The Baby's Mafia

The Baby's Mafia
TBM BAB 72 - Jalan Baru



Dylan membawa Chloe pergi ke sebuah apartemen di mana Clara berada. Sepanjang perjalanan Chloe hanya diam saja, dia terus memikirkan kejadian di kapal pesiar sebelumnya tapi dia enggan bertanya pada Dylan.


Saat sampai di apartemen bukannya mendapat sambutan hangat tapi justru Chloe mendapat makian dari ibunya.


"Kenapa kau sangat bodoh!" teriak Rena yang membuat Chloe jadi memikirkan Gwen.


Walaupun Gwen seorang mafia tapi wanita itu bisa bersikap lemah lembut bahkan pada musuhnya sendiri sementara Rena yang notabene adalah ibu kandungnya?


"Aku lelah," ucap Chloe yang masuk ke dalam satu kamar yang entah itu kamar siapa. Dia ingin memikirkan langkah selanjutnya.


Sementara Dylan sendiri hanya menginginkan Chade yang mana membuat Clara kesal setengah mati.


"Jadi kau akan membawa Chade pergi?" tanya Clara dengan gusar.


"Tujuanmu menghancurkan Juvel dan suaminya bukan? Kau akan mendapatkannya jadi aku akan membawa Chade pergi!" sahut Dylan yang mengemasi barang-barang Chade yang dia belikan. "Aku juga sudah membantu membawa adikmu kembali!"


"Kau tidak boleh membawa Chade pergi! Lalu bagaimana denganku?" Clara masih berusaha mencegah. "Seharusnya kau menikahiku!?"


Dylan terkekeh. "Aku hanya ingin bersama anakku!"


Setelah berkata seperti itu, Dylan pergi membawa Chade yang tidak bisa dicegah oleh Clara karena Dylan tidak akan segan-segan membunuh Clara kalau wanita itu melawan.


*****


Di sisi lain, seorang gadis mungil tengah memandangi jendela rumah sakit sambil terus memikirkan kejadian yang dialaminya.


Dia mengingat jika lelaki yang dia harapkan menolongnya justru menembaknya sampai jatuh ke lautan.


Awalnya dia kecewa tapi setelah mengetahui jika semua itu adalah rencana untuk melindunginya, gadis itu jadi merindukan sosok lelaki yang dia cintai.


"Jullian..." panggil Irene dengan lelehan air mata.


Zack membawa Irene ke rumah sakit supaya peluru yang ada di dada gadis itu cepat dikeluarkan. Dan disitulah Irene sekarang berbaring setelah sadar dari tidur panjangnya.


Tak lama atensi Irene teralihkan karena mendengar pintu ruangan dia dirawat terbuka.


Zack datang dan buru-buru meminta Irene untuk mengganti bajunya.


"Apa kita akan bertemu dengan Jullian?" tanya Irene kemudian.


"Hanya aku yang bertemu Jullian," jawab Zack yang memberikan sebuah amplop besar pada Irene. "Ada sejumlah uang di dalam dan juga identitas baru untukmu!"


"Maksudnya apa?" tanya Irene yang tidak mengerti.


"Kau bisa memulai hidup barumu Irene, Jullian melepasmu!" jelas Zack yang membuat Irene tidak percaya.


"Tapi aku ingin bersama Jullian," ucap Irene sambil membuang amplop besar di tangannya.


"Kami seorang mafia, hidup bersama kami akan dipenuhi bahaya jadi melepasmu adalah jalan satu-satunya untuk melindungimu," jelas Zack yang membawakan Irene tas kecil berisi keperluan gadis itu.


"Semoga berhasil, Irene." Zack berpamitan pergi karena dia harus bergabung bersama Trevor dan yang lainnya. Tapi sebelum dia pergi, Zack sempat memberikan sepucuk surat yang Jullian tulis untuk Irene.


Irene segera membuka surat itu dan berusaha membacanya.


Irene, kau harus tahu kisah putri duyung versiku dan kau harus percaya padaku!


Putri duyung tidak mati dan menjadi buih di lautan tapi putri duyung justru menjadi kuat dan hidup mandiri.


Dia menemukan jalan hidupnya yang baru dan berbahagia.


Irene langsung memeluk surat dari Jullian sambil menangis. "Padahal putri duyung ingin jadi petani lobak!"