My Mysterious Future Wife

My Mysterious Future Wife
Bersenang-senang



Aku berjalan dan berfikir sejenak.


"oh iya, bagaimana keadaan pasukan harimau?" tanyaku


"yah, seperti biasa. Mereka masih susah diatur boss" jawab asistenku


"biarkan, aku butuh bantuan mereka" ucapku tenang


"mau apa boss?" tanya asistenku


"nanti juga tau sendir. Kau tunggu sebentar aku mau mengambil sesuatu diruanganku" ucapku


"perlu kubantu boss?" tanya asistenku


"lah tidak usah. Kayak anak kecil aja ini itu dibantuin. Ntar ya" ucapku


Aku mengambil sebuah koper dari ruanganku. Lalu aku kembali berjalan bersama pasukanku dan asistenku menuju ruang dimana Levi dikurung. Dan juga pasukan Harimau bukanlah pasukan biasa. Kusebut pasukan Harimau karena mereka sangat liar. Orang-orang yang ada dipasukan itu sangat susah diatur, liar dan tidak bermoral. Namun rasa setia, berani berjuang dan tidak takut mati mereka tidak dapat dipertanyakan lagi. Walau mereka menyusahkan namun semangat juang dan kesetiaan mereka sangat tinggi, itu membuatku menyukai pasukan itu lebih dari yang lain.


///***///


Di Ruangan Levi Disekap


"hai Levi" sapaku


"mau apa kau, cepat lepaskan aku" ucap Levi


"yaahh, kok mau pergi sih. Ntar gak seru dong kalo lo pergi, trus gue gimana?" jawabku lembut


"lepasin gue j*l*ng" teriak Levi


Plakk.....


Asistenku menamparnya sekuat mungkin.


"jangan macam-macam dengan boss kami. Nyawamu hanya mainan bagi kami, tak berarti sama sekali" gertak asistenku


Levi hanya diam ketakutan duduk dikursi dan tangan terikat. Tidak seperti Lisa.


"panggil pasukan harimau inti" ucapku


"baik boss" jawab asistenku


Tak lama 7 orang pasukan harimau inti datang. 7 orang itu adalah pemimpin sekaligus orang terkuat dan terkejam di pasukan harimau.


"hai kalian... " sapaku


"siapa kau... " gertak salah satu anggota


"oh iya, perkenalkan. Aku Angel, umm mungkin kau tak kenal. Aku Black Shadow" ucapku singkat


"a a apaa. Bl Black Shadow. Kau boss kami" gugup salah satu anggota


"hormatlah kepada boss besar" ucap asistenku


"a a ada apa boss memanggil kami?" tanya salah satu anggota


"begini. Kalian bisa lihat wanita ini?" tanyaku


"ya boss, ada apa?" tanya boss harimau


"kau boleh menyentuh dia, nilai bagaimana dia?" ucapku


"se sentuh?" tanya boss harimau


"haduh, cowok. Maksudku kau bisa menyentuh kulitnya. Lalu nilai dia" ucapku kesal


"oh baik boss" ucap boss harimau


Tak lama boss pasukan harimau menyentuh pipi Levi. Levi hanya terdiam ketakutan.


"bagaimana?" tanyaku


"barang bagus boss, kalau dijual kita bisa kaya. Wajahnya cantik kulitnya juga mulus sungguh menggoda" jawab boss harimau


"yah begitulah. Tapi sayangnya aku terlalu kaya. Aku tak mau menjualnya" ucapku


"kenapa boss? Apa karena dia perempuan jadi boss tak mau menyakitinya?" tanya boss harimau


"awalnya begitu, tapi dia menjengkelkan. Aku tak suka dia. Nih buat kalian..... " ucapku


Brugg.....


Aku melempar koper yang tadi kubawa didepan boss pasukan harimau. Disaat yang bersamaan koper itu lepas dan terbuka. Setumpuk uang yang penuh dari koper itu sebagian terjatuh keluar.


"a a apa ini boss" gugup boss harimau


"kalian sudah bekerja keras selama ini. Kali ini aku memberikan kalian hadian. Kau bisa memiliki uang ini, terserah ngebaginya gimana. Yang penting kalian bisa nyenengin cewek ini. Terserah mau kalian apakan. Aku membebaskan kalian dari aturanku sampai besok malam. Tubuh dan hatinya milik kalian, aku memberi ijin untuk kalian apakan. Tidak akan ada hukuman. Asal dia selalu senang, penting kalian tidak boleh membunuhnya. Asisten panggilkan pasukan api" ucapku


"baik boss" jawab asistenku


Tak lama pasukan api yang kumaksud datang. Pasukan ini berisi para wanita, namun sangat tangguh, kejam dan licik.


"bagaimana, kaliam sudah siapkan kamarnya?" tanyaku


"sudah boss" jawab boss api


"kalian semua yang merasa laki-laki keluar. Tak boleh ada yang masuk sebelum aku ijinkan atau kalian akan tau akibatnya nanti" ucapku


"tapi boss.. " ucap asistenku


"tenanglah, aku tidak lemah" ucapku


"baiklah boss" ucap asistenku


"kalian lakukan... " perintahku


"baik boss" jawab boss api


"a a apa yang kalian lakukan" gugup Levi


"diamlah, kami akan mendandanimu secantik mungkin" ucapku


"lepaskan aku... " berontak Levi


"boss dia memberontak, ini akan sulit" ucap boss api


"huh baiklah, kalian bisa mengguntingnya. Cuma pakaian murahan saja kok" ucapku


"baik boss" jawab boss api


Kreekk..... Kreekk......


Pasukan apiku menggunting seluruh pakaian Levi dan hanya tinggal pakaian dalam.


"a a apa yang kau lakukan, kembalikan pakaianku" ucap Levi


"tenanglah. Aku akan menggantinya dengan pakaian mahal. Ingat pakaian yang kukasih ini dari bahan sutra loh, harganya 15 juta. Jangan main-main. Harga segitu cuma mainan kecil bagiku. Sama sepatumu saja masih mahal baju ini" ucapku lembut


"kumohon lepaskan aku.. " pinta Levi


"baiklah, aku berjanji akan segera melepaskanmu setelah semua selesai. Kau bisa mengingatnya, aku ini tipe orang penepat janji loh" ucapku


"benarkah...?" tanya Levi


"yes of course" ucapku


Plokk... Plookk....


Aku menepuk tanganku 2x dan semua orang yang tadi kusuruh keluar pun masuk kembali.


"wah seksi sekali.... " ucap boss harimau


"gimana? Puas?" tanyaku


"banget boss, makasih boss" ucap boss harimau


"iyalah, gue ni gak mau pilih hadiah murahan. Dia ini juga salah satu pewaris grup Theo loh" ucapku


"wah kita benar-benar beruntung ya" ucap anggota harimau


Mereka semua hanya memandangi Levi dengan kaget. Melihat Levi terikat dan berusaha memberontak dengan piyama bahan sutra putih transparan yang sangat tipis, mungkin ditarik saja sobek. Namun semakin Levi memberontak itu hanya akan membuat keadaan semakin memanas.


"semua milikmu sampai besok malam. Aku akan kembali mengecek besok. Tanya pasukan api, mereka sudah siapkan tempatnya juga ada beberapa makanan dan anggur mahal loh" ucapku


"thanks boss. You are the best. Ayo geng" ucap boss harimau


Si Boss pasukan Harimau membawa Levi pergi dengan tangan terikat.


"beruntung banget sih boss dia. Kita gimana gak dikasih hadiah gitu?" tanya boss pasukan khusus


"oh jadi kamu iri ya (menengok pelan dengan mata tajam)" ucapku


"he he he, eng enggak boss. Bercanda" ucap boss pasukan khusus


"lah, kek gitu amat. Nih buat kalian" ucapku


Aku memberikan kartu kredit Gold kelas 2.


"bagi sendiri ya" ucapku


"baik boss, bos bener-bener the best deh" ucap boss pasukan khusus


"asisten sabar ya, tunggu gajian" candaku


"huumm iya boss" ucap asistenku


"oke aku pergi dulu, besok balik lagi. Byee.. " ucapku


Aku perlahan pergi untuk kembali kerumah, aku ingin istirahat aku merasa badanku telah bepergian sangat jauh tanpa istirahat. Aku ingin berbaring memejamkan mata dengan santai.


///***///


Disisi Lain


"wah boss tu walau kejam baik banget ya" ucap boss pasukan khusus


"justru itu yang bahaya" ucap asistenku


"bahaya gimana?" tanya boss pasukan khusus


"kalo udah ketemu sama orang yang bikin masalah sama dia, wah tambah bahaya tuh" ucap asistenku


"bayaha gimana sih, jelasin ngapa" ucap boss pasukan khusus


"semakin santai boss berbicara, maka semakin kejam hukuman yang akan mereka terima" jelas asistenku


"ngeri.. " ucap pasukan khusus


"makanya kalian jangan macem-macem sama tu orang, salah sedikit bisa-bisa ilang kepala kalian" ucap asistenku


_____________________________________________


Hai readers, maaf jika update novelnya tertunda. Beberapa hari ini author sakit cukup parah. Baru kali ini bisa update. Maaf atas keterlambatannya yaa.... :)