My Mysterious Future Wife

My Mysterious Future Wife
Maafkan Aku



Maafkan aku Chriss, namun saat ini aku hanya ingin sendiri. Aku ingin menenangkan diri. Tak lama kemudian Kenzo kembali ke kamarku.


"Angel apa yang terjadi padamu" tanya Kenzo


Tanpa kusadari saat Kenzo bertanya aku menangis.


"tak apa Angel, menangislah aku paham keadaanmu saat ini" ucap Kenzo sambil memelukku.


"kenapa hidupku seperti ini, apa dosaku. Mengapa hidupku semenyakitkan ini, Tuhan tolong aku" ucapku lemas menangis


Aku hanya bisa menangis lemas dihadapan Kenzo. Saat malam Kenzo tak meninggalkan ku sedikitpun. Dia selalu menemaniku. Bahkan dia tidur disampingku. Aku masih ingat saat itu, saat tidur dia memelukku dengan sangat erat, pelukannya terasa hangat. Bahkan pelukan sehangat inipun aku sudah lupa kapan terakhir kali aku merasakannya. Saat ia tidur aku hanya memandangi wajah tampannya. Wajahnya yang putih bersih, hidung yang mancung, bulu matanya sangat panjang, alisnya yanh tebal dan teratur, bibirnya juga tipis dan berwarna merah.


"andaikan kau setenang dan sebaik ini saat kau bangun, Mungkin aku akan berusaha untuk mencintaimu" ucapku dalam hati.


Hari itu aku cukup frustasi. Semua beban dihidupku selama ini seakan datang menghampiriku semua secara bersamaan. Maafkan aku Kenzo. Aku harus pergi untuk sementara. Aku akan pergi untuk mencari kebenaran tentang ibu kakak, dan Kenzo. Aku berencana pergi tanpa diketahui siapapun. Aku hanya meninggalkan sebuah kertas yang berisi pesanku untuk Kenzo.


"Hai Kenzo, semoga saat kau terbangun kau tidak terkejut. Saat kau membaca ini mungkin aku sudah pergi jauh. Maafkan aku, aku ingin melupakan semua kenangan buruk dalam hidupku. Aku berharap dapat melihatmu lagi. Tolong jangan panik dan jangan cari aku, aku baik-baik saja. Maafkan aku tak bisa memakai cincin yang kau berikan ini, aku memberikan topeng ini padamu. Tolong jaga dirimu dan jaga kak Chriss, sampaikan permohonanmaafku padanya. Kenzo, maafkan aku" (isi pesan)


Aku juga tak lupa pergi ke rumah ayah angkatku, aku diam-diam pergi kekamarnya dan mencium keningnya. Aku sangat berterimakasih padanya. Aku juga meninggalkan pesan untuknya. Isinya akh berterimakasih untuk semua yang dia lakukan dan aku berjanji untuk kembali, namun tak tau kapan.


Sebelum aku pergi perlahan aku mencium kening Kenzo dan mengucap maaf. Maafkan aku Kenzo. Namun ini yang terbaik untuk kita.


Aku pergi kemarkas. namun aku masuk dengan melompati pagar dan mwnuju ruang bawah tanah tempat jendral itu disekap dan aku datang tanpa topeng.


klotak.. klotak... klotakk...


suara sepatuku menggema diruang bawah tanah itu. aku langsung menuju penjara jendral itu.


"hai jendral... " sapaku


"kau.. kau siapa... " gugup jendral


"hemm masa kau tidak mengenaliku, aku gadis yang kau goda dulu dan juga aku putri dari Tuan Maureen. Akulah Angel." jelasku


"ba. bagaimana bisa... " gugup jendral


"yah begitulah... tenang saja, kau masih hidup sampai saat ini karena aku yang memintanya. tapi tidak untuk sekarang" ancamku


"a.... apa yang akan kau lakukan" gugup jendral


"tenanglah ini tak akan menyakitkan, bahkan lebih cepat dari tidur. dan ya apa kau lupa, aa konsekuensinya jika berani menyakitiku atau priaku..." tanyaku


"apa maksudmu" gugup jendral


" dasar bodoh, kau berani melukai Kenzo dan mwnembakku, tak ada belas kasihan lagi untukmu.... " ancamku


"apa yang kau lakukan.. " gugup jendral


"Menyiksa dan membunuhmu" jawabku singkat


Aku menembak bahunya, perut, jantung dan tangannya...


"ahh.. ba.. bag.. bagaimana bisa kau sekejam ini padaku..." ucap jendral


"kau dulu yang memancingku tuan... " ucapku lembut


Dor.... aku menembak kepalanya.. sedangkan pemimpin mafia lain itu sedang duduk dipojokan ketakukan.


"oh hai tuan, tunggu saja ajalmu ya. aku tidak ada waktu. bye bye.. " ucapku lembut


setelah ada suara tembakan banyak anggota menuju ruang bawah tanah lalu aku segera pergi dengan melompati dinding dan pagar.


Siapapun yang menyakitiku akan kubalas 10x lipat. Aku yang sekarang tak selugu yang dulu. Aku yang dulu telah terbunuh di ledakan waktu itu. Kalian orang licik dan jahat yang berurusan denganku.... siap-siap menghadapiku atau ajalmu....


///***///


Pagi hari di Rumah Sakit


"Angel. Kau dimana" teriak Kenzo


"tuan ada apa" tanya Suster yang datang


"dimana pasien yang disini" bentak Kenzo


"maafkan saya tuan, saya tidak tau. Namun semalam dia kan bersamamu" ucap Suster


"periksa CCTV, aku terbangun dia sudah tidak ada. Aku tak mau ada 1 detikpun terlewat. Periksa dengan teliti sekarang" bentak Kenzo


Saat berdiri dia membaca pesanku dan menangis.


"kenapa kau seperti ini Angel, kenapa kau menyiksaku saat aku mulai mencintaimu. Apa kau lupa pada janji kita yang sudah 16 tahun itu" ucap Kenzo lemas


Setelah beberapa menit seorang suster kembali.


"maafkan aku tuan, namun sepertinya ada yang merusak CCTV kita sehingga banyak kejadian yang tak terekam. Maafkan kami tuan" ucap suster


"sekarang kalian keluar" bentak Kenzo


"baik tuan" ucap Suster


"Angel, cepat atau lambat aku pasti menemukanmu. Keujung duniapun atau sampai kapanpun aku pasti menemukanmu" ucap Kenzo


Kenzo panik mencariku, dia menelfon semua orang dan menggunakan koneksinya untuk menemukanku, namun hasilnya nihil. Semenjak aku pergi Kenzo tak pernah berhubungan lagi dengan perempuan manapun, bahkan ketika orang tuanya mendesaknya untuk menikah dia memilih bertengkar daripada mendengar untuk selalu disuruh menikah.


///***///


Maafkan aku Kenzo, suatku saat pasti kita akan bertemu lagi, aku berjanji.