
🌹 Happy Reading Bestie 😘
Seperti janji Aldo tadi, kini dirinya serta Hanna sedang berjalan – jalan di sebuah pusat perbelajaan. Mereka hanya berdua saja, karena Aldo memang sedang meminta quality time bersama putrinya.
Tetapi sudah dua jam mereka berkeliling, Hanna belum juga menentukan keinginannya, sehingga Aldo kini juga ikut merasa sangat bosan sekali.
“Hanna, apakah belum ada yang kamu inginkan sayang?” Tanya Aldo kepada gadis kecilnya itu.
Hanna sejenak melirik kea rah Daddynya, lalu di detik selanjutnya dia melihat – lihat lagi kea rah sekelilingnya. “Hanna ingin Puppy 🐶 Dad, apakah bisa Hanna memilikinya?” Tanyanya pada Aldo.
“Apakah Hanna tidak mempunyainya?” Tanya Aldo balik.
“Mommy bilang, sudah begitu banyak doggy di rumah, jadi tidak bisa menambah satu lagi, karena Hanna belum bisa merawatnya, Mommy bilanh seperti itu Dad.” Jelasnya kepada Aldo.
Sedikit pertimbangan, akhirnya Aldo mengiyakan apa yang di minta oleh putrinya itu. “Let’s go, kita pergi ke pet’s shop untuk memilih Puppy untukmu Sweety.” Ajak Aldo, yang terus menggandeng tangan putrinya, menuju lantai bawah yang terdapat pet’s shop yang cukup besar.
Kringgg – kriinggg, suara bel pintu berbunyi ketika Aldo membuka pintu shop itu.
“Selamat datang di Qistana Shop.” Sambut seseorang yang berada di dalam.
Aldo tersenyum ke arah putrinya, namun di detik selanjutnya, dia terkejut melihat siapa yang berada di dalam sana. “Marina,” gumamnya pelan, melihat salah satu pengunjung shop tersebut.
Aldo terus memandang wanita yang saat ini sedang menggendong se - ekor puppy 🐶 kecil dengan begitu lembut.
“Daddy.” Panggil Hanna, menyadarkan Daddynya itu dari sebuah lamunan.
“Eh iya sayang,” sahut Aldo dengan sedikit terbatah.
“Aunty itu bertanya, apa yang kita inginkan di sini Daddy.” Seru Hanna, yang kesal karena diabaikan oleh Daddynya.
“Ahhh, anything sayang, kamu boleh ikut dengan Auntynya dan memilih Mana yang Hanna sukai.” Ucap Aldo pada putrinya.
“Benarkah Daddy?” Tanya Hanna dengan begitu excited sekali.
Aldo menganggukan kepalanya pelan, lalu membiarkan putri kecilnya itu sejenak mengikuti pegawai Shop tersebut.
Melihat langkah putrinya yang kian menjauh, Aldo akhirnya kembali melirik ke arah kasir, yang di mana masih terdapat pandangan yang membuat matanya begitu betah.
Dengan penuh keberanian Aldo mendekati wanita cantik itu. “Marina.” Panggilnya dengan lembut.
Sontak saja wanita itu menoleh ke arahnya dengan pandangan bingung. “Maaf Anda memanggil saya?” Tanya wanita itu.
Aldo menganggukan kepalanya pelan, lalu tersenyum dengan lembut. “Kamu Marina kan.” Aldo dengan begitu yakin, dan akhirnya di jawab dengan anggukan kepala oleh wanita itu.
“Iya, saya Marina, tetapi kamu?” Tanya wanita itu bingung.
“Aku Aldo, apakah kamu lupa? Aku Aldo junior kamu waktu kuliah dulu.” Ucap Aldo begitu antusias.
Wanita itu terus berpikir untuk mengingat - ingat wajah Aldo yang menurutnya tidak asing, lalu di detik selanjutnya menganggukan kepalanya pelan. “Ahhh, ya, aku ingat, kamu yang dulu angkatan yang baru masuk di saat tahun kelulusanku itukan.” Seru wanita itu.
“Oh Dear, sekarang kamu sudah tampan sekali ya, lebih terlihat dewasa.” Puji Marina pada Aldo.
Marina adalah salah satu wanita yang pernah mengisi hati Aldo, jauh sebelum ada Brina. Marina gadis yang berbeda beberapa tahun darinya, mampu mengambil hati pria yang begitu misterius itu.
Satu tahun mereka pernah dekat, tetapi, Marina menolak cinta dari Aldo ketika pria itu menyatakan perasaanya. Alasan pada saat itu adalah usia Marina yang jauh lebih tua serta, Marina yang sudah memiliki calon suami, membuat Aldo terpukul, lalu kembali menutup diri sampai akhirnya bertemu Brina.
Sampai detik ini, jujur saja Aldo masih sangat menganggumi sosok Marina, hingga tanpa dia sadari, senyum di wajahnya itu muncul ketika melihat wajah lembut dari mantan seniornya itu.
“Kamu sedang apa di sini?” Tanya Aldo pada Marina.
“Uhh, kasihan sekali.” Sahut Aldo.
“Iya, tapi sekarang sudah tidak apa – apa, tadi dokter sudah memberikan obat, dan katanya semua akan baik – baik saja.” Timpal Marina.
“Kamu sendiri -,”
“Daddy,” panggil Hanna, yang menghampiri mereka dengan membawa se – ekor puppy kecil.
Marina menolehkan pandanganya, dan melihat ke arah Hanna. “Dia anak kamu? Kamu sudah menikah?” Tanya Marina dengan lembut.
Aldo menggelengkan kepalanya pelan. “Iya, perkenalkan, ini adalah Hanna, putri kecilku,” Aldo memperkenalkan Hanna kepada Marina.
“Hey, hallo anak manis,” sapa Marina dengan lembut.
Namun, seperti biasa, Hanna tidak menyukai orang baru, sehingga dirinya memilih untuk bersembunyi di belakang tubuh Daddynya.
“It’s okay Sweety, aunty Marina ini adalah teman Daddy sayang.” Tandas, Aldo, yang tidak ingin anaknya berprilaku seperti itu pada Marina.
“It’s okay, Aldo, jangan dipaksa, Anak – anak memang akan seperti itu.” Tegur Marina, yang menolak Aldo bersikap seperti itu.
Aldo menuruti perkataan dari Marina, yang membuatnya terpaku ketika melihat senyum manis tersebut.
“Ahh iya, Hanna, aunty juga punya puppy seperti kamu, apakah kamu mau melihatnya?” Lirih Marina lembut.
Hanna yang masih merasa takut itu tetap menolak bertemu dengan Marina. Sehingga membuat wanita itu merasa canggung.
“Ahh, bisakah aku mendapatkan nomor telponmu?” Tanya Aldo langsung to the poin, membuat Marina tertawa dengan sikap Aldo yang seperti ini.
“Kamu memang tidak pernah berubah Aldo, kamu selalu saja mengatakan apa keinginanmu tanpa harus membuang waktu.” Ujar Marina, sambil mengambil ponselnya yang berada di dalam tas, lalu memberikannya kepada Aldo.
“Apakah aku boleh menghubungimu nanti?” Tanya Aldo.
Marina menganggukkan kepalanya pelan. “Asal tidak bermasalah dengan istrimu nanti, I will be fine.” Jawab Marina.
“Baiklah, kalau begitu aku pergi duluan ya, masih ada urusan penting soalnya.” Pamitnya pada Aldo.
“Oke, bye Aldo.”
“Bye Marina.” Balas Aldo dengan pelan. Karena sebenarnya dia masih merasa canggung bertemu dengan wanita cantik itu.
Pandangan Aldo benar – benar tidak lepas dari pintu keluar Pet’s shop itu, hingga membuat Hanna merasa kesal kembali dengan Daddnya.
“Awas aja Daddy, akan Hanna laporkan pada Mommy.” Batin Hanna, yang merasa harus memberitahukan Mommynya jima Aldo baru saja bertemu dengan wanita lain.
Visual Marina
To Be Continue.
Hey Teman - Teman, jangan lupa ya, untuk, Like, Komen, Vote dan Hadiahnya untuk Karya Mimin ini. Agar mimin lebih semangat lagi untuk updatenya.
Dan Jangan lupa juga untuk mampir ke karya mimin yang lainnya ya.
Terima Kasih.