One Night With Cassanova

One Night With Cassanova
Kebenaran masalalu



Papah Tama mendapat notif pesan bahwa istrinya kini sedang berada di rumah selingkuhannya. Ia hanya bisa tersenyum tipis dan segera mengurus surat perceraiannya.


"Sonya, tingkah laku'mu, tidak jauh seperti wanita yang kau hina dan kau bunuh," ujar Wisnu menggelengkan kepalanya dan segera menutup kembali ponselnya.


Di luar negri.


Clara cukup baik menjaga Amira, Darren dan Surya mereka sibuk merencanakan sesuatu untuk menjebak Ayu yang tidak lain ibu tiri sekaligus Tante-nya Amira sendiri. Setelah Surya mengetahui bahwa ayu ingin melenyapkan Amira dengan tangannya sendiri. Mereka pun menyusun rencana untuk menjebaknya walaupun resikonya sangat besar kepada mereka.


"Aku tidak tahu Amira apakah akan menerima semua ini, aku takut dia segera memaafkan wanita itu." Ujar Darren memandang ke arah jendela.


"Sebaiknya Amira tidak boleh tahu dulu, kita lihat sampai mana permainan yang akan dia lakukan untuk menjebak Amira," sahut Surya duduk menumpang kaki di atas kursi kayu.


"Dia sudah lama menderita, bagaimana kalau sebaliknya Amira tahu bahwa Tante Ayu yang telah merebut Ayah dari Ibunya. Sampai Ibu Amira sakit-sakitan dan hartanya di kuras abis oleh Ayu demi mendapatkan Ayah Amira. Aku baru tahu bahwa Ayu adalah Kakak dari Ibu istriku. Itu akan menimbulkan rasa sakit yang amat untuk Amira," ucap Darren panjang lebar setelah mereka mengetahui masalalu kelam keluarga Amira.


Berpuluh-puluh tahun Ibu Amira menyembunyikan ini semua dari anaknya. Dia tidak ingin masalalu yang sangat sakit itu diketahui oleh anaknya sendiri yaitu Amira keponakan Ayu sendiri yang tega merebut kebahagiaan ibu Amira.


Darren ikut menangis setelah tahu semua tentang Amira. Sudah lama Darren mencari siapa Ayah Amira, dan sekarang bukti kuat itu sudah dia pegang.


"Mungkin aku telat bisa memecahkan masalah keluarga istriku sendiri. Tapi aku takut Amira mengetahuinya dan malah memperburuk keadaanya," ucap lirih Darren. Surya mencoba bangkit untuk menenangkan sahabat juga Kakak iparnya sendiri.


"Kau suami yang sangat hebat, bahagiakan dia dan berikan Amira kasih sayangmu sepenuh hati, aku tidak mau kau melukainya lagi seperti masalalu," ucap Surya bijak membuat Darren bisa tegar.


"Bagaimana pun, semua harta yang di miliki Tante Ayu itu adalah hak untuk Amira. Lihat saja aku akan melakukan apapun demi merebut hak milik istriku. Ibu mertuaku sakit parah hanya gara-gara memikirkan hal itu dan istriku pun tidak tahu sampai detik ini. Ibu mertua tidak mau anaknya menangis dan menjadi orang pendendam di masa depannya. Sekarang Tante sekaligus ibu tiri mau membunuh keponakannya sendiri," ujar Darren menatap photo pernikahannya dengan Amira.


Di ruang rumah sakit. Amira mendapat notif dari Ayu bahwa hari ini dia akan ke rumah sakit alasannya dia ada di negara yang sama. Yang membuat heran Amira bahkan tidak memberitahu siapa pun akan hal ini. Ayah-nya pun juga tidak tahu Amira sakit dan berada di luar negri untuk pengobatan.


"Kenapa dia tahu aku di sini," ujar Amira membuat dia tampak bingung.


JANGAN LUPA DUKUNGAN AUTHOR.


LIKE


KOMEN


VOTE


HADIAH


RANTING 5.