Shadow And System

Shadow And System
Shadow And System | Bab 98. Become Player dan Have Job (Revisi)



...Bab 98. Become Player dan Have Job....


Saat ini aku bersama Cindy dan Felix terus berlari mengikuti Shadow Direwolf yang ku perintahkan untuk menyusul penguji.


Sebenarnya aku bisa saja tiba ditempat tujuan dengan mengunakan Shadow Change yang ada dibalik bayangan penguji namun, skill ini hanya bisa berlaku untuk pengguna saja.


Lepas dari itu juga, aku pun tahu bahwa penguji sudah berada ditempat tujuan dengan beberapa Hunter lain nya yang tersisa dan dia sedang menunggu kehadiran Hunter lain nya sampai pada batas waktu nya.


Ditengah berlari, Cindy sempat ragu dengan kemampuan Shadow Direwolf.


"Rizal, apakah dia benar-benar tahu jalan nya?"


"Ya, Shadow Direwolf memiliki penciuman yang tajam sehingga dia mampu mencium bau dari penguji."


"Yee, luar biasa," jawab Cindy.


"Aku tahu kamu memang bisa diandalkan, Rizal. Tidak seperti anak manja itu," sambung Felix yang menyindir Aditya.


Beberapa saat kemudian, kami pun tiba di tujuan yang mana kehadiran kami menjadi pusat perhatian lantaran ada nya serigala bayangan di antara mereka.


Meski begitu, kami bertiga tidak mempedulikan nya.


"Ahufuu ... Syukurlah, kita akhirnya tiba!" seru lega Felix seraya memegang kedua lutut kaki nya.


"Ya, akhirnya ..." sambung Cindy.


Aku pun tersenyum kecil seraya melihat sekitar ku yang mana saat ku hitung ada sekitar 152 Hunter yang tersisa.


Tidak hanya itu saja, seperti nya sosok Shadow Direwolf menjadi pusat perhatian para Hunter. Memahami itu, aku sontak mengembalikan Shadow Direwolf berserta bayangan lainnya.


Tidak lama kemudian, Jung Wo datang menghampiri kami.


"Rizal, semua nya. Akhirnya kalian tiba!" sapa Jung Wo.


"Jung Wo, apakah ini sudah selesai?" tanya Cindy.


"Kurang tahu. Yang jelas, penguji menghentikan langkah nya disini," jawab Jung Wo.


Lalu, Jung Wo menyambung ucapan dengan topik lain.


"Hei, apa kalian melihat Hunter Killer Jeriko?"


Cindy dan Felix yang mendengar itu sontak saling membuang muka dan hal itu membuat Jung Wo curiga, "Ada apa? Apakah kalian bertemu dengan nya?"


"Itu ..." gumam Cindy seraya melihat ku karena ragu untuk menceritakan nya.


Aku pun mengangguk kepalanya saat melihat Cindy yang memberikan sinyal.


"Dia sudah dibunuh," jawab pelan Cindy.


Jung Wo yang mendengar itu, dia sontak terkejut. "Apa?! Siapa yang membunuh nya?"


"Rizal. Dia menyelamatkan kami dan membunuhnya," jawab Cindy.


Mendengar itu, Jung Wo semakin terkejut namun, tidak marah melainkan tersenyum senang.


"Rizal, aku tahu kamu bukan Hunter biasa dan pasti nya Hunter rusia akan senang mendengar kabar ini karena dia dikenal sebagai Solo Hunter yang psikopat. Hahaha ..." jawab Jung Wo.


Aku pun memberikan senyuman kecil menjawab nya namun, disisi lain ucapan Jung Wo yang keras itu membuat Hunter lain nya menatap tajam kearah ku.


Aku pun tidak begitu mempedulikan nya.


Beberapa saat kemudian, suara penguji terdengar.


"Semuanya, kerja bagus! Kalian telah berhasil menyelesaikan ujian lantai pertama."


Mendengar itu, semua Hunter yang tersisa berbondong-bondong menghampiri, mengelilingi dan mendengar kan dengan seksama penguji Sato.


Disaat yang bersamaan, sistem memberikan laporan.


Ding!


[Quest selesai - Anda berhasil lulus ujian lantai pertama.]


[Anda mendapatkan Exclusive Tower Of Trial Box +1.]


"Dengan ini, 152 Hunter yang ada disini berhak menjadi player dan mendapatkan Job! Silahkan pilih job terbaik kalian!"


Sesaat kemudian, muncul layar udara dihadapan kami semua yang dimana berisikan sebuah tulisan ....


Ding!


[Selamat! Anda telah menjadi Player.


Silahkan pilih Job terbaik kalian!]


Setelah itu, layar berganti dengan beberapa gambar kartu yang berisikan job seperti Fire Magician, Black Magician, Knight, Assassin, Thief dan sebagainya.


Cindy yang melihat itu, dia pun membuka mata nya dengan lebar.


"Ini seperti game saja!"


"Jadi, ini kah hadiah yang kita dapatkan?" sambung Felix.


"Maka dari itu, pilih lah dengan bijak sesuai dengan kemampuan dan keinginan kalian!" saran ku agar mereka tidak salah pilih.


"Mengerti," jawab serempak Felix dan Cindy.


Jung Wo yang melihat itu, dia pun tersenyum sendiri. Lalu, aku pun menoleh kearah nya.


"Ada apa?"


"Tidak. Hanya saja kamu pantas untuk menjadi pemimpin," jawab Jung Wo.


"Aku setuju," sambung Cindy.


"Aku juga."


Aku pun tersenyum kecil, "Kalian terlalu berlebihan."


Mendengar jawaban ku, kami semua pun saling bertukar senyum.


"Waktu kalian 1 menit lagi! Tentukan Job kalian!" seru Sato.


Mendengar itu, kami sontak kembali menghadap ke layar yang dimana mereka menentukan pilihan mereka akan tetapi isi layar mereka berbeda dengan ku dan hal ini tidak mungkin aku tunjukkan.


Ding!


[Anda sudah menjadi Advance Player maka, System player telah dikompresi menjadi Restoration.]


[Anda berhak membuka Job tersembunyi!


• Soulmancer.


Apakah anda ingin menerima nya?


Iya / Tidak.]


Dalam hal ini aku sama sekali tidak mengerti, kenapa sistem memberikan kemampuan Mancer kembali sedangkan, saat ini aku memiliki kemampuan Shadowmancer, Dollmancer milik Iris dan Necromancer milik Necro.


Namun, jika ku lewatkan. Suatu hari nanti akan ada seseorang yang memakainya dan belum tentu orang baik. Maka aku pun memilih nya.


[Iya.]


Sesaat memiliki itu, sistem memberitahu pesan selanjutnya.


Ding!


[Anda telah mendapatkan Job kedua, Soulmancer.]


Tidak lama kemudian, Sato memberikan peringatan nya.


"Waktu habis! Selamat kepada kalian yang sudah menjadi player dan Job! Sekarang, kalian diizinkan untuk pergi kelantai berikutnya ataupun kembali pulang! Sampai bertemu di Trial berikutnya!"


Seusai mengatakan itu, Sato pun menghilang dengan mengunakan sihir Teleportasi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...