Our Story

Our Story
Romantis



"Lingkar kan tanganmu dileher ku" ucap Seok Jin.


"O.. okee" jawabku sambil mengikuti apa yang diperintahkan Seok Jin.


"Hmm, ternyata dia selain tampan dia juga baik sekali ya" batin ku sambil menatap wajah Seok Jin dan tersenyum.


"Kenapa bengong terus liatin wajah aku yg terlalu ganteng ya" ucap Seok Jin sambil tersenyum meledek.


"ihhh apaan si kamu geer banget!! " jawabku kesal.


"Ngga geer ko emang kenyataan" ucap Seok Jin degan pede.


"Herr.. , emang bener si" ucapku sambil memasang wajah sinis.


"Tuhh bener kann hhaha" ucap Seok jin sambil tertawa.


"ihhh ngga kamu salah denger kali" jawabku dengan wajah mulai memerah.


"Seok Jinn... " ucapku dengan keraguan.


"Wae? " jawab nya dengan nada datar.


"Apa ada yg salah dengan kita sampai semua orang melihat kita dengan tatapan yg aneh?" ucap ku keheranan.


"Jangan hiraukan mereka fokus saja pada tujuan kita" jawab nya dengan santai.


"Hey lihat wanita yg bersama idola sekolah kita cantik sekali mereka kelihatan sangat cocok" bisik seorang yeoja bernama lily pada pamela [orang yg juga mengidolakan seok jin].


"Iya bener bikin semua orang iri aja.. " jawab pamela sambil berbisik


"SEOKK JINNNN!!" teriak seorang yeoja yang terlihat kesal sambil menghampiri aku dan Seok Jin.


"Kamu siapa" tanya ku kebingungan.


"Ehh asal kamu tau ya aku primadona di sekolah ini, dan Seok Jin itu milik ku kamu ga berhak deket-deket sama dia!! " jawab yeoja itu dengan wajah kesal.


"Sayang apa benar dia pacarmu, kamu selingkuh kah?, kalau begitu biarkan aku turun aku mau jalan sendiri aja.. " ucapku sambil bersikap sok imut.


"A.. apaa?? Sayang??!!.." ucap yeoja itu sangat terkejut.


"Gausah dengerin dia ya sayang aku ga selingkuh ko dia cuma pengganggu" ucap manis Seok Jin sambil mengecup keningku.


"Seok Jin bang**t,, aku kan cuma pura-pura ngapain dia cium keningku?" Batinku.


"APAAAA!! AKU PENGGANGGU??!! Dann... Seok Jin kamu, kamu cium dia di depanku??" Ucap yeoja itu seraya mengepalkan tangan.


"Sayang kapan kamu usir dia aku bosan" ucapku dengan manja.


"Kamu denger kan ucapan pacarku? Pergi sana" ucap Seok Jin dengan kejam.


"Seok Jin kau ini benar-benar membuatku kesal dan untuk kau ****** lihat saja nanti" ucap yeoja itu lalu pergi meninggalkan aku dan Seok Jin.


"Akting mu bagus juga" ucap Seok Jin padaku sambil tersenyum.


"Aktingmu juga bagus" jawabku sambil tersenyum.


"Oh ya? tapi aku menganggap nya serius" ucap Seok Jin smirk.


"Ohh jadi itu alasanmu menciumku hahh?!" Ucapku kesal.


"Sudah diam atau aku jatuhkan" ucap Seok Jin.


"Mereka romantis banget ya?" Ucap siswa² disekolah.


"Wahh itu beneran pacar kamu Seok Jin? Apa dia pacar masa kecilmu yang hilang itu?" Tanya lily dan Pamela.


Seok Jin hanya menoleh dengan tatapan yang kejam.


"Seok Jin, Tisha kalian tidak apa-apa?" Tanya Taehyung.


"Memangnya kami kenapa?" Ucap ku dan Seok Jin bersamaan.


"Ehh"


Hening seketika...


[Canggungg]


"Mm.. Kalian tunggu di kantin aku akan mengantarkan Tisha ke kelas dulu" ucap Seok Jin sambil terus menggendong ku ke kelas.


"Oke" jawab Taehyung dan Jungkook.


"Kita sudah sampai di kelas mu" ucap Seok Jin .


"Ahh iya.. terima kasih aku berhutang budi padamu" jawab ku sambil membungkukan badan.


"Yaa.. tentu saja" jawab Seok Jin.


"Ohh ya?" Ucap Seok Jin seraya mendekatkan wajahnya.


"Akan ku tagih janji mu nanti" ucap seok jin lalu berjalan pergi ke kantin.


Aku mengikuti pelajaran seperti yg lainnya mungkin cukup berbeda dengan sekolah lamaku namun aku cukup merasa nyaman,, walaupun selalu dihantui bayang² Seok Jin dipikirkanku(∩︵∩).


Waktu berlalu dan bell istirahat pun berbunyi..


Terlihat ada dua anak perempuan yg menghampiriku mereka terlihat tidak asing.


"Haii,, perkenalkan aku Lilly dan ini temanku Pamela " ucap yeoja yang bernama Lilly seraya menjulurkan tangannya .


"Ahh,, iya perkenalkan juga aku Kim Tisha , aku murid baru disini" jawabku sambil tersenyum dan menjabat tangan nya.


"Bisakah kita berteman" ucap Pamela sambil tersenyum.


"Nee,, tentu saja bisa" jawabku merasa senang.


"Tisha kamu pacar Seok Jin kah?" Tanya Lilly sambil menempelkan tangannya didagu.


"Eum,, itu ya bukan hanya teman biasa kok" jawabku sambil tersenyum.


"Kau ini bisa saja bercandanya.. apa benar kau kekasih masa kecil Seok Jin? " tanya Pamela kebingungan.


"Ehh Seok Jin punya kekasih masa kecil tah?"batinku.


"Ahh,,mmm itu aku" gugup.


"Eh gausah dijawab Tisha, mungkin kamu malu" ucap Pamela.


"Ah iya Tisha apa kamu tau?" Tanya Lily.


"Eh tau apaa?.." jawabku.


"Seok Jin itu orang yang sangat dingin pada semua orang dan dia terkenal kejam, tapi melihatnya seromantis itu padamu membuat satu sekolah terkejut, mungkin banyak yang cemburu seperti Sunny tadi karena walaupun dingin dan kejam Seok Jin menjadi idola nomor satu disekolah ini"


"Awalnya akupun begitu namun melihat mu dangat cantik dan baik jadi aku setuju²saja" ucap Lilly .


"Ahh benarkah aku tidak tau.. tapi Sunny itu siapa?" Kebingungan dan kaget.


"Itu loh yang tadi tiba-tiba ngelabrak kamu" ucap Pamela.


"Ahh dia namanya Sunny? " tanyaku.


"Iyaa dia terkenal sangat genit disekolah ini, dia juga fans Seok Jin tetapi sangat fanatik yah mungkin karna ayahnya seorang CEO makanya sombong begitu dan berfikir Seok Jin mau padanya, tapi tetap saja dibandingkan denganmu tidak ada apa² nya" ucap Lilly.


"Ah kalian jangan berfikir gitu aku ga enak" ucap ku.


"Gapapa kan emang kenyataan hehe" ucap Pamela.


"Ehh iyaa,, sebenernya apa alesan kamu tadi digendong Seok Jin?" Tanya Pamela.


"Ahh itu.. kaki dan tangan ku sedikit memar" jawabku


"Uchhh.. memar saja sampe digendong ya so sweet sekali" ucap Lilly seraya menampakan wajah so imut.


"Ih apaan si lo Lilly jijik gua liatnya,, jangan sok imut gitu ah" ucap Pamela sambil tertawa.


"Kalian ini ada-ada aja si" ucapku sambil ikut tertawa.


"Hhaha rasain tuh" ucapku Pamela.


"Ihhh hatiku sakit tau.." ucap Lilly.


"Lagian jijik soalnya" ucap Pamela.


Skipp..


Bell pulang sekolah berbunyi..


Murid-murid bergegas merapikan peralatan sekolah dan berhamburan keluar ruangan.


"Akhirnya pulang juga ya" ucapku sambil berjalan ke luar kelas ditemani Lily dan Pamela.


"Iya akhirnya pulang,, mau ku antar pulamg kah Tisha?" Tanya Lily dan Pamela.


"Aishh,, tidak usah repot-repot" jawabku.


"Apa kamu tidak mau pulang bersama kami ya,, herr menyedihkan" ucap Lily.


"Dia akan pulang bersamaku" jawab seorang namja dari arah belakang seraya berjalan menghampiri kami.


Next..