Shadow And System

Shadow And System
Shadow And System | Bab 49. Penyergapan



...Bab 49. Penyergapan....


Saat ini aku sedang berada di Dungeon Rank A sebagai Porter untuk Tim B dari Guild Garuda yang mana tim ini memiliki anggota tipe lengkap dari Fighter yang bertugas sebagai Dealer, Tanker, Magician, Healer dan Porter.


Sesaat kami baru masuk dungeon tiba-tiba, beberapa skeleton menyerang kami namun, perisai dari tanker menahan serangan mereka dan para Dealer menghabisi para skeleton itu serta di tutup oleh serangan api dari penyihir.


Lalu, gadis Healer menganalisa sesuatu. "Ada yang aneh?"


"Apa nya?"


"Tidak. Tapi ... skeleton itu monster Rank D. Karena mereka terlalu lemah seharusnya tidak berani menyerang Hunter yang lebih kuat dari mereka. Meski berkelompok, mereka tidak akan berani."


Lalu, aku pun memperhatikan skeleton itu yang memiliki simbol tersendiri di dahinya.


"Mereka bukan skeleton. Ada seseorang yang memeliharanya."


Lalu, Atha menduga sesuatu "Itu artinya ada yang sudah membuat mereka tetap hidup dan menjadikannya budak."


Aku tidak bisa memungkiri nya namun, lebih tepat nya ada monster cerdas yang mengirimkan skeleton untuk berburu para penyusup bahkan ku menduga akan ada monster Undead yang lebih kuat di depan.


Dan, seperti yang kuduga.


Monster yang sesungguhnya datang hingga membuat beberapa Hunter ketakutan.


Sosok Undead yang berbadan besar setinggi 5 meter muncul dihadapan kami.


"High Zombie!" seru salah satu Hunter.


"Kenapa ada High Zombie?!" sambung Hunter yang lain.


Dan, High Zombie itu tidak hanya ada satu namun, ada beberapa yang menghalangi langkah kami.


"Gwuahhh!" seru salah satu High Zombie yang memegang tombak lalu, dia pun melesatkan nya kearah Atha.


Atha yang melihat itu, dia sontak menahan laju tombak namun, kuat nya tenaga dari High Zombie membuat perisai nya retak.


Lalu, High Zombie yang lain melompat seraya mengayunkan kapak nya kearah Atha tapi dia bisa menahan nya meski begitu, High Zombie yang lain juga memulai serangan nya kepada semua anggota Tim.


Dan, pertarungan pun terjadi yang mana para Tanker dan Dealer terpojok oleh High Zombie.


High Zombie yang memiliki tenaga yang besar disertai sihir regenerasi nya membuat para Hunter kesulitan bahkan Tanker sampai memberikan peringatan.


"Mereka mengincar para Mage, Hati-hati!" seru salah satu Tanker.


Lalu, salah satu Fransiska cukup percaya diri melawan salah satu dari mereka.


"Jangan kuatir! Kita tidak mudah dikalahkan!" seru Fransiska seraya melesatkan sihir api nya dan menyerang salah satu High Zombie.


Meski begitu, High Zombie mampu menahan sihir itu dan terus berlari kearah Mage.


"Sial! Sihir nya tidak bekerja! Daya tahan sihir nya terlalu kuat!"


Lalu, Mage petir mengeluarkan rantai petir untuk mengikat High Zombie.


"Mereka terlalu kuat! Aku cuman bisa menahan nya selama 10 detik saja!"


Mage summer sontak menjawab nya, "Itu cukup. Penuhi panggilan ku dan hancurkan musuh-musuhku!"


Sesaat kemudian, muncul ksatria yang bertubuh api begitu juga dengan pedang nya. Lalu, ksatria api itu menyerang High Zombie.


Dalam pengamatan ku, kstaria api itu memiliki kemampuan setara dengan Hunter Rank A. Namun, Summoner itu tidak bisa melakukan serangan sihir lagi karena itu akan menguras mana milik nya.


"Mana ku sudah pada batas nya ... Sial! Aku bisa menghancurkan nya kalau saja aku bisa summon lagi!"


Disisi lain, salah satu Tanker gagal menahan serangan High Zombie hingga membuat nya harus mundur menjauhi High Zombie dan salah satu Healer mengobati nya.


"Apa yang tanker lakukan?! Lindungi garis belakang!"


Salah satu Tanker pun menjawab nya, "Provoke tidak bekerja! Skill kami dipentalkan!"


Ada pun Healer yang ditangkap oleh High Zombie dengan satu tangan nya, "Heal! Heal!"


Dari kejauhan, Atha pun memberikan komando nya.


Ini tepat seperti dugaan ku. Meski ini Dungeon Rank A namun, kehadiran 22 High Zombie tidak mereka duga.


Dalam pemahaman ku, High Zombie berbeda dengan Undead biasa! Mereka spesies terkuat diantara spesies Undead.


Satu High Zombie bahkan hampir setara dengan satu Hunter Rank A dan disini mereka berkelompok yang berarti ini seperti 17 melawan 22.


Tidak hanya kalah jumlah Tapi High Zombie bukanlah tandingan para Hunter Rank B.


Disatu sisi Hunter Rank A lebih kuat dibandingkan High Zombie ini. Tapi, disisi lain kalau Hunter Rank B terbunuh lebih dahulu maka akan mengalami kerugian besar.


Mereka tidak ada pilihan lain. Ada nya korban tidak bisa dihindari.


Atha pun mengeluh kesal, "Bdebah! Seharusnya mereka mengukur Dungeon dengan benar!"


Disisi lain, ada High Zombie yang berdiri belakang Hunter Rank B seraya mengayunkan kapak besar nya dan sontak menebas bahu kanan nya.


"Aaaa!"


Lalu, Summoner gadis berambut hitam sontak melompat dan memerintahkan Hunter rank B itu, "Mundur!" seusai itu, dia memanggil monster lipan dan mengikat High Zombie tersebut.


Setelah itu, gadis Healer menghampiri Hunter Rank B.


"Tahan sebentar!" seru Gadis Healer.


Lalu, dia merapalkan sihir penyembuhan yang mana sihir mampu menyembuhkan tangan yang terputus utuh kembali seperti sedia kala.


Disaat yang bersamaan, High Zombie berhasil membunuh lipan yang menahan nya dan berdiri di depan Gadis Healer yang sedang menyembuhkan.


"Sial! Dia masih hidup!" seru gadis Summoner.


Lalu, High Zombie mengayunkan kapak nya kearah gadis Healer.


Namun, seluruh kelompok tim B tidak tahu bahwa aku sudah menaruh tas di dinding dan menghilang dengan mengunakan skill Stealth.


Setelah itu, aku menebas leher High Zombie dan jatuh didepan gadis Healer yang mana dia pun bergumam bingung.


"A-Apa ... yang barusan terjadi?"


Aku pun mengabaikan nya dan memutuskan untuk membantu yang lain dengan menebas persendian kaki dan tangan dari beberapa Orc sehingga para Hunter dengan mudah mengalahkan mereka.


Disaat Atha berhasil menebas High Zombie, dia pun terheran-heran.


"Apa? Entah kenapa pertempuran ini ... " Atha melihat Hunter lain yang mana mereka juga dengan mudah mengalahkan para High Zombie. "... Jadi lebih mudah."


Hal itu wajar karena aku telah melemahkan mereka sebanyak yang ku bisa tanpa ketahuan.


Meski ada beberapa yang menyadari kehadiranku namun, aku sontak membunuh nya.


Sesaat aku menusuk salah satu High Zombie, seorang Hunter tangan kosong sontak memukul dan jatuh.


"Aku berhasil membunuh satu."


Masalahnya bukan di situ. Tapi, karena nya cipratan darah nya mengenai ku.


Seluruh Hunter disini termasuk Atha adalah Hunter Elit yang dipilih oleh Guild Garuda serta dianggap terbaik di Negara ini.


Bukan berarti aku tidak percaya kemampuan mereka. Tapi, High Zombie bukan lah lawan yang mudah di kalahkan bahkan aku terpaksa ambil tindakan saat melihat Gadis Healer hampir mati sebelum nya.


Karena aku tidak bisa duduk diam melihat mereka mati.


Lepas dari itu, sistem bahkan memberitahu hasil nya.


Ding!


[Anda naik level.]


Melihat itu, aku pun baru sadar bahwa aku bisa menaikkan level hanya sebagai Porter. Meski sebenarnya, aku bisa saja membunuh mereka sendiri tapi, dikarenakan Guild Garuda sudah membayar banyak uang untuk hak Dungeon ini maka aku seharusnya tidak terlalu ikut campur.


Inilah yang terbaik yang bisa kulakukan untuk mereka.