
...Extra Bab. Trial lantai 5...
Ding!
[Anda telah memasuki Trial lantai 5.
Target: Bunuh Bos Trial lantai 5.
Hadiah: Elixir of Steel.]
Pada Trial ini berlokasi kan di sebuah goa yang lembab dengan genangan air kecil dan terlihat juga lubang kecil di langit-langit goa hingga cahaya bulan masuk kedalam Goa.
Lalu, pada Trial ini aku tidak bertemu dengan monster penjaga dan hal itu menjadi hal yang mencurigakan.
Maka dari itu, aku tidak menurunkan kewaspadaan didalam Trial ini yang mana ada nya kemungkinan, bos Trial akan melakukan serangan dadakan dan acak.
Sesaat kemudian, didalam keheningan Goa aku mendengar suara langkah kaki yang cepat dan itu berada dibelakang ku.
Maka, aku pun sontak mengambil belati dan membalikkan badannya seraya menangkis serangan nya.
Krang!
Suara aduan besi menggema di seluruh Goa.
Sesaat kemudian, sosok hitam melompat mundur untuk memperluas jarak dengan ku. Begitu juga aku dan kami pun saling berhadapan.
Ding!
[Bos Trial 5 telah terlihat.]
Yang mana sosok bos Trial berupa wujud bayangan dengan bentuk manusia dan monster itu tidak asing bagiku.
[Doppelganger.]
Melihat itu, aku sontak tersenyum senang.
"Lama tidak berjumpa, Alter."
Doppelganger itu pun tersenyum lebar dengan mulut yang bercahaya.
Diwaktu ini mungkin ingatan akan hilang dan saat menghadapi nya sebagai musuh.
Ini sungguh merepotkan.
Sesaat kemudian, Doppelganger dengan kecepatan tinggi menyerang ku namun, aku juga tidak kalah cepat untuk menangkis dan menyerang balik.
Dan, saling adu teknik pun terjadi yang mana dia meniru teknik belati ku.
Meksi begitu, kecepatan ku lebih tinggi hingga berhasil menusuk dada Doppelganger. Namun, dia tidak bergeming melainkan memanfaatkan tusukan ku itu dengan meraih tangan ku dan memukul keras dengan tangan kiri nya.
Meski terkena pukulan keras, aku tetap mampu mempertahankan keseimbangan dan berdiri.
Sesaat kemudian, Doppelganger pun merubah diri menjadi aku dengan kemiripan 99 persen.
"Doppelganger memang monster yang sangat kusukai dan aku berjanji akan merekrut mu kembali Alter!"
Doppelganger pun tersenyum lebar seakan-akan meremehkan kemampuan ku.
Sesaat kemudian, Doppelganger dengan kecepatan tinggi dia melompat horizontal namun, aku memutuskan untuk diam dan menunggu kedatangan.
Lalu, saat Doppelganger itu sudah berjarak dekat. Aku sontak mengunakan teknik baru ku yang mana teknik ini kemampuan dari Lunox yang mampu mengkombinasikan skill milik nya yakni ...
"Rasakan ini Iron Lighting Fist."
Seusai mengatakan itu, kepalan tangan ku berubah menjadi besi disertai dengan listrik yang menyelimuti tangan.
Lalu, aku melesatkan nya.
Buk!
Aku sontak Teleportasi ke belakang Doppelganger.
"Blink."
Seusai merapalkan itu, aku tiba di belakang Doppelganger dalam sekejap mata dan sebelum Doppelganger terjatuh ke tanah.
Lalu, aku meluruskan tangan dan melesatkan ...
"Lightning Fire Shotgun."
Sebuah sihir peluru api listrik terbentuk dan melesat dengan cepat kearah Doppelganger. Lalu ...
DBOM!
Doppelganger nya pun meledak dan dia pun mati.
Memahami kemampuan baru itu, aku tersenyum sendiri.
Seperti nya di waktu ini, aku lebih baik menjadi Mage saja daripada Assassin. Mungkin ...
Beberapa saat kemudian, Lunox memberikan laporan.
Ding!
[Anda telah berhasil mengalahkan bos Trial lantai 5.]
[Selamat Anda mendapatkan hadiah;
• Elixir of Steel.
• Stat poin +10
• Kotak Acak +1.]
[Anda berhasil naik level.]
[Anda berhasil naik level.]
[Portal VIP Lobby telah terbuka.]
Sesaat kemudian, muncul lingkaran portal biru yang menandakan VIP Lobby telah terbuka.
Meski begitu, aku mengesampingkan nya dahulu dan menghampiri Doppelganger.
Saat tiba di Jasad Doppelganger, aku meluruskan tangan dan berbicara kepada nya.
"Doppelganger, bangkit lah kembali dan bantu aku lagi di waktu ini." Aku merapalkan, "Resurrection."
Sesaat kemudian, Doppelganger itu bangkit kembali dan berubah menjadi ras Soul Shadow dan sontak berlutut satu kaki dihadapan ku.
[Soul Shadow Humanoid / Ras: Doppelganger / Rank: General.]
[Master, Silahkan memberikan nama!]
Tanpa ragu, aku memberikan nama ...
"Alter."
"Terimakasih, Master. Saya akan mengabdikan diri kepada anda."
Aku mengulurkan tangan kepada Alter, "Alter, mohon bantuannya juga!"
"Baik, master. Cukup perintahkan saya saja!"
Sesudah itu, aku kembali ke VIP Lobby dan melanjutkan penjelajahan hingga menguasai Tower Of Trial.