapa menit semua orang sudah berkumpul dihalaman Istana dan menunggu informasi apa yang akan disampaikan RatuNa mereka.
"Baik saya langsung keinti-nya saja, saya akan pergi untuk beberapa waktu dari dimensi kerajaan saya ini." ucap Queen jelas dan padat.
Mendengar keinginan sang RatuNa mereka, semua orang yang ada disana menjadi gaduh, mereka semua menentang keinginan sang RatuNa mereka untuk meninggalkan dimensi ini, dan pergi kedimensi kotor yang ada diluar sana. Yang benar saja!
"Diam! Ini keinginan saya, dan ini juga cara yang tepat untuk melupakan kesedihan ku..." ucap Queen menjelaskan.
Mendengar hal itu semua orang kembali menjadi diam, mereka tahu bahwa sang RatuNa mereka masih belum bisa melupakan kepergian Pangeran Erlan, bahkan wanita yang menjadi kunci kejadian itu Queen siksa.
Dan yang lebih menyeramkan-nya lagi Queen melenyapkan satu dimensi dimana wanita itu tinggal, berserta semua orang yang ada didalam-nya. Bukankah itu kejam?
Mereka akhirnya mengerti keinginan dan tujuan RatuNa untuk pergi smentara waktu dari dimensi ini, dan karena hal itulah semua orang yang ada disana mengijinkan Queen untuk pergi.
Tapi mereka akan selalu mengawasi dan melenyapkan orang-orang yang mengganggu RatuNa mereka, semua rakyat disana juga menanyakan dimanakah dimensi yang menjadi tempat singgah sementara RatuNa mereka.
Rakyat disana segera menyetujui hal itu, karena di bumilah yang tidak sama sekali tau tentang hal-hal diluar nalar seperti ini, sehingga aman untuk tempat pelarian sang RatuNa mereka, bumi juga merupakan tempat yang tak terlalu menarik.
Akan tetapi dibumi banyak sekali orang-orang yang mencari status sosial yang tinggi, dan juga banyak orang-orang yang ada disana sangat suka menjual dirinya hanya untuk kekayaan. Bukankah itu menjijikkan?!
Setelah itu ketujuh penjaga menara mengaktifkan jalur dimensi dari kerajaan ini ketitik dimana menjadi tempat yang tidak terlalu menarik perhatian orang-orang dibumi.
Ketika jalur itu sudah terbuka, Queen mengubah penampilan-nya, seperti warna rambutnya yang Queen ubah menjadi hitam legam yang bercahaya, matanya yang tadinya berwarna ungu Queen rubah menjadi hitam kebiruan.
Setelah dirasa sempurna Queen langsung memasuki jalur atar dimensi tersebut dan menghilang dari pengelihatan orang-orang yang ada disana, jalur itupun juga langsung tertutup.
Namun tak ada yang tau bahwa keinginan yang dibuat Queen dapat membuat semuanya berubah. Bahkan Queen sendiri tak menyangka karena pilihannya dia akan mengalami hal-hal yang tidak dia harapkan.
……………………………………………
Jangan lupa tinggalkan jejak ya
.
.
.
.
.
#Next