
...Bab 40. Sarang Wyvern tanah dan Keputusasaan Ali....
Saat ini aku sedang berada di depan sarang dari Wyvern tanah yang mana kehadiran ku itu membuat puluhan Wyvern tanah keluar dari Goa dan jika dilihat dari jumlah nya seperti nya pasukan bayangan ku lebih unggul dalam jumlah.
Memahami itu, aku pun memanggil mereka. "Keluarlah pasukan bayangan ku."
Sesaat kemudian, beberapa pasukan bayangan dengan berbagai ras muncul dari bayangan ku.
"Seperti yang kalian lihat, Kita menghadapi musuh yang cukup sulit. Mari kita bersenang-senang!"
Setelah mengetahui kemampuan berbagai experience, aku pun memutuskan untuk menyerah masalah monster ini kepada pasukan bayangan ku.
Dan, sesaat aku memerintahkan itu. Puluhan Wyvern tanah memulai serangan dengan berlari kearah kami dan para pasukan bayangan juga memulai serangan nya hingga pertarungan pun terjadi.
Dalam pertarungan itu, ada yang menang dan kalah yang membuat nya mati namun, berkat Shadow Life. Aku bisa menghidupkan nya lagi.
Sesaat kemudian, datang sosok Wyvern yang sangat besar dengan wujud seperti Tyrannosaurus atau T-rex namun, perbedaan Wyvern tanah memiliki empat kaki dan kehadiran nya membuat banyak pasukan bayangan ku kalah.
"Pemimpin monster tingkat tinggi memang berbeda," gumam analisa ku.
Lalu, aku pun memanggil Agni yang mana dia sangat ingin keluar dan bertarung membantu ku.
"Agni, kalahkan dia!"
Tanpa bahasa dan jawaban, Agni pun mengeluarkan pedang dan berlari kearah pemimpin Wyvern tanah. Lalu, dia dengan kecepatan tinggi melompat dan menebas leher Wyvern tanah. Meski begitu, Agni hanya bisa memberikan luka tidak begitu dalam karena keras nya kulit Wyvern.
"Gwuahhhh!" geram sakit Wyvern tanah.
Lalu, Agni melanjutkan serangan dengan melompat memakai sisi bukit sebagai pijakan nya dan menusuk leher Wyvern tanah dengan pedang nya hingga dalam. Setelah itu, dia melompat kebawah seraya menarik pedang yang tertancap hingga membuat leher Wyvern terbelah dan kepala nya terpenggal.
Dan, pertarungan pun selesai.
Lalu, Agni membawa kepala Pemimpin Wyvern tanah itu kepada ku dan menaruh nya di depan ku. Setelah nya, dia berlutut satu kaki yang mana menandakan kepala Wyvern tanah merupakan persembahan untuk ku.
Disaat yang bersamaan juga, sistem memberitahu hasil nya.
Ding!
[Anda telah naik level.]
[Anda telah naik level.]
[Anda mendapatkan 1 job poin.]
Melihat pemberitahuan itu, aku sontak menaikkan level Shadowmancer.
Ding!
[Anda berhasil meningkatkan level Job Shadowmancer ke level 10.]
[Skill Job Resurrection meningkat dari 244 menjadi 294.
[Skill Job Save Shadow meningkat dari 122 menjadi 147.]
[Anda mendapatkan Job Skill Baru, Shadow Extraction.]
Melihat skill baru itu, aku coba melihat penjelasan nya yang mana ketrampilan itu memiliki cara kerja yang sama seperti Resurrection namun, jika mengunakan Shadow Extraction maka kebangkitan bukan berasal dari jasad melainkan jiwa yang menyatu dengan mana hingga membuat jasad masih utuh dan tidak terbangkitkan.
Memahami itu, aku tersenyum kecil karena mulai sekarang aku tidak perlu cemas jika ingin membangkitkan sesuatu tidak harus menghilangkan jasad.
Lalu, aku pun melangkah dan memegang bahu Agni yang tengah berlutut. "Kerja Bagus!"
Setelah itu, aku mendekati pemimpin Wyvern tanah dan membangkitkan nya.
"Shadow Extraction."
Sesaat mengucapkan itu, arwah dari Wyvern tanah keluar dalam bentuk ras bayangan dari tubuh nya dan melihat kearah ku.
[Shadow Crazy Earth Wyvern Lv. 1 / Rank: Elite Knight.]
Melihat sosok nya, aku pun tersenyum dan memuji nya. "Bagus. Mulai sekarang, kita bersama-sama."
Selain pemimpin Wyvern tanah, aku juga membangkitkan 10 Wyvern tanah yang lain yang menurut ku terbaik diantara mereka.
[Shadow Earth Wyvern Lv.1 / Rank: Elite. ]
Seusai membangkitkan mereka menjadi Ras bayangan, sistem memberitahu sebuah hasil.
Ding!
[Anda telah memiliki 100 ras bayangan maka anda mendapatkan gelar Lord of Shadow.]
Melihat itu, aku sontak memeriksa gelar itu yang mana gelar itu memiliki efek meningkatkan seluruh kemampuan pasukan bayangan sebesar 50 persen.
Mendapatkan gelar itu, aku merasa beruntung karena pasukan bayangan ku akan bertambah kuat dari sebelumnya.
Setelah itu, aku memutuskan kembali ke perkemahan.
Dalam perjalanan aku berpapasan dengan beberapa Hunter Rank B di kelompok yang lain yang mana mereka sudah tidak bernafas lagi dan sosok Ali tidak ada diantara mereka.
Aku menduga dia bertahan hidup seorang diri dengan mengumpankan anggota kelompok nya.
Memahami keadaan itu, aku hanya menghela nafas panjang.
"Inilah akibat kesombongan dan arogansi."
Lalu, aku pun tidak membuang ingin membuat talenta dan kemampuan mereka maka, aku putuskan untuk membangkitkan nya.
"Shadow Extraction."
[Shadow Human Lv. 1 / Rank: Normal. ]
[Shadow Human Lv. 1 / Rank: Normal. ]
[Shadow Human Lv. 1 / Rank: Normal. ]
[Shadow Human Lv. 1 / Rank: Normal. ]
...
Dan, ada 8 Shadow Human yang terbangkitkan dari jasad 7 Hunter Rank B dan 1 Hunter Rank C.
Selain itu, ditempat yang sama ada sosok jasad monster mnyet besar dan aku pun membangkitkan nya.
[Shadow Great Ape Lv. 1 / Rank: Elite. ]
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa waktu sebelumnya, Ali bersama kelompok terjebak oleh kerumunan Great Ape yang mana monster itu merupakan monster mnyet yang memiliki badan besar setinggi 5 meter.
Dan, saat ini keadaan Ali benar-benar terpojok.
Semua Hunter Rank B mati, perisai hancur dan tiga sosok great Ape hanya satu yang berhasil di bunuh.
Ali pun jatuh dalam keputusasaan.
"Tidak mungkin, aku orang yang akan menjadi Elit Guild Wijaya Kusuma harus mati disini!"
Beberapa Hunter meminta tolong namun, Ali tidak peduli dan menyalahkan keadaan, "Andai saja, ada makanan. Pasti aku dengan mudah menghadapi mereka."
Tidak lama kemudian, sebuah anak panah melesat dan mengenai bahu belakang Ali dan saat menyadari itu, Ali sontak menoleh kebelakang dan dia sontak ketakutan saat melihat dibelakang nya sekumpulan besar Dark Elf datang.
Menyadari itu, Ali sontak lari dan ketempat yang aman.
"Sial! Seandainya aku tidak kelaparan, aku pasti bisa mengalahkan Elf rendahan itu!" batin Ali yang terus mengeluh.
Lalu, langkah nya pun terhenti saat menemukan banyak jasad dari Wyvern tanah yang tergeletak.
Dalam batin nya, Ali berpikir itu ulah dari para Dark Elf bukan dari sekelompok Hunter yang dipimpin Aisyah.
Karena pemikiran itu, Ali berlari lagi dan mencari tempat yang aman.
Lalu, Ali pun tiba disalah satu Goa yang mana membuat langkah terhenti saat melihat para Hunter Rank C kebawah berada disana dengan suka cita ditengah api unggun.
"Sebenarnya, Apa yang terjadi? Mereka semua Hunter Rank rendah. Kenapa mereka semua masih hidup? Pakaian hangat, selimut dan ada makanan juga. Mereka menyimpan nya sendiri. Bedebah!" geram kesal batin Ali.
Ali pun tidak kuasa menahan amarahnya dan menghampiri mereka dengan marah.
"Kalian Brengsek!" seru kesal Ali.
Mendengar itu, Aisyah, Fay dan Hunter lain nya terkejut saat melihat kearah Ali.
"Ali? Kenapa kamu bisa disini?" tanya Aisyah.
"Kelompok ku hancur dan mati karena kekurangan makanan dan senjata tapi kenapa kalian punya banyak persediaan?!" geram kesal Ali.
Semua Hunter terdiam karena mereka tidak ingin semua persediaan itu berasal dari Rizal.
Melihat situasi itu, Ali semakin kesal. "Kenapa kalian diam saja?! Apakah mulut kalian di jahit?! Persediaan ini bukan untuk kalian sendiri. Siapa yang menyimpan nya? Aku akan ampuni kalian jika kalian memberitahu ku siapa yang menyimpan persediaan ini!"
Semua orang yang mendengar itu merinding ketakutan disini lain mereka juga tidak bisa mengatakan kebenaran nya.
"Aku hanya bertanya siapa orang yang menyembunyikan semua peralatan dan makanan hingga membuat Hunter yang lain mati!"
Meski berkata seperti itu, Hunter yang lain tetap percaya kepada Rizal dan tidak memberitahu kebenaran nya.
"Aku hitung sampai tiga. Kalau kalian tidak mengatakan siapa pelakunya maka aku akan membunuh kalian semua sebagai pelaku nya." Lalu, Ali pun mempersiapkan kuda-kuda dan memegang pedang nya. "Satu ... Dua ... Tiga."
Lalu, Rizal yang dari belakang nya menyambung hitungan, "Empat." ucap Rizal seraya mendorong kencang Ali hingga terpental jauh.
"Siapa juga yang membiarkan teman nya mati? Bahkan menjadi umpan untuk melarikan diri. Padahal kamu sendiri kesini malah menjadi beban."
Semua orang pun terkejut saat melihat kemampuan Rizal yang mampu mendorong Hunter A dengan mudah nya.
Sesaat kemudian, Ali yang penuh kemarahan menyadarkan dirinya dan saat mengingat suara, dia yakin bahwa suara itu berasal dari Rizal yang mana dia merasa terhina lantaran dirinya di dorong oleh Hunter Rank F.
Dengan penuh kemarahan, Ali sontak mengambil pedang dan bangkit berdiri seraya menghadap Rizal dengan tatapan tajam.
"Aku pasti akan membunuhmu!"
Seusai mengatakan itu, Ali sontak berlari seraya mengayunkan pedang besar nya. Namun, aku sontak memanggil seseorang.
"Shadow Dandy."
Sesaat kemudian, dari bayangan ku keluar sosok Shadow Human Assassin Dandy yang sontak menebas leher Ali.
Serangan itu membuat langkah terhenti dan terduduk seraya memegang lehernya yang berdarah.
"Rizal, kau brengs-," ucapan Ali terhenti saat melihat Rizal yang memiliki kornea mata Rizal yang berubah jadi ungu. "Seperti nya sudah dari awal, hal ini pasti terjadi. Sial!" batin Ali.
Melihat itu, semua Hunter pun terkejut saat melihat monster bayangan dihadapan mereka ada di bawah kendali Rizal dan mereka pun sontak menduga sesuatu terutama Fay.
"Rizal adalah Hawkeye!" ucap kaget Fay seraya memegang mulut dengan kedua tangan nya.