
Disisi lain lebih tepatnya dibumi, terlihat lingkaran Spritual antar dimensi disebuah tempat yaitu Gunung Vesuvius, Italia. "Ssringk....!!!" suara itu berasal dari lingkaran Spritual yang tiba-tiba saja muncul disekitar gunung tersebut.
Lingkaran Spritual itu mengeluarkan kabut Ungu kebiruan yang sangat lembut, dan terlihat-lah sesosok wanita yang keluar dari lingkaran Spritual tersebut.
"Hahhh apa ini tempatnya? Tapi... kenapa seperti ini? Tunggu!" merasa ada yang aneh, wanita itupun melihat sekeliling.
"Ihss... anak-anak itu!! Mengapa mereka membawa ku ketempat buruk seperti ini?! Bukankah masih ada tempat lain yang begitu sepi daripada tempat ini....!! AHHH.... KA-KALIAN KURANG AJAR! AWAS SAJA JIKA AKU KEMBALI, AKAN KU HUKUM KALIAN BOCAH-BOCAH NAKAL!!!" geran wanita itu yang tak lain adalah Queen.
Yah sekarang ini Queen sudah ada dibumi lebih tepatnya di negara Italia, tapi yang menjadi masalahnya adalah tempat yang pertama kali Queen injak, merupakan tempat yang sangat berbahaya dibumi.
Walupun itu bukan masalah besar, tapi tetap saja itu sedikit merepotkan, karena Queen sendiri harus menghemat kekuatannya, dan bagaimana bisa bocah-bocah nakal itu mengerjainya, Benar-benar kurang ajar bukan?!
Tapi ntah kenapa setelah berfikir lebih lama, Queen akhirnya paham maksud mereka menempatkan dia disini dan mengerjainya, mungkin mereka hanya ingin menghibur Queen.
Dan ajaibnya itu berhasil, karena baru saja Queen menunjukkan ekspresinya, walupun terkesan hampa, tapi itu tidak masalah, dan Queen sendiri merasa terharu dengan tindakan mereka barusan.
"Sudah cukup! Kalian kembalilah ke- Kerajaan, aku bisa menjaga diriku sendiri." setelah mengatakan itu, semua orang yang tadinya memata-matai Queen, menghilang layaknya sebuah bayangan.
"Huhh... Mereka sudah pergi.... Semoga saja ketika aku diberada sini, aku bisa melupakan mu Erlan." ucap Queen pelan, lalu pergi melesat keluar Gunung.
Saat diperjalanan menuju keluar gunung, Queen sesekali melihat sekeliling dan yah sedikit kagum dengan tempat ini, mungkin bagi kita tempat tersebut sangat menyeramkan, tapi menurut Queen tempat ini cukup menarik untuk sisi kejamnya.
Dan pada saat diperjalanan-pun Queen sesekali memakan buah Anggur dan Ceri, karena memang dasarnya Queen menyukai buah tersebut, bahkan bagi Queen buah-buahan tersebut sudah menjadi makanan pokoknya.
Padahal sewaktu dulu Queen tidak suka dengan buah Ceri, namun karena melihat sang adik yang sangat suka dengan buah itu, Queen-pun sedikit tertarik dan mencoba memakannya, dan yah ternyata sangat pas dimulut-nya.
Namun tiba-tiba saja, saat Queen sudah berada didekat perbatasan keluar dari gunung tersebut, Queen mendengar suara yang sangat berisik didekat-nya, namun dia tak tau itu apa.
Queen sendiri juga malas untuk melihat dimanakah suara itu berasal, walaupun Queen bisa saja menggunakan kekuatan pendekteksi-nya, tapi tetap saja yang namanya malas ya malas, tidak peduli dengan cara apapun, dia akan tetap malas melakukan-nya.
Jujur saja saat ini Queen sangat kesal dan dendam dengan orang-orang tersebut, karena berani sekali mengganggu perjalanan-nya yang seharusnya damai dan tenang.
"Ggrrt..., Si-siapa yang mengganggu ku!! Awas saja akan ku lenyapkan kalian! Ahh ntah kenapa aku jadi ingin meminum darah segarr, hehehe~" dengan tawa Psycho-nya, Queen-pun melesat kearah suara itu berasal.
Dan ketika sudah sampai disana, Queen semakin bersemangat dengan apa yang dia lihat, dan benar saja yang membuat Queen senang yaitu karena mangsa-nya merupakan segerombolan manusia, apalagi manusia itu sudah banyak membunuh seseorang.
Dan ini sangatlah bagus untuk sisi gelapnya, karena bisa membuat dirinya bertambah kuat dan sedikit membuat kekuatan-nya pulih, yah walaupun Queen sudah sangat kuat, tapi ini sesuatu yang bagus untuk sekarang ini.
Mungkin ini hal bagus untuk Queen, tapi tidak dengan orang-orang itu, karena bagi mereka hal ini merupakan hal yang paling tidak mereka bayangkan.
……………………………………………
Jangan lupa tinggalkan jejak ya
.
.
.
.
.
#Next