Shadow And System

Shadow And System
Shadow And System | Bab 83. Penyergapan



...Bab 83. Penyergapan....


[Rank Epick.


Nama: Replication.


Rincian:



Anda mampu merubah bentuk fisik anda, suara, rambut dan keseluruhan.


Anda mampu mewujudkan pakaian anda sendiri sesuai selera.


Anda mampu mewujudkan klon anda dalam waktu durasi 12 jam.


Penilaian: Anda sekarang mampu menjadi siapapun baik wanita, pria, orang tua bahkan anak-anak. Kenapa tidak kamu berubah menjadi pria tampan dan berkenalan dengan banyak wanita.]



Kemampuan ini Rizal dapatkan dari penggabungan skill Clone, Shadow Clone dan Costume Change hingga terbentuk skill yang lebih tinggi.


Berkat kemampuan itu, Rizal mampu merubah menjadi beberapa sosok dan saat ini, aku memiliki empat sosok termasuk dirinya sendiri.


Dan, saat ini Rizal mengunakan skill itu untuk berubah menjadi sosok The Judgement yang mana dia memimpin 20 Shadow Widow terbaik untuk mengungkapkan dan penangkapan dalang Vanish Hunter.


Melalui ingatan dari beberapa vampir didapatilah salah satu lokasi markas mereka dan kami pun pergi ke lokasi tersebut.


Brak!


Suara pintu terdobrak.


Hal itu membuat pandangan semua orang didalam teralih pada sosok yang mendobrak pintu yang mana mereka melihat ada tiga gadis berpakaian stelan jas.


"Siapa kalian? Apa urusan kalian?" ucap salah satu pria yang sudah berubah menjadi vampir.


Lalu, The Judgement datang dari belakang gadis Shadow Widow.


"Kami dari Scarlet Shadow dan ingin membunuh kalian," jawab The Judgement.


Sang Vampir itu pun tertawa, "Kekeke ... seperti kita kedatangan orang gila."


"Jadi, kau kah? Yang memimpin kelompok ini?"


Lalu, sang Vampir menyadari sesuatu.


"Mungkin kah kalian yang membunuh vampir besar dan mengambil mangsa kami?!"


Seusai mengatakan itu, vampir sontak melesatkan serangan nya.


Dor! Dor!


Rangkaian tembakan dilesatkan oleh Girl series hingga membuat langkah terhenti.


"A-Apa yang kalian lakukan?!"


Lalu, kedua Girl series juga melesatkan serangan pedang serta menusuk sang Vampir dan membuat nya memaksa untuk berlutut.


Beberapa rekan lain disana hanya terdiam meski begitu, The Judgement tidak membiarkan nya yang mana dia memerintahkan girl series untuk membunuh mereka juga.


Sang Vampir yang dipaksa berlutut, dia tertawa senang.


"Kukukuku .... Kau pikir kau menang dari kami hanya karena membunuh ku. Di hari rencana ketua selesai. Cecunguk kecil seperti mu tidak akan berkutik kalian semua akan mati. Kukuku ..."


"Benarkah, aku malah ingin tahu apa itu?" ucap The Judgement seraya menghampiri vampir.


Lalu, dia kepalanya untuk memeriksa ingatan.


"Abyss Control."


Sesaat kemudian, The Judgement mendapatkan lokasi yang bermarkas kan vampir dan sebuah rencana festival berdarah.


"Jadi, disana. Terimakasih informasinya."


Seusai mengatakan itu, The Judgement berbalik badan seraya berkata.


"Bunuh dia!"


Girl series pun sontak menuruti dan membunuh nya.


Setelah itu, The Judgement dan Girl series melanjutkan pemburuan ke lokasi yang ada di ingatan sang Vampir.


Setibanya disana, The Judgement dan Shadow Widow sontak disungguhi oleh pertarungan antara Vampir dan Werebear.


Mereka sontak bersembunyi ditempat yang aman.


[Werebear Mutanted.]


Melihat itu, The Judgement sedikit heran.


"Monster, mungkin ada Dungeon break disini?"


Lalu, dia memeriksa sekitar namun, tidak ada tanda-tanda keberadaan Dungeon. Dalam kebingungan nya itu, dia bertanya kepada Nova.


"Nova, apa yang terjadi?"


[Kakak, ini bukan monster dari dungeon break dan ada kemungkinan ini berasal dari ekperimen.]


"Pantas saja, aku merasa aneh. Tapi, ekperimen? Apa yang sebenarnya mereka pikirkan?" ucap batin The Judgement.


Seusai itu The Judgement kembali melihat pertarungan vampir dan wererbear.


"Groarr!" geram wererbear yang juga melesatkan serangan.


Hingga saling bertukar serangan terjadi sampai mereka kelelahan dan saling terluka parah.


Melihat itu, The Judgement sontak memberikan perintah kepada Girl Series.


"Girl 8. Tembak!"


Dari kejauhan, Girl 8 pun menembak kan peluru dari senjata laras panjang nya.


Ciu! Ciu!


Sebuah tembakan meluncur dan melubangi dahi vampir.


Lalu, tembakan kedua dilesatkan hingga membuat lubang kepala wererbear.


Dari kedua target itu sang Vampir lah yang masih hidup.


Melihat itu, The Judgement sontak memerintahkan Girl series yang lain.


"Potong mereka!"


Sesaat kemudian, Girl series berlari dengan kecepatan tinggi dan memotong kedua kaki sang Vampir hingga vampir terjatuh.


"Bdebah! Siapa kalian?"


Tanpa menjawab nya, The Judgement menghampiri vampir dan memegang kepala nya.


"Abyss Control."


Sesaat kemudian, ingatan dari vampir terlihat oleh The Judgement yang mana terlihat ada seseorang yang memimpin di markas.


Sesaat kemudian, suara wanita terdengar oleh The Judgement dari arah pintu masuk toko.


"Hehehe ... Seperti nya aku kedatangan tamu yang penting. Karena aku sangat penasaran sosok siapa yang berani membunuh anak-anak ku."


Vampir sontak sadar dan menoleh kearah sumber suara begitu juga The Judgement yang mana suara itu berasal dari sosok wanita yang memiliki simbol sihir di dahi dan memiliki mata merah.


Hal itu menyadarkan The Judgement, "Dia terlihat berbeda. Nova, makhluk apa itu?"


[Kakak, dia half vampir yang kerasukan vampir bangsawan.]


"Yang berarti, kesadaran nya bukan wanita itu?"


[Benar sekali.]


Mendengar itu, The Judgement tersenyum kecil.


"Kalau begitu, aku yang akan melawan mu," jawab Judgement.


"Menyedihkan! Sebenarnya aku sudah menjelaskan kepada orang-orang bodoh ini untuk tidak bertindak sembarangan. Namun, anak-anak ku mati oleh hama kecil seperti kalian! Sekarang, berbangga lah karena kalian akan mati oleh ku!"


Seusai itu, dia melepaskan skill nya, "Curse Breath."


Sebuah asap hitam muncul dari mulut nya dan menyerang kami. Disaat yang bersamaan juga sistem memberikan laporan nya.


Ding!


[Racun kutukan Vampire telah terdeteksi.]


[Racun berhasil di netralisir oleh efek Rehabilitasi.]


"Kahaha! Rasakan itu! Tamatlah riwayat kalian! Nanti aku akan memakan jroan kalian, dasar brengsk! Tunggu saja! Aku akan mencincang kal-"


Sebelum menyelesaikan kalimatnya, The Judgement sontak melompat horizontal dan memukul vampir wanita.


"Aku tidak butuh omong kosong mu!" ucap The Judgement.


Lalu, The Judgement melihat kearah tangan nya, "Aku merasa beruntung memiliki skill Rehabilitasi jika tidak, aku akan menjadi vampir."


Sesaat kemudian, wanita kerasukan menaikan badan dengan lengan nya.


"Bdebah!"


The Judgement tidak mempedulikan ucapannya dan menghampiri wanita kerasukan.


"Seperti nya sudah waktu nya untuk kamu pergi," ucap Judgement seraya meluruskan tangan nya. "Abyss Control."


Melalui skill itu, The Judgement mampu mengusir sosok vampir bangsawan didalam nya dan wanita itu sontak jatuh pingsan.


Seusai itu, The Judgement kembali melihat vampir lumpuh.


"Sekarang, giliran mu!"


Vampir itu sontak ketakutan saat melihat The Judgement. "Ti-Tidak, jangan bunuh aku! Aku mohon!'


"Apakah kamu akan mengampuni jika ada seseorang yang meminta hidup nya?"


Vampir itu sontak terdiam kaku seraya gemetar ketakutan.


Tanpa mempertimbangkan lagi, The Judgement sontak mengunakan skill Abyss Control untuk melihat ingatan.


"Sama seperti sebelumnya, aku harus mempersiapkan hadiah terbaik untuk festival berdarah mereka."


Setelah itu, The Judgement memerintah salah satu Girl series untuk membunuh vampir dan tanpa jawaban, Girl series menghunuskan pedang dan memenggal nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...