The Queen's Destiny Journey

The Queen's Destiny Journey
EPISODE 22



Semua rakyat yang ada di dalam portal juga ikut melihat keadaan yang ada diluar, mereka juga sesekali merasakan kengerian yang ada disana, mereka tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini, mereka juga ikut bersimpati kepada orang-orang yang berasal dari dimensi lain yang saat ini sedang menunggu ajal.


Lihat saja orang-orang itu yang tadinya bertarung dengan sangat brutal menjadi lemas seketika, dan pasrah saat dimakan Roh-roh jahat dan Tanah hidup tersebut, belum lagi Matra kutukan yang Queen keluarkan benar-benar sangat sadis.


Teriakan-teriakan penuh dengan kesakitan memenuhi kerajaan itu, bahkan sampai terdengar keluar dimensi saking kerasnya, Queen yang melihat hal tersebut menjadi senang dan bersenandung bagaikan orang gila.


Sifat haus darahnya yang tak pernah ada puasnya kembali bangkit setelah sekian lama tidak dia tampakkan, Queen yang belum puas dengan hal itu membacakan Mantra lain yang membuat Roh mereka yang sudah mati tetap merasakan kesakitan yang sama dengan cara mereka mati.


*BENAR-BENAR KEJAM!*


Queen yang sudah selesai membacakan Matra segera melesat kemana-mana untuk mengancurkan tanah, gunung, lembah, laut, danau, bahkan dia mengancurkan tembok dimensi yang ada disana.


"Ini…... Tuan Alcifer, bukankah kita harus menghentikan RatuNa? Ini sudah terlalu jauh!!" ucap salah satu dari rakyat kerajaan.


"Banar Tuan, walaupun tak apa jika yang lain hancur, tapi jangan sampai Menara Utama ikut hancur!!!" ucap salah satu orang kerajaan panik.


"Ti-tidakk!!! Terlambat, itu sebentar lagi akan hancur!!!" ucap salah satu saudagar kaya.


"Apaa?!!!" teriak mereka semua kecuali Pangeran Erlan, yang sendiri tadi terus menatap sang kakak dengan pandangan sedih.


Mereka semua menolehkan kepalanya cepat kearah depan, dan betapa kagetnya mereka saat melihat Queen yang saat ini sedang bersiap-siap untuk menghancurkan Menara Utama yang berwarna Galaxy.


Menara Utama merupakan setengah dari kehidupan Queen, karena ketika dia membuat dimensi ini, dia mengorbankan setengah nyawanya untuk menstabilkan dimensi-nya. Menara itu juga hanya bisa dihancurkan oleh Queen sendiri.


Dan jika Menara Utama itu hancur maka, Queen akan mengalami Lungo Sonno Che Non Finisce Mai, atau dengan kata lain yaitu Queen akan mengalami Tidur Panjang Yang Tidak Pernah Berakhir.


Bukankah itu sama saja dengan mati? Tapi mati dengan jantung tetap berdetak bukankah sangat mengerikan?! Dan hanya satu cara yang bisa membangunkan Queen yaitu pada bulan Galaxy Moon.


**************


"Hehehe Menara yang bagus~ tapi sayang kamu akan hancur! Hyattt....!! Sreekkk... Creek.... Creekkkk.... Parngggrrr!!!" Ahh sudah terlambat bagi rakyat kerajaan untuk menghentikan Queen.


Menara Utama sekarang ini sudah sangat hancur menjadi pecahan-pecahan kaca, semua rakyat yang melihat hal itu berteriak histeris dan segera melesat keluar dari portal dan menuju kearah RatuNa mereka.


Pangeran Erlan yang melihat itu binggung karena dia tak mengetahui fakta tersebut, tapi saat melihat raut wajah mereka yang sedih, cemas, gelisah, takut, dia menjadi ikut panik dan menangis dengan kencang sambil menyebut nama sang Kakak.


"Kakakk....!!!!" teriak Pangeran Erlan menggelegar, sambil menangis. Aram yang melihat hal itu juga ikut sedih dan perihatin. "Pangeran ayok kita kesusul mereka!" ucap Aram berusaha tegar.


"Hiks... Hiks... I-iya kak, ayok kita kesana juga kak!" ucap Pangeran Erlan sambil melesat meninggalkan Aram sendiri, dia sudah sangat cemas dengan keadaan sang kakak, sampai meninggalkan Aram.


Dengan tangan gemetar Alcifer segera mengangkat kepala Queen, dengan sangat hati-hati, dan betapa leganya dia saat melihat Queen masih sadar tapi sudah sangat lemah.


"Kau sadar! Bertahanlah kami akan menyembuhkan mu..." ucap Alcifer lembut.


"Hah... tak perlu membuang waktu, ini sudah tak sempat! Aku harus memperbaiki seluruh kerusakan yang ada di kerajaan ini, sebelum aku tertidur..." ucap Queen lemah.


"Hah! A-apa kau gila?! Kau sudah lemah karena Menara Utama hancur, dan sekarang kau ingin menggunakan kekuatan mu lagi untuk hal ini? Jangan bercanda!!! Aku tak akan membiarkan-nya!" seru Alcifer marah.


"Benar RatuNa, kami setuju dengan perkataan Tuan Alcifer!" tegas rakyat disana tajam.


"Huh... lalu siapa yang bisa memperbaiki kerusakan ini, apa kalian bisa? Tidak bukan?!" ucap Queen berusaha untuk tetap sadar.


Setelah itu Queen menghilang dari dekapan Alcifer dan sudah berada diatas langit, dan terlihat juga bahwa Queen sedang mengumpulkan semua kekuatan-nya untuk memperbaiki kerusakan yang ada.


"Hentikan RatuNa!!" teriak Alcifer murka. Namun apalah daya, disekeliling Queen terdapat perisai penjaga yang tidak bisa ditembus.


"Kumohon perbaikilah kekacauan yang ada~" suara lembut itu merupakan akhir dari sihir yang Queen gunakan. Tiba-tiba telihat sinar emas yang sangat hangat dan tenang memenuhi seluruh kerajaan, dan seketika itu juga seluruh kerajaan kembali normal.


Dan pastinya Menara Utama tak bisa diperbaiki lagi, hanya bisa menunggu waktu dimana Galaxy Moon datang. Dan sekarang ini juga hidup Queen sudah bagaikan orang mati, dia terjun dari atas langit dalam keadaan tidur panjangnya.


………………………………………


Ok guys jangan lupa Like and Komen, kalo bisa kasih Vote juga ya guys


.


.


.


.


.


#Next