My Mysterious Future Wife

My Mysterious Future Wife
Tolong Aku



Kenzo segera bergegas ke Amerika saat mengetahui sedikit petunjuk tentang diriku.


Di Sisi Lain...


"paa, tolong temukan Angel. Bantu Kenzo menemukannya" ujar mama Angel


"tidak" gertak kakek


"kenapa pa?" tanya mama Angel


"ini kesalahannya, biarkan dia sendiri yang bertanggung jawab" bentak kakek sambil berdiri dengan posisi istirahat ditempat


"tapi pa aku khawatir" ujar mama Angel


"aku tidak mau, hal yang dulu pernah menimpamu kini terjadi pada Angel. Kenzo betuntung aku tak memisahkannya dengan Angel" jelas kakek


"tapi paa.... " ujar mama Angel menggantung


"gak ada tapi-tapian" ujar kakek


"aku ingin tau keberadaan Angel. Aku benar-benar khawatir padanya" ujar mama Angel memelas


"huh... (menghela nafas panjang) baiklah" ujar kakek


"papa tau?" tanya mama Angel


"dia dimarkas bersama Jaxtyn. Dia dimarkas, jangan halangi dia. Hanya marah yang ia punya untuk saat ini, biarkan dia melakukan apa yang dia mau. Aku tetap yakin ia akan melakukan hal yang benar" ujar kakek


*Jaxtyn adalah nama asisten mafia Angel selama ini


"untunglah, aku sedikit lega" ucap mama Angel


"sekarang sudah tau kan, kita hanya tinggal melihat sekeras apa perjuangan Kenzo" ujar kakek


"makasih pa" ucap mama Angel senang sambil memeluk kakek


///***///


Amerika


"Amerika, im here" ucap Kenzo yang baru turun dari pesawat


Kenzo bergegas menuju apartemen yang ia beli di Amerika. Ia datang bersama Chriss.


"gila lo, yang punya urusan situ yang repot sini" gerutu Chriss


"diem lo, belum ngrasain mana tau" kesal Kenzo


///***///


Di Apartemen


"cepat cari info tentang Angel sekarang" perintah Kenzo


"yaelah, baru nyampe. Ga bisa istirahat bentar apa" kesal Chriss


"SEKARANG! Kalo udah selesai ntar lo mau baring, makan, tidur ato bunuh diri serah dah" ucap Kenzo


"bangke lu" kesal Chriss


Berhari-hari mereka tetap tidak menemukan informasi apapun tentang diriku.


"bagaimana?" tanya Kenzo


Chriss hanya menggeleng menandakan kalau dia tidak menemukan apapun tentang diriku.


"oh, coba cari informasi tentang Black Shadow" ucap Kenzo


"Black Shadow? Bukannya kita kesini mau cari Angel, kenapa malah urus dunia mafia" bingung Chriss


"apa kau mengenal siapa Black Shadow?" tanya Kenzo


"tidaklah, aku akan bersyukur seumur hidup jika aku mengenalnya" ujar Chriss


"kau mengenalnya, bahkan dekat denganmu" ucap Kenzo


"apa bagaimaa... " ucap Chriss menggantung "jangan bilang kalau dia adalah... "


"ya, di istriku. Dia Angel" jawab Kenzo


"astaga, bagaimana? Ah sudahlah, aku akan mencarinya. Kalau begini lebih mudah" ucap Chriss


"cari cepat!" ucap Kenzo


Setelah beberapa hari, mereka menemukan sedikit informasi tentangku.


"bagaimana?" tanya Kenzo


"sepertinya geng mereka sedang mendekati geng Macan hitam" ujar Chriss


"apa, cari informasi tercepat tentang geng itu" ucap Kenzo


"oke.... Nah ketemu" ujar Chriss


Kenzo membaca sekilas tentang riwayat geng itu.


"astaga, dari yanga ku tau. Angel tak akan mendekati geng itu. Berarti diaa..." ucap Kenzo


"kenapa?" tanya Chriss


"bahaya, temukan dia sekarang. Cari dimana Angel sekarang" ucap Kenzo


"kenapa?" tanya Chriss


"dia akan menjadikan geng itu sasarannya. Ia akan menghancurkan geng itu" ucap Kenzo


"astaga.. " kaget Chriss


Beberapa menit kemudian mereka menemukanku.


"nih ketemu" ucap Chriss


"sip, yok berangkat" ajak Kenzo


///***///


Di Toko Bunga


Beberapa hari ini aku ingin melihat, mencium dan memegang bunga. Jadi aku pergi ke toko bunga. Kenzo dan Chriss mengintaiku dari jauh.


"mau nunggu sampai kapan?" tanya Chriss


"udah diem" jelas Kenzo


"ngapa nggak langsung samperin aja napa" kesal Chriss


"kemungkinan dia masih marah padaku, hanya melihatnya seperti ini sudah membuatku bahagia daripada harus melihat dia mengusirku" ujar Kenzo


"trus mau nunggu sampe kapan? sampe malem?" tanya Chriss


"udah diem" kesal Kenzo


................................................................


Jaxtyn menelfonku.


"halo bos bisa bertemu?"


"baiklah, dimana?"


"caffe XX"


"10 menit lagi"


///***///


Di Caffe XX


Aku melihat sekeliling lalu menemukan Jaxtyn.


"ada apa?"


"begini boss, geng macan hitam mengetahui identitas anda. Mereka tau kalau Black Shadow adalah seorang wanita. Lihat video ini"


Jaxtyn menunjukan sebuah video padaku.


"boss, katanya Black Shadow adalah seorang wanita"


"bagus, itu gampang. Kita bisa kalahkan dia, hanya seorang wanita saja. Akan kupermainkan dan kujadikan dia wanitaku saat dia kalah hahahaha"


"hahahah"


...............................................................


"darimana kau dapat video ini?"


"dari anak buah yang saya suruh menyusup kesana"


"berani meremehkan Black Shadow? Belum pernah mati kayaknya"


Kenzo terkejut mendengar percakapanku dengan Jaxtyn. Dia menguping diam-diam dengan Chriss.


"selalu awasi mereka" ujarku


"baik boss" jawab Jaxtyn


Beberapa hari kemudian, geng Macan Hitam berusaha untuk menyelundupkan narkoba dan mencuri truk yang bermuatan emas.


///***///


Hari Pencurian


Semua sudah siap, gengku sedang mengejar geng Macan Hitam. Saat itu sedang hujan lebat. Kilat menyambar-nyambar, gemuruh petir dimana-mana.


"bagaimana?" tanyaku


"selesai boss, truk sudah dibawa kekantor polisi, narkoba juga sudabmh dibawa beserta pelakunya. Tapi boss... " ucap Jaxtyn menggantung


"to the point" kesalku


"bosnya kabur" ucap Jaxtyn


"santai, ia tak akan bisa lari dari Black Shadow" ucapku


Aku pergi menggunakan hoodie hitam, celana pensil biru dongker, sepatu boot, bertopi hitam dan kepalaku tertutup tudung dari hoodie.


///***///


Di Suatu Gang Sempit


"cepat pergi, sebelum ketahuan" teriak Drey


*Drey adalah pimpinan geng Macan Hitam.


Anggota Geng Macan Hitam yang tersisa pergi menuju sebuah gang sempit. Aku datang perlahan dibawah hujan, dan petir yang menyambar-nyambar memberikan kesan menyeramkan. Aku berjalan mendekat dengan menunduk.


"siapa kau!" bentak Drey


"...."


"Rey, atasi dia" ujar Drey


Anak buah Drey yang bernama Rey datang kepadaku dan hendak membuka tudungku. Dengan cepat aku menahan tangannya lalu memutar tubuhku. Lalu Rey mematung diam berdiri. Aku kembali berjalan.


"hei apa yang terjadi" bingung Drey "Rey...!!!" panggil Drey


Bruukk...


Tubuh Rey terjatuh kedepan lalu darah menggenang dan ikut terbawa arus air. Semua anggota yang tersisa mulai diam ketakutan. Ya, saat aku memutar tubuhku aku menancapkan pisau pada perut Rey sedalam-dalamnya.


"kalian semua, habisi dia" perintah Drey


"baik bos"


Bug.. Bug.. Bug.. Duak.. Bug.. Bug


Aku menghabisi dan menghajar mereka hingga babak belur sampai anak buah Drey ketakutan.


"ma mau apa kau?" takut Drey


Duak... Brukk.. Bug.. Bug.. Bug..


Aku menghajar habis-habisan. Lalu mengambil pedang yang dari tadi kuselipkan dipinggangku.


Sreett....


Aku mengangkat pedangku tinggi-tinggi lalu seketika petir menyambar-nyambar hujan semakin lebat.


"apa kau tau, berapa orang yang sudah kau buat susah ha?" bentakku


"si siapa kau" takut Drey


Srreet..


Aku membuka tudungku dan membuang topiku.


"Aku adalah Black Shadow"


Sreett....


Aku mengayunkan pedangku sekuat-kuatnya dari atas menuju badan Drey. Baju Drey langsung sobek seketika, badannya penuh darah.


"kau harus tau, apa itu yang namanya 'KARMA'." ucapku


Malam itu adalah malam paling gelap, hujan lebat, angin, petir dan kilat dimana-mana. Gang itu penuh air berwarna merah, ya air yang bercampur dengan darah.


Drey menahan sakit, aku lalu berbalik sambil menyeret pedangku ditanah. Drey perlahan pingsan, saat baru keluar gang aku sudah jatuh terduduk. Lalu aku pingsan sambil tangan kiri memegangi pedang dan tangan kanan memegangi perut.


"siapa saja tolong aku!"


____________________________________________


Hai readers, maaf ya kadang author telat update. Mohon maklum, karena saat-saat ini author sedang sangat sibuk. Tapi author tetap berusaha update buat kalian.


Jangan lupa Like. 1 Like 1 Semangat buat Author