My Mysterious Future Wife

My Mysterious Future Wife
Penculikan



Kenzo meneteskan air mata dan kembali melihat foto kami saat bersama. Saat ia mengambil dokumen perusahaan yang kuberikan tadi, ia mengeluarkan semua isinya.


Klotak....


Sebuah cincin berlian yang indah, yang dulunya pernah ia berikan padaku jatuh dari amplop coklat itu. Aku berharap dengan adanya cincin itu ingatannya bisa kembali.


"kenapa bisa seperti ini Tuhan...." teriak Kenzo


Disaat yang sama Chriss kembali.


"lho ada apa?" tanya Chriss


"sudah, biarkan dia sendiri. Ia butuh waktu sendiri" ucap Clarissa


"baiklah, kalau begitu ayo kita keluar" ucap Chriss


///***///


Di Kantor The Dimont


Aku berada dikantorku duduk termenung dengan ponsel diatas meja.


Kriiinngg.... Kriinngg....


Sebuah telfon dari asisten mafiaku. Secepatnya aku mengangkatnya.


'halo'


'ya ada apa, bagaimana perkembangannya?'


'ok boss, maaf kerja kami tertahan. Karena ini semua direncanakan dengan pintar. Bahkan kami sempat kesulitan untuk melacaknya'


'please to the point'


'kami sudah mengirimkan hasilnya, silakan anda cek di email'


'baiklah terima kasih'


Click.. Aku mematikan telfon.


"astaga, mimpi apa aku. Bos mengucapkan terima kasih. Seorang pembunuh dingin, sadis dan kejam mengucapkan terima kasih padaku" ucap asistenku


///***///


Di Kantor


"oh ini, aku sudah mendapat video dan berkasnya"


Aku melihat setiap video dan mengecek berkasnya dengan seksama.


"dari semua ini aku bisa menyimpulkan, pelaku utama dari kasus kecelakaan Kenzo adalahh........... "


///***///


DiRumah sakit


Aku menelfon Clarissa secepat mungkin.


"halo Clarissa, aku ada didepan rumah sakit. Kau kesini segera"


"baiklah tunggu sebentar"


Clarissa langsung turun untuk menemuiku, namun ditengah perjalanan.


Buuggg.....


Clarissa dipukul dari belakang dengan sekuat tenaga dengan balok kayu besar hingga pingsan.


Kriiinngg.... Krriiiinnggg....


"lho kenapa Clarissa menelfon lagi?" tanyaku


Click...


Aku mengankat telfonnya


"hai Angel" ucap Levi


"siapa kau, kau bukan Clarissa" bentakku


"santai saja, Clarissa selalu aman. Kalau kau tidak macam-macam" ucapku


"siapa kau?!"


"masa kau belum mengenaliku, aku Levi" ucap levi


"wow, wow, wow... Kau mengancamku. Jangan lupa temanmu masih berada di tangaku. Jika ingin ia selamat maka datanglah kealamat yang kukirimkan nanti malam pukul 20.00 PM. Jangan terlambat atau ada konsekuensinya, dan pastikan kau sendiri baby. Bye... " ucap Levi


"kauuuuu..... " ucapku


Aku bingung dan melihat alamat yang dikirimkan Levi. Aku kebingungan, dan akhirnya aku menelfon Chriss.


"ha ha halo kak... "


"ya Angel ada apa ?"


"maafkan aku"


"memangnya kenapa, ada apa?"


"jadi begini...... "


Aku menjelaskan semua pada Chriss


"Apaaaaa, tunggu dulu. Aku akan menyusulmu. Kau mau dimana kita bertemu?" tanya Chriss


"kutunggu kau di Night Dream Caffe" ucapku


"baiklah, aku segera kesana" ucapku


Aku segera pergi kecaffe itu.


///****///


Di Night Dream Caffe


"hai kak" sapaku sambil melambaikan tangan


Chriss secepatnya menuju. mejaku dan duduk. didepanku.


"iya. Gimana. Bagaimana bisa terjadi seperti ini" tanya Chriss


"ya seperti yang kuceritakan tadi. Kemungkinan Levi memiliki dendam padaku karena Kenzo dan entah mengapa aku merasa hal ini ada hubungannya dengan Lisa" ucapku


"Lisa?" tanya Chriss


"iya Lisa" ucapku


"tapi bagaimana bisa?" tanyaku


"ya, apa kau belum dengar kalau Lisa kabur dari penjara" ucapku


"iya sudah, tapi aku tak menyangka semua ini berkaitan dengannya" ucap Chriss


"ya Levi adalah sepupu Lisa dan mereka berdua sama-sama punya dendam terhadapku" jelasku


"iya juga sih" ucap Chriss


"tapi, semua ini masih kemungkinan. Ini semua masih perkiraan. Tolong bantu aku susun rencana untuk menyelamatkan Clarissa" pintaku


"hei, kau ini pengatur strategi, bagaimana bisa kau minta tolong padaku" tanya Chriss


"yah, aku bingung. Tak bisa mempertaruhkan keselamatan Clarissa. Diam-diam, Levi adalah wanita yang licik. Jangan kau sepelekan apalagi ia bersama Lisa" ucapku


"baiklah begini....... " ucap Chriss


Kami berdua menyusun rencana untuk menyelamatkan Clarissa. Kami membuat strategi bersama.


///***///


Malam Hari


Didekat Pelabuhan


Click...


"bagaimana semua aman?" tanyaku


"ya, semua aman" ucap Chriss


Kami pergi bersama, Chriss memantau lewat udara dengan kamera yang kusiapkan berbentuk seperti lalat kecil yang terhubung dengan laptopku. Aku membawa earphone bluetoth yang kusambungkan dengan milik Chriss.


Aku berjalan menuju pelabuhan, perlahan aku mendengar ada orang yang datang.


---------------------------------------------


dont forget to like and comment ;)