
Setelah memasuki kamar, Queen segera menuju dapur yang ada didalam hotel, eits jangan ditanya kenapa ada dapur dikamar yang Queen pesan, tentu saja karena kamar ini berbeda dari kamar lain, dan fasilitas yang ada disini sangat lengkap.
Queen berniat mengambil sebotol Wine yang lumayan memiliki kadar alkohol yang tinggi, dia berniat membuat manajer cabul itu kepanasan serta pusing, setelah itu baru.... kalian lihat saja nanti.
- POV Queen -
Saat ini aku sedang mengambil sebotol Wine untuk menjebak si tua bangka cabul itu, aku benar-benar muak dengan orang-orang yang memiliki pikiran kotor, yang ada hanya bikin orang kesal saja, aku heran sudah berapa banyak pengunjung wanita yang berhubungan dengannya, tidak peduli dipaksa, ataupun tidak, mereka sama-sama menjijikkan.
Huh jika wanita yang menginap disini dipaksa, kenapa tidak melaporkan perbuatan si tua bangka cabul itu saat diluar hotel, pasti mereka sudah disogok, yah walaupun mereka dalam kondisi tidak memungkinkan, tapi berbeda dengan ku, aku akan memberikannya sebuah kejutan yang tidak penah dia pikiran, lihat saja.
Setelah aku mengambil Wine itu, aku berjalan lagi untuk mengambil gelas, kemudian aku kembali kedepan tepat dimana si tua bangka cabul itu menunggu ku, dan lihat saja dia sudah duduk disofa lanyaknya seorang yang memesan kamar ini, dan yang lebih membuat ku benci adalah dia sudah menelanjangi tubuh bagian atasnya!
Ahhggg sungguh aku merasa ingin sekali membakar pak tua itu, tapi aku tidak sudi memakan tubuhnya, karena pasti tubuh tua bangka cabul itu memiliki rasa dan berbau seperti air m*ni bekas dia berhubungan dengan banyak wanita, iuww pasti asin bukan, dan lihat saja pasti dagingnya akan sangat kesar karena dia berbuat dosa terus.
Aku berjalan menuju kearahnya dan menaruh Wine serta gelas yang ku bawa diatas meja, dan disaat aku duduk disamping-nya, belum apa-apa dia sudah berani memegang pinggang ku, heh awas saja nanti.
"Emm~ Tua... ayo minum ini dulu." ucap Queen lembut.
"Hahaha tidak usah memanggil ku Tuan, cantik. Panggil saja sayang saja...." ucap manajer cabul itu.
"Sialan! Menjijikkan sekali, aku tak tahan untuk melenyapkannya, huh baik sabar Queen, sabar untuk sesaat lagi...." batin Queen mencela.
"Ahh... baik sayang, ayok kita minum ini dulu, bukankah jika lebih panas lebih baik~" ucap Queen menghasut.
"Hahaha kau memang sangat jago cantik, baiklah... baiklah... aku akan meminumnya untuk cantik ku ini." ucap manajer cabul itu puas.
Setelah itu aku melihat tua bangka cabul itu menuangkan banyak sekali Wine kedalam gelasnya, apa dia berfikir ini hanya Wine untuk menghangatkan tubuh? Ternyata dia sangat bodoh, mudah ditipu, dan payah sekali, huh kemapuan seperti ini sudah berani menjebak ku.
Aku trus memperhatikan-nya meminum Wine itu dengan wajah berubah ubah, mungkin karena merasa tersengat dengan kadar alkohol yang tinggi pada Wine tersebut, baiklah aku akan membuat minuman itu menjadi enak, dan membuatmu kecanduan serta meminum Wine itu sampai sebotol, hahahha apakah nanti lambung tua mu itu akan rusak? Bolong? Atau kena kanker? Tapi sepertinya tidak!
Karena hari ini adalah hari terakhir mu menghirup oksigen, dan tenang saja, walaupun nanti kau akan mati, aku akan bertanggung jawab, dan melempar mu ke neraka para ******, bukankah itu hadiah yang memuaskan untuk orang cabul seperti dia? Jadi dia akan mengalami hari-hari penuh siksaan tapi ditemani oleh wanita-wanita ****** yang dia suka.
Dan benar saja tak butuh beberapa saat Wine itu tinggal sedikit, mungkin segelas lagi akan habis, dan aku dengan pelan berdiri dan mundur 5 langkah dari manajer cabul itu, kemudian aku membuat sebuah mantra yang dapat membuat seseorang mengalami halusinasi tapi lebih kedunia cermin, sehingga terasa benar-benar nyata dengan yang asli, hehehe aku akan menjebak mu.
"Saatnya mulai." ucap Queen pelan namun terlihat senyum mematikan, yang dapat membuat seseorang membatu saat melihatnya.
Dan setelah aku mengucapkan kata-kata itu, halusinasi-pun dimulai, dan seperti yang kalian lihat bahwa halusinasi yang aku buat adalah sebuah bayangkan yang membuat diriku menjadi dua, atau lebih tepatnya aku memanggil seseorang dan membuat dirinya mirip denganku, dan orang yang ku panggil adalah sesorang wanita yang berasal dari Klan Darah Glamour.
Yah benar, Klan Darah Glamour yang merupakan rakyatku, aku memanggil dia untuk melakukan hubungan intim dengan pria cabul itu, tapi jangan salah aku melakukan tersebut untuk wanita itu juga, karena salah satu kekejaman Klan Darah Glamour adalah dapat menguras energi kehidupan, energi tubuh, dan dapat menghancurkan organ-organ seseorang dengan cara melakukan hubungan intim.
Orang-orang dari Klan itu juga dapat mengambil usia seseorang dengan cara melakukan hubungan intim, dan itu dapat membuat mereka menjadi lebih kuat, dan awet muda, tapi ada satu keuntungan yang baik dari itu, karena dengan melakukan hal ini, orang-orang dari Klan Darah Glamour dapat menekan rasa haus akan darah serta daging makhluk hidup lain.
Sehingga tidak ada lagi pembunuhan masal diluar dimensi karena bocah-bocah itu lapar, jadi karena hal itulah aku menyuruh mereka melakukan ini, karena aku sendiri saja pusing harus meladeni mereka saat sudah lapar, seperti seorang bayi saja.
……………………………………
Suara-suara desahan memenuhi ruangan itu, dan aku hanya menampilkan wajah dingin dan cuek karena jujur aku tidak memiliki nafsu akan hasrat seperti itu.
Aku merasa sangat ingin menjadikan-nya bubur, atau menjadi sabun untuk kuda saja ya? Ahh lupakan, tapi aku kasihan dengan anak itu, yah walaupun semakin kuat orang yang berhubungan dengan anak ku, maka semakin cepat juga dia akan mati. Baiklah aku akan diam saja, dan menonton adegan membosankan didepan ku.
Tapi seketika juga yang tadinya membosankan menjadi menarik untuk ku lihat, bagaimana tidak, lihat saja sekarang ini seluruh kulit pria cabul itu mengerut, ah sepertinya umur pria itu sudah dikuras ya, bagus-bagus, aku semakin bersemangat karena melihat lagi bahwa daging yang ada pada pria cabul itu semakin mengecil atau hilang.
Dan dia menjadi sangat kurus, ah mungkin seperti manusia tanpa daging dan hanya tulang saja, hahahah lucu sekali melihat orang bodoh itu tak menyadari bahwa dia sedang bermain dengan moster s*ks, ayo lanjut aku tak sabar melihatnya lagi!
Dan benar saja bibir dan rambut pria itu menjadi putih, serta kuku pria itu menjadi pucat seperti tangan mayat, dan lihat saja bahkan tulang punggung pria itu benar-benar menonjol keluar, oh dan lihat dia mimisan, wahhh benar-benar keren!
Eh kenapa aku menjadi konyol seperti ini? Ah sudahlah biarkan, lagi pula diriku yang sebenarnya akan mucul dalam waktu 3 hari, dan saat itu juga semua akan berubah, termaksud ingatan, sifat, dan seluruh alam dimensi akan merasaka perubahannya, kecuali bumi yang tak sensitif dengan hal-hal seperti ini.
Dan setelah aku lihat lagi, bagian bawah pria itu sudah memerah, dan berlubang, apalagi itu mengeluarkan bau busuk, euwww menjijikkan, sepertinya sudah cukup yah... "Baik berhenti, sudah cukup..." ucap ku kepada anak itu.
Dan yah diapun menghentikan permainannya, dan melepaskan persatuan mereka, kemudian dia berdiri dan membersihkan dirinya dengan sihir, setelah itu dia menghampiri ku dan berdiri dengan patuh seperti anak anjing.
Akupun segera memecahkan dunia cermin itu dan barulah si Pria cabul itu sadar, dan merasakan kesakitan yang amat sangat sangat luar biasa sakit, bagaimana tidak sekarang ini dia hanya bisa tergeletak disofa dengan tak berdaya.
Energi-nya habis total, akan tetapi sp*rma-nya masih meluncur keluar, tapi yang membuat ku jijik, itu berwana hitam dan berbau! Benar-benar sangat merusak mataku saja.
"Bagaimana rasanya?" ucap ku pada anak itu. "Lumayan Ibunda RatuNa, dia kotor dan kekuatan ku meningkatkan lumayan banyak!" ucapnya senang.
"Tapi lihat itu, itu... hitam!" ucap ku prihatin dengan anak ini. "Yah, tapi tak apa Ibunda RatuNa, ini demi anda, aku rela melakukannya, walaupun dia menjijikan..." ucap anak itu terseyum lebar.
"Ahh sudahlah, terima kasih, kau kembalilah, dan ambil ramuan pemurni, aku tak mau anak-anak ku terkena hal-hal yang kotor!" ucap ku tegas. "Baik!" setelah itu dia menghilang dari hadapan ku.
Dan sekarang ini sudah waktunya aku bermain dengannya....
……………………………………
Ok guys, jangan lupa Like, Komen, and Vote ya!
Terima kasih^^
.
.
.
.
.
#Next