The Mejesty It’S Husband

The Mejesty It’S Husband
Bertemu Dengan Marina



❤️ Happy Reading Bestie ❤️


Setelah selesai makan siang, Brina terlihat mengantar Aldo ke kantor, karena tadi Code menelpon jika ada meeting mendadak. Dan mau tidak mau Brina harus ikut Aldo ke kantor.


“Sayang, kamu di ruanganku dulu ya, kalau kamu lelah kamu boleh tidur di kamar, buat dirimu senyaman mungkin di sini.” Pamit Aldo pada Brina, dan tak lupa Aldo mengecup kening Brina sebelum melangkahkan kakinya keluar menuju ruang meeting yang berada di lantai paling atas.


***


Ketika Brina di tinggal oleh Aldo, dia merasa sangat begitu bosan, lalu dia memilih untuk melihat - lihat, barang apa saja yang ada di ruangan suaminya.


Tokkkk,,tokkk, suara ketukan pintu membuat Brina menoleh, dan melihat siapa yang datang.


“Diakan?” Batin Brina, yang mengingat sosok wanita itu.


“Eh, kamu Brina kan, kok ada di sini?” Tanya Marina, ketika melihat sosok Brina yang ada di dalam ruangan Aldo, dan bukan Aldonya.


Brina tersenyum sinis, lalu kembali melangkahkan kakinya untuk duduk di sofa, “duduklah!” Perintah Brina pada Marina.


Marina tersenyum kikuk, ketika melihat Brina di sini, “kenapa datang ke sini? Ada perlu apa?” Tanya Brina langsung to the point. Dia sama sekali tidak perduli dengan usia Marina yang lebih tua darinya.


“Aku hanya datang ingin mengantarkan makan siang untuk Aldo seperti biasanya,” jawab Marina, membuat Brina menyeritkan keningnya bingung.


“Seperti biasanya? Berarti kamu setiap hari mengantarkan makan siang untuk suami saya?” Tanya Brina lagi, namun kali ini dengan nada yang begitu sinis.


“I - iya, dan aku rasa itu adalah hal lumrah.” Jawab Marina dengan begitu santai, tanpa terlihat merasa bersalah.


Brina tertawa mendengarnya, apa - apain ini? Jadi selama ini Marina dan Aldo? Apa jangan - jangan mereka ada hubungan?


“Kamu ternyata sangat cantik ya Brina.” Puji Marina, membuat Brina tersenyum sinis.


“Thanks.” Balas Brina dengan singkat, lalu dia melirik makanan yang dibawa oleh Marina.


“Kamu itu sebenarnya tahu gak sih kalau aku dan Aldo sudah menikah?” Tanya Brina, merasa begitu penasaraan sebenarnya apa yang sedang dipikirkan oleh Marina.


“Saya tau kok, kalian sudah menikah, dan saya juga tahu kalau Aldo menikah sama kamu karena kamu hamil dan dia harus bertanggung jawab.” Jawab Marina, semakin membuat Brina merasa geram dengan jawaban Marin.


“Karena aku hamil? Jadi kalau aku tidak hamil kamu gak bakal nikahin aku Do?” Batinnya, membuat Brina memilih untuk diam. dan memilih untuk bersikap acuh.


Sempat lama hening yang terjadi di antara mereka, hingga akhirnya Marina memilih untuk pamit lebih dulu saja.


“Aku pamit ya Brina, makan siang Aldo aku titip ke kamu saja, titip pesan kalau besok aku juga akan mengantarkannya seperti biasa.” Ucapnya pada Brina.


“Oke.” Jawab Brina singkat.


Lalu dia melihat langkah Marina yang pergi begitu saja, membuat Brina kembali menatap ke arah Lunch box yang dibawa oleh Marina tadi untuk Aldo.


“Untung aku belun jatuh cinta sama kamu.” Gumamnya, lalu menahan air matanya yang mau menetes.


***


Tidak lama kemudian Aldo yang baru selesai meeting, kini datang melihat Brina yang sibuk dengan ponselnya.


“Lunch box siapa ini? Kamu makan lagi?” Tanya Aldo pada Brina, yang membuat Brina melirik ke arahnya.


Aldo menatap Brina yang juga sedang menatapnya, tatapan istrinya itu berbeda dengan tatapan sebelum dia pergi ke ruang meeting.


“Tadi Marina datang ke sini, dan katanya dia mau antar makan siang untuk mu seperti biasa.” Jawab Brina dengan singkat, dan tidak ingin bertele - tele.


Aldo tersenyum mendengarnya, dengan tatapan yang begitu exited melihat Lunch box yang diantarkan oleh Marina. “Masakan Marina enak loh sayang, kamu gak mau coba?” Tanya Aldo begitu ramah. Dia masih belum menyadari, kalau Brina merasa sangat risih dengan hubungan Aldo dan Marina.


“Makanlah, aku sudah kenyang!” Jawab Brina begitu dingin. Membuat Aldo sekilas memudarkan senyumnya. Namun masih tetap fokus dengan makanan yang dibawakan oleh Marina.


Aldo begitu menikmatinya, selayaknya seorang suami yang sedang menikmati masakan istrinya. Tanpa sama sekali perduli dengan ke dua sorot mata yang menatapnya dengan penuh emosi.


“Astaga, habis, aku tidak menyangka akan makan banyak hari ini.” Seru Aldo dengan begitu bahagia.


“Lain kali kamu harus coba masakan Marina sayang, masakannya itu sangat - sangat enak loh.” Timpalnya lagi, membuat Brina hanya membalasnya dengan senyuman sinis.


“Sudah makannya?” Tanya Brina dengan datar, dan lagi - lagi Aldo menyadari jika sikap Brina berbeda dari yang tadi.


“Sudah,”


“Kalau begitu aku akan pulang, kalau kamu masih mau di sini ya silahkan saja! Aku sudah menelpon supir untuk menjemput.” Ucap Brina, yang lalu bangkit dari duduknya dan berjalan melangkahkan kakinya keluar.


“Dia kenapa sih?” Tanya Aldo dengan bingung. Dan lalu juga ikut beranjak untuk mengejar istrinya.


“Sayang, aku bisa mengantar kamu pulang, aku antar ya, tidak usah sama supir.” Ajak Aldo, berusaha menghentikan langkah Brina.


“Aku akan pulang dengan Supir!” Tegas Brina yang lalu menutup pintu liftnya untuk segera menghampiri supirnya yang sudah ada di bawah.


Sedangkan Aldo masih sibuk dengan pemikirannya bertanya - tanya, ada apa sebenarnya dengan istrinya? Kenapa sikapnya tiba - tiba begitu dingin dan bahkan dirinya terasa seperti orang asing. Bahkan lebih asing dari sebelumnya.


To Be Continue.


Hey teman - teman, jangan lupa ya, untuk Like, Komen, Vote dan jika berkenan memberikan Hadiahnya untuk Mimin. Agar mimin lebih semangat lagi updatenya, biar gakmalas - malasan lagi.


Terima kasih 🙏🏻