Shadow And System

Shadow And System
Shadow And System | Bab 59. Balmond dan Saito



...Bab 59. Balmond dan Saito...


Saat ini, aku sedang berhadapan dengan Raja High Orc.


"Pemimpin High Orc. Mari kita bersenang-senang!"


"Dengan senang hati, aku akan membuat tempat ini menjadi pemakaman mu!"


"Oh, benarkah?" jawab remeh ku.


Sesaat kemudian, dia pun merapalkan skill nya. "Rune Enchant Physics."


Dengan mengunakan skill itu, muncul garis hitam yang membentuk pola yang menarik di seluruh tubuhnya lalu, aku juga dapat merasakan peningkatan kekuatan nya dan kedua matanya berubah menjadi merah.


"Aku akan membunuhmu!" seru pemimpin High Orc dan dia sontak membanting kapak nya ke lantai hingga lantai retak lalu, meledak.


Meski begitu, aku pun mampu melihat dan menghindari nya. Serangan pun tidak berhenti disitu, Pemimpin High Orc sontak melompat horizontal dengan mengayunkan kapak nya kearah ku.


"Matilah!"


Melihat itu, aku sontak mengeluarkan Greed dengan bentuk perisai dan merapalkan skill yang baru ku pelajari.


"Shield Skill. Open Shield."


Sebuah perisai sihir terbentuk dan berhasil menahan serangan Pemimpin High Orc.


"Perisai ini tidak akan bisa menahan serangan ku."


Perkataan nya itu pun bukanlah omong kosong yang mana perisai sihir mulai retak.


Melihat itu, aku tidak tinggal diam yang mana aku sontak melepaskan perisai sihir dan melompat kearah pemimpin High Orc seraya merubah mode Greed menjadi pedang. Lalu, melesatkan skill ...


"Sword Skill. Vital Strike."


Serangan itu pun membuat pemimpin High Orc terpental dan muntah darah lantaran beberapa luka lebar pada dada nya.


Meski begitu, pemimpin High Orc masih memiliki tekad untuk bertarung dan dia beranjak diri meski dengan bantuan kapaknya.


"Be-debah! Siapa kau sebenarnya?"


"Bukan siapa-siapa. Hanya manusia yang kebetulan lewat."


Lalu, pemimpin High Orc itu tertawa kecil "Gegege ... seperti nya, aku telah meremehkan mu. Baiklah, sekarang aku akan tunjukkan teknik terkuat ku!"


Pemimpin High Orc itu pun menegakkan badan dan merapalkan skill ...


"Cyclone Sweep!"


Sesaat merapalkan itu, Pemimpin High Orc memutar kapaknya yang di ikuti oleh badannya sehingga menimbulkan tornado kecil dengan percikan api dihadapan ku.


"Mati kau! Manusia!" seru Pemimpin High Orc dari dalam pusaran dan pusaran itu berjalan kearah ku.


Namun ...


"Ini kesempatan ku mencoba teknik baru ku."


Lalu, aku merubah Greed ke mode tombak dan merapalkan skill ...


"Spear Skill. Spear of Destruction."


Seusai merapalkan itu, aku pun melemparkan tombak tersebut.


Lalu, saat tombak terang di udara. Tombak itu terselimuti dengan aura ungu yang pekat yang terus melaju hingga membuat benturan keras antar pusaran angin Pemimpin High Orc dengan tombak ku.


Melihat itu, aku sontak meluruskan tangan untuk menambah Enchant lebih tinggi ke tombak hingga berlahan tombak itu masuk kedalam pusaran dan tombak itu pun menusuk dada pemimpin High Orc sampai skill Pemimpin High Orc terpatahkan.


Serangan itu pun membuat Pemimpin High Orc terkapar dengan tombak yang menembus tubuh nya dan tertancap di tanah.


Melihat itu, aku pun menghampiri nya.


"Pemimpin High Orc, kamu pejuang yang hebat dan pantas menjadi raja para High Orc."


Mendengar itu, pemimpin High Orc tertawa senang meski diakhir dengan muntah darah. "Gegege ... Hugh*" Lalu, pemimpin High Orc mengumpulkan tenaga terakhir nya untuk berbicara kepada ku.


"The Mancer. Aku memang suka kalah. Namun, berhati-hatilah! Para the Mancer lainnya akan memburu mu!"


"Aku tahu." Aku mengulurkan tangan kearah Pemimpin High Orc. "Jika begitu, jadi lah anak buah ku dan bantu aku mengalah semua The Mancer."


Pemimpin High Orc itu tersenyum lebar, "Kamu memang manusia yang naif meski begitu, jika ada kesempatan aku ingin melayani an ..."


Sebelum menyelesaikan ucapannya, pemimpin High Orc menutup matanya dan meninggalkan dunia.


"Baiklah, aku akan mengabulkan nya." Aku pun merapalkan skill ku. "Shadow Extraction."


Sesaat kemudian, Pemimpin Orc bangkit kembali dan berubah ras menjadi ...


[Shadow High Orc King / Rank: Elite Knight.]


Dan, aku pun memberikan nama ...


"Balmond."


Selain Balmond, aku juga membangkitkan keempat general High Orc.


[Shadow General High Orc.]


Setelah itu, aku pun menyimpan nya di bayangan ku begitu juga Necro dan Iris.


Disaat yang bersamaan juga sistem memberikan laporan nya.


Ding!


[Anda berhasil naik level.]


[Anda mendapatkan 1 job poin.]


[Misi darurat. Selamat Desa Elf part II!


• Hancurkan kerajaan High Orc (Selesai).


• Bunuh High Orc King (Selesai).]


[Anda telah menyelesaikan misi dan berhak klaim hadiah misi;



Stat poin +10


1 juta koin emas.


Kotak acak emas +2.


Return Stone.


Voucher all Free Store +1.]



Lalu, tanpa ada keraguan aku pun mengklaim nya dan keluar dari reruntuhan menghampiri Rena yang tengah menunggu namun, setibanya disana Rena tidak ada.


"Kemana dia pergi?"


Sesaat bergumam itu, salah satu kstaria bayangan memberitahu lokasi Rena yang mana sesaat mencari nya. Rena pun sedang memanjat doa disalah satu makam yang dihiasi dengan batu giok dan pedang yang tertancap.


Lalu, aku pun menghampiri dan berisi disampingnya.


Saat tengah berdoa, aku pun membiarkan nya sampai Rena membuka matanya dan dia menoleh kearah ku yang mana membuat nya terkejut.


"Oh, Tuan Rizal. Maaf, saya tidak tahu kalau anda berada di sini."


"Aku juga baru tiba." Aku melihat kearah makam. "Rena, makam siapa ini?"


Rena pun mengikuti arah pandang ku, "Ini makam pahlawan manusia beberapa dekade yang lalu. Dia sangat terkenal dan memiliki kemampuan yang luar biasa di kalangan manusia. Dia bernama Saito Mochizuki."


Mendengar itu, aku terkejut lantaran namanya seperti orang Jepang.


Mungkinkah ada seseorang yang reinkarnasi ke dunia ini?


Dan, hanya itulah kesimpulan yang kudapatkan.


Lalu, terpikir lah sebuah ide yang mana mungkin lebih baik, aku bertanya sendiri.


"Rena, aku akan coba membangkitkan nya!"


Rena yang mendengar itu, dia pun terkejut namun, dia tidak bertanya apapun.


Mendengar itu, aku hanya tersenyum kecil. Lalu, kembali menghadap ke makam dan merapalkan skill ...


"Arise."


Itulah yang skill yang harus ku ucapkan lantaran dia memiliki kekuatan jiwa yang besar.


Sesaat aku mengatakan itu, keluar lah sosok ras bayangan manusia yang memiliki jas panjang sampai lutut yang berkobar-kobar seperti lidah api berwarna hitam yang mana dia sontak berlutut dihadapan ku.


Disaat yang bersamaan, sistem memberitahu Informasi nya.


Ding!


[Shadow Supreme Human Sage Lv. Maks / Rank: Marshall.]


[Silahkan anda memberikan nama!]


Melihat pemberitahuan itu, aku pun memutuskan untuk mengunakan nama yang sama.


"Saito."


"Terimakasih, Tuan. Anda sudah membangkitkan saya!" ucap Saito.


Melihat nya yang rela hati menerima ku sebagai Tuan nya, aku pun menjadi sedikit penasaran.


"Aku pikir kamu akan menolak panggilan ku dan Apa alasan mu?"


"Menolong seseorang itu tidak perlu alasan dan saya hanya ingin membantu Tuan untuk menolong yang membutuhkan. Itu yang dapat kulihat dari mata gadis Elf yang ada disamping anda," ucap Saito.


Mendengar itu, aku pun menghela nafas. "Kamu memang pahlawan sejati dan mungkin sedikit naive. Meski begitu." Aku mengulurkan tangan ku. "Mohon kerjasama nya, Saito!"


Saito pun melihat kearah ku dan menerima tangan ku.


"Baik, Tuan."


Dan, siapa sangka bahwa aku mendapatkan pahlawan dari dunia lain.