My Rival Is My Love

My Rival Is My Love
Heboh !!



Pagi yang cerah ini, setelah tadi sholat subuh berjamaah dengan Kevin, sekarang Raisya dan Kevin sudah siap dengan seragam sekolahnya. Dan akan keluar kamar menuju ruang makan untuk bergabung dengan Mami dan Papi.


"Pagi Mi, Pi" saut Kevin dan Raisya bersamaan.


"Pagi juga sayang" balas Mami Papi Papi bersamaan.


"Ayok sarapan" ajak Mami.


"Oyaa Vin, kalian akan tinggal dimana setelah ini?" Tanya Papi.


"Kami akan tinggal di apertemen Kevin Pi, letaknya tidah jauh dari sekolah kok" jawab Kevin.


"Benarkah? Kenapa tidak tinggal disini atau dirumah Ayah kamu?"


"Kevin dan Raisya udah sepakat Pi, untuk tinggal sendiri setelah menikah"


"Benarkah? Yasudah kalo itu keputusan kalian, Papi bisa apa?"


"Iyaa Pii, makasih"


Setelah itu mereka berpamitan untuk pergi kesekolah. Hari ini Raisya berangkat dengan mobil Kevin, sebenarnya ia tidak mau, tapi Kevin terus memaksanya dengan seribu alasan dan meyakinkan Raisya tidak akan terjadi apa-apa, kalaupun para sahabat nya bertanya yaa katakana saja semuanya, toh mereka sahabatan dan Kevin tau para sahabatnya bisa menjaga rahasia mereka. Ketika Raisya ingin mendapatkan pembelaan dari Papi Maminya untuk berangkat kesekolah dengan mobil sendiri, mereka malah setuju dengan keputusan Kevin. Mau tidak mau ia harus menurut. Masa bodo laah sudah dengan pandangan teman-teman disekolahnya nanti, mungkin akan heboh melihat Rival sekolah berada dalam satu mobil.


Dan mungkin para fans mereka akan menjerit. Terlebih fans nya si Kevin yang seperti cabe-cabean itu, siap-siap sajalah si Raisya kalau ada apa-apa. Dia tidak akan takut dengan siapapun.


Setelah mobil Kevin melaju meninggalkan rumah Raisya, sepanjang perjalanan mereka hanya diam dengan dunianya masing-masing. Lagi-lagi Raisya merengek ingin diturunkan di halte dekat sekolah saja, namun Kevin tak mendengarkan permintaan Raisya. Ia malah melajukan mobilnya terus menuju gerbang sekolah. Sesampainya di area parkir sekolah, mereka berdua langsung membuka pintu mobil bersamaan dan keluar dari sisi mobil yang berbeda. Seperti dugaannya Raisya kini mereka menjadi pusat perhatian dianatara para murid.


*Waah itu rival kita kenapa bisa semobil yaa...


Pemandangan langka gaiiss ...


Kevin kok bisa sama cewek sialan itu sih?!..


Ohh bidadari kuu...


Kenapa Gue merasa ada hawa yang aneh yaa?


Itu beneran Raisya yang keluar dari mobil Kevin?


Waah kenapa bisa gitu yaa...


Tuh Kevin kesambet apaan daah bisa bareng gitu sama Raisya..


Apa mereka sudah berdamai*??


Dan masih banyak lagi bermacam bisik-bisik tetangga yang kadang membuat kuping panas, tapi sama sekali tidak dihiraukan oleh Raisya dan Kevin.


Saat berjalan besisian menuju kelas, di koridor pun tak kalah hebohnya bisik-bisik tetangga pun semakin menjadi-jadi.


*Mereka damai?


Kevin sehat kan?


Raisya oh my princess kenapa begini..


Sakit hati Abang deekk..


Pemandangan langka..


Gak pantes banget sihh sama Kevin...


Kalo diliat-liat mereka serasi yaa...


Awas aja tuh si Raisyaa*...


Dan masih banyak lagi..


Ada yang mau nambahin ?? :) :v


Begitu sampai dikelas mereka menuju meja masing-masing teman Kevin pun datang menghampiri begitupun dengan sahabat Raisya Leon, Ocha, dan Risa.


"Weh bro, kalian sehat hari ini?" -Bams


"Syaa... Lo gak salah makan kan?" -Leon


"Apaan sih Lee, gue makan nasi pake lauk ayam sama sayur sop tadi pagi emang salah?" -Raisya


"Lagian juga Lo gak liat Gue sehat-sehat aja" -Kevin


"Lah terus napa bisa bareng?" -Ocha


"Kebetulan" jawab Raisya Kevin bersamaan.


"Waah ada kebetulan yang tersembunyi niih" -Ocha


"Lo utang penjelasan sama kita-kita" -Reno


"Iya nanti istrahat Gue jelasin" -Kevin


"Lo Syaa, mau jelasin atau Gue ngambek?!" -Ocha


Tak lama bel masuk pun berbunyi. Dan guru yang mengajar pun sudah masuk kedalam kelas.


●


●


●


Jam istrahat...


Mereka bertujuh sudah ada di kantin dalam satu meja, namun belum memesan makanan atau minuman, semua menunggu penjelasan dari dua orang yang kini duduk bersampingan yaitu Kevin dan Raisya. Raisya yang duduk diantara Leon dan Kevin, disamping Kevin ada Reno dan di hadapan mereka ada Risa, Ocha, dan Bams.


"Buruan jelasin" -Ocha


"Tapi kalian bisa jaga rahasia kan?" -Kevin


Semua mengangguk dan kembali menatap dua manusia yang sempat membuat heboh sekolah di pagi hari, yang ditatap pun hanya menunjukkan tangan kiri mereka secara bersamaan.


"Ngapain Lo malah mamerin tangan sih? Tau kulit kalian putih mulus" -Bams


"Makanya perhatiin" -Raisya


"Tunggu..... kalian pakai cincin yang sama?" -Risa


"Maksudnya apaan nih ?" -Ocha


"Mereka udah nikah gaisss" -Leon


"APPAAAAA!!!!" Mereka semua berteriak sehingga membuat seisi kantin menoleh kearah meja mereka.


Leon tau maksud dari Raisya namun dia juga terkejut kalau orang yang dijodohkan dengan Raisya adalah saingannya sendiri si Kevin.


"Hussttttt!!!! Bisa gak teriak-teriak gak sih?!" -Raisya


"Seriusan niih? Lee kok Lo tau?" -Ocha


"Ckck kayak gini aja masa Lo pada gak paham!? Liat aja tuh cincin sepasang. Dan ini tuh cincin nikah." -Leon


"Jadi beneran kalian nikah?" -Ocha


Kevin Raisya pun mengangguk bersamaan. Tapi kenapa suasana nya menjadi hening? Teman-temannya menjadi diam dan seperti memikirkan sesuatu. Kevin Raisya pun saling memandang dengan heran.


"Gais kalian tau kan apa maksudnya?" -Bams


"MAKAN GRATIIIISSSSS!!!!!" Ucap semuanya bersamaan.


"Pokoknya Lo harus traktir kita makan hari ini! Cus buruan pesen bakso Mang Udin" -Leon


"Wiihh selamat yaa, akhirnyaa temen Gue gak jomblo lagi" -Ocha


"Apaansih Cha!" -Raisya


"Sya Gue yakin Lo bisa. Gue juga kenal baik dengan Kevin kok" ucap Leon dengan suara oelan sambil mengacak-ngacak pelan Rambut Raisya.


"Makasih Lee" -Raisya


Risa dan Reno datang membawa nampan berisi makanan dan minuman yang mereka semua pesan tadi. Semuanya menikmati makanan sambil bercanda gurau dan berkepo ria pada pasangan baru. Raisya Kevin pun menceritakan dari awal semua kejadian dan di dengarkan seksama oleh para sahabatnya. Awalnya mereka kecewa karena tidak mengundanng mereka di hari pernikahan, tapi mendengar cerita dari kedua sahabatnya, mereka semua paham keadaannya memang sulit. Mereka memahaminya dan merasa senang juga karena sekarang mereka mau memberitaukannya.


Kevin Raisya pun juga sedikit legah karena teman-temannya mengerti dengan keadaan mereka, legah karena memiliki sahabat yang bisa saling berbagi dan saling mendukung. Para sahabat mereka pun sepakat untuk menyimpan rahasia tentang pernikahan Raisya Kevin, karena bagaimanapun Raisya Kevin adalah murid yang sangat mencolok dan mempunyai banyak fans, terutama para fans Kevin yang model cabe-cabean merajalela disetiap sudut sekolah. Tadi pagi saja yang hanya turun bersama dari satu mobil sudah membuat kegaduhan di pagi hari, apalagi tau tentang hubungan asli mereka, bisa jadi hari patah hati seantereo sekolah.


.


.


.


.


.


.


.


****Maaf yaa kalau bagi kalian yang baca cerita ini dari awal begitu buka episode ini seperti gak nyambung, kalian bisa baca dari episode 8 karena episode awal-awalnya ada yang saya revisi di gabungin setiap 2 chapter sebelumnya.


Mohon maaf yaa kalau chapternya jadi amburadul πŸ™


Selanjutnya saya akan lebih memperbaiki lagi di setiap chapter yang akan up. Karena rencana nya saya hanya mau buat episode yang tidak panjang..


Yaaa kira-kira gak lebih dari 50 episode deeh ..


Sekali lagi mohon maafkan saya yaa πŸ™


Mohon dukungannya dan terimakasih yang sudah mau membaca πŸ™β€**


Capther selanjutnya akan sesegera mungkin di update kalau saya tidak ada halangan ❀😊**