My Mysterious Future Wife

My Mysterious Future Wife
Kecelakaan



Kami berbincang lama di Caffe itu. Tak lama, ponselku berdering.


Kring.. Kringg....


"loh telfon dari bu Adele, ada apa ya?"


Click...


'halo bu ada apa?'


'bu maaf mengganggu namun ada hal kurang enak yang harus saya sampaikan'


'please To The Point'


'saya telah share loc pada anda'


'lokasi apa'


'itu rumah sakit'


'kenapa harus share loc, apa ada karyawan yang masuk rumah sakit?'


'tidak, ja ja jadi tu tu tu Tuan Kenzo.....'


'ada apa dengan Kenzo'


'dia mengalami kecelakaan yang cukup berat'


'apaaa'


Klotakk...


Ponsel ku terjatuh seketika, aku yang semula berdiri langsung terduduk lemas mendengar kata itu. Seketika Chriss dan Clarissa menghampiriku.


"ada apa Tata?" tanya Clarissa


"tolong antar aku" ucapku lemas


"kemana, katakan" ucap Chriss


"lokasinya diponselku" ucapku


Dengan cepat dan sigap mereka berdua mengantarku kerumah sakit yang merawat Kenzo.


///***///


Dimobil


"cepat katakan padaku apa yang terjadi!" bentak Chriss


"Kenzo kecelakaan" jawabku


"apaaaa" teriak Chriss dan Clarissa


Mereka berdua sontak panik dan langsung mengebut mendengar kabar itu.


///***///


Di Rumah Sakit


Aku langsung turun, pergi berlari mencari Kenzo, aku pergi keruang administrasi menanyakan tentang Kenzo. Aku mengetahui posisi Kenzo dan langsung berlari menuju ruangannya. Saat aku masuk ruangannya dokter masih didalam dan ingin keluar.


"anda siapa?" tanya dokter


"saya calon istrinya, bagaimana keadaanya?" tanyaku


"maafkan saya, kita berbicara diruangan saya. Pasien butuh istirahat" ucap dokter


///***///


Di Ruang Dokter


"bagaimana keadaanya dok?" tanyaku


"pasien tidak papa, dalam beberapa hari akan pulih" jawab dokter


"huh, syukurlah" ucapku lega


"tapi benturan pada kepalanya cukup keras. Untuk luka luar tidak masalah hanya saja ini sedikit pengaruh pada syarafnya. Jika pasien memiliki kemauan kuat maka kemungkinan ia akan sembuh, namun jika tidak pasien bisa lumpuh" jelas dokter


"apaaa" ucapku kaget


"ya, dan benturan pada kepalanya cukup memberikan pengaruh pada ingatannya. Jika pasien sadar, kemungkinan dia tidak bisa mengingat apa-apa. Kemungkinan ingatannya untuk kembali hanya 15%" jelas dokter


"apa, ba ba bagaimana bisa?" ucapku


"jika pasien mau melakukan khemotherapy mungkin akan membantu pasien memulihkan ingatanya. Hanya saja jika hal ini dilakukan bisa mempengaruhi syarafnya, dan jika salah pasien bisa lumpuh" jelas dokter


"apaa, ba bagimana bisa. Apa tak ada cara lain dok?" tanyaku


"maaf, tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin" ucap Dokter


Aku kembali keruangan Kenzo dengan lemas. Seolah tubuhku ini tak berdaya sama sekali. Saat aku kembali Chriss dan Clarissa sudah menunggu dan langsung mendatangiku.


"Angel duduklah" ucap Clarissa


"bagaimana keadaan Kenzo?" tanya Chriss


Aku menjelaskan semua sambil menangis dipundak Clarissa. Kenzo kumohon bangunlah, aku butuh pundakmu untuk saat ini, sebelumnya pundakmu yang selalu kusandari tiap aku menangis.


Siang malam aku menunggu Kenzo sadar, aku lupa dengan keadaan diriku sendiri. Aku menahan rasa risih dibadanku, rasa lapar dan lemas. Sampai kak Chriss datang dan menyuruhku pulang.


"Angel, pulanglah. Aku yang akan menjaga Kenzo. Uruslah dirimu dulu. Pulanglah, bersihkan dirimu, makan lalu beristirahatlah. Aku tau dirimu lelah. Tapi kau tak bisa memaksakan dirimu ini. Kumohon pulanglah" ucap Chriss


"baiklah kak" ucapku


Aku pulang untuk merawat diri sekaligus mencari tau apa yang terjadi pada Kenzo. Aku masih merasa kalau ada hal yang tidak beres.


///***///


Di Apartemenku


Aku pulang, aku mandi makan dan menyalakan laptopku. Aku juga menelfon asisten mafiaku.


'halo, tolong carikan info tentang kecelakaan kemarin yang dialami mobil dengan plat nomor Ax xxxx Cx di daerah xxx. Kirim lewat email dalam 10 menit jika tidak kau tau akibatnya'


'baik boss'


Klunting...


Tak lama laptopku memunculkan notofikasi. Aku dikirimi data tentang kecelakaan Kenzo dan video CCTV kecelakaan itu.


"aneh"


Aku memutar bolak-balik video itu, mengamati kejadian itu.


"Jika memang supir itu mengantuk dan mengendarai truk dengan kecepatan tinggi seharusnya truknya terbanting kekanan atau kekiri, tapi kenapa malah menabrak Kenzo yang ada didepannya. Dan juga, kenapa mobil Kenzo bisa seperti otomatis berbelok kekanan. Kenzo bukan orang bodoh, harusnya ia berbelok kekiri"


Aku melihat sebuah Truk yang menhantam mobil Kenzo dengan keras dari belakang. Namun anehnya mobil Kenzo seperti otomatis berbelok kekanan, sedangkan ada mobil dengan kecepatan tinggi melaju dari lawan arah dan menghantan mobil Kenzo dari samping. Kenzo bukan orang bodoh, meski kadang ia ceroboh tapi pemikirannya dalam kalkulasi sangat baik. Jadi pastinya ia memilih berbelok kekiri.


"ah ya, kecuali supir itu supir bayaran. Dan juga dimobil Kenzo terdapat alat pengendali ban, sehingga ban akan diatur arahnya oleh si pengatur ban itu. Arrghhh, bagaimana bisaa. Siapapun kau, tapi jika berani bermain denganku bahkan jika membayar dengn nyawamu itu belum setimpal" tegasku